Konferensi Mahasiswa Jenjang Sarjana Multidisplin Ilmu
(Undergraduate Conference of Multidisciplinary Science)

Posts

Hubungan Antara Keterampilan Sosial dengan Tingkat Adiksi Game Online pada Remaja Awal

Oleh Khaidir Ali dan Alfi Purnamasari

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan sosial dengan tingkat adiksi game online pada remaja awal. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Yogyakarta dengan sampel sebanyak 68 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu Skala Adiksi Game Online dan Skala Keterampilan Sosial. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis product moment dan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling.  Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa adiksi game online masuk dalam kategori sedang dengan jumlah 55 siswa (80,9%) dan keterampilan sosial masuk pada ketegori sedang dengan jumlah 53 siswa (78%). Keterampilan Sosial memiliki sumbangan efektif sebesar 6,8% terhadap Adiksi Game Online. Hasil dari analisis data hipotesis menunjukan bahwa nilai koefisien R = -0,261 dengan nilai p = 0,032 (p< 0,05), Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa hipotesis dapat diterima. Hal ini menunjukkan ada hubungan negatif yang signifikan antara keterampilan sosial dengan tingkat adiksi game online pada remaja awal.

Kata kunci: Adiksi Game Online, Keterampilan Sosial

 

Hubungan Antara Perceived Organizational Support Dengan Work Engagement Pada Karyawan Generasi Millenial di Metro TV Jakarta

Oleh Nurhadi Subur dan Erita Yuliasesti 

Abstract:

This study aims to determine the relationship between Perceived Organizational Support to Work Engagement in millenial employee Metro TV Jakarta. Subjects numbered 50 people selected by purposive sampling with sample characteristics of employees who have worked more than one year and the age range of 23-38 years. he method used in this research is quantitative research methods. The collection of data taken using scale Perceived Organizational Support and Work Engagement scale with Likert scale models. Data analysis technique used is the product moment correlation analysis technique with the help of a computer program SPSS 16.0 for Windows.  correlation analysis product momentyield (r) of 0,532 with (p) signfikansi level of 0.000 (p <0.01), which means there is a significant relationship between Perceived Organizational Support to Work Engagement in millenial employee Metro TV Jakarta. means the positive Perceived Organizational Support the higher the Work Engagement, conversely the negative Perceived Organizational Support the lower the Work Engagement. Based on the results of this study concluded that there circuitedan between Perceived Organizational Support to Work Engagement. Perceived Organizational Support The more positive the higher the Work Engagement, conversely the negative Perceived Organizational Support the lower the Work Engagement.

Key Words: Perceived Organizational Support, Work Engagement

Hubungan Antara Pola Asuh Authoritative dan Regulasi Emosi dengan Perilaku Agresif Siswa SMA Negeri 1 Pengasih Kulon Progo

Oleh Nurul Dwi Rohmani dan Alfi Purnamasari

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh authoritative dan regulasi emosi dengan perilaku agresif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Pengasih Kulon Progo dengan jumlah sample sebanyak 152 siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu Skala Perilaku Agresif, Skala Pola Asuh Authoritative, dan Skala Regulasi Emosi. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik analisis regresi linier berganda.  Hasil dari analisis data dengan hipotesis mayor menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara pola asuh authoritative dan regulasi emosi dengan perilaku agresif. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi rxy = -0,169 dengan taraf signifikansi sebesar 0,060 (p≥0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan antara pola asuh authoritative dengan perilaku agresif. Hasil analisis hipotesis minor kedua menunjukkan nilai korelasi rxy = -0,589 dengan taraf signifikansi 0,000 (p≤0,01) yang berarti terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku agresif. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara pola asuh authoritative dan regulasi emosi dengan perilaku agresif dengan sumbangan efektif sebesar 45,9%. Hasil kategorisasi skor perilaku agresif siswa sebagian besar dengan tingkatan rendah (52,87%), kategorisasi skor pola asuh authoritative sebagian dengan tingkatan tinggi (78,16%), dan kategorisasi skor regulasi emosi sebagian dengan kategori tinggi (45,97%).

Kata kunci: perilaku agresif, pola asuh authoritative, regulasi emosi

Hardiness Personality pada Ibu yang Memiliki Anak Leukemia

Oleh Riana Ferania dan Siti Urbayatun

Abstract: This study aims to determine the personality hardiness in mother who have children with leukemia and find out the factors that influence the hardiness personality. Subjects in this study were two mothers who have children with leukemia, a disease that lasted a minimum of six months from being tested positive as a leukemia patient. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. The data collection uses semi-structured interviews.  The results of the study were analyzed using content analysis.  To meet the data credibility requirements, researchers used data source triangulation.The results show that the subject has aspects of hardiness personality, namely commitment, challenge, and control so that they are able to face the various demands of life that must be met as mother who have children with leukemia. Hardiness personality has a role in dealing with problems of mothers of the children with leukemia so that the subjects are able to deal with and survive the problems that occur as opportunities to develop, and believe that the situation can be influenced by the experience they have. Factors that influence hardiness personality in this study are parenting factors, mastery of experience factors, warm or supportive relationships, and religiosity. The conclusion of this study is that both subjects have a strong enough hardiness personality to quickly adjust to stressful situations. Both have aspects that construct  hardiness personality, namely commitment, challenge, and control.  In addition, there are some factors that complement the personality hardiness; experience factors, parenting parents, warm or supportive relationships, and religiosity.

Key Words: hardiness personality, ibu, leukemia

 

Efektivitas Pelatihan Berfikir Positif Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mantan Pengguna Napza di Yogyakarta

Oleh Tiya Martyana Gantinya dan Dessy Pranungsari

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan berpikir positif untuk meningkatkan kepercayaan diri mantan pengguna NAPZA di Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 7 orang mantan pengguna NAPZA dengan kategorisasi kepercayaan diri rendah hingga sedang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design with follow up dimana tidak menggunakan kelompok kontrol atau satu kelompok yang tidak diberi perlakuan, sehingga tidak ada kelompok pembanding. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini yaitu pelatihan berpikir positif. Penelitian ini dilakukan satu hari penuh.  Hasil analisis penelitian diuji menggunakan uji wilcoxon menunjukkan p = 0,018 ( p < 0,05 ) dan Z = – 2,371. Hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan perlakuan berupa pelatihan berpikir positif. Hasil analisis antara sebelum (pretest) dan tindak lanjut (follow up) menunjukkan p = 0,018 (p < 0,05) dan Z = – 2,371 yang artinya sangat signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa pelatihan berpikir positif dapat meningkatkan kepercayaan diri pada mantan pengguna NAPZA di Yogyakarta. Hasil tersebut ditunjukkan dengan adaya peningkatan tingkat kepercayaan diri antara sebelum (pretest) dan (posttest). Hal tersebut dapat dilihat dari perilaku subjek yang sudah berani mengungkapkan pendapatnya, tidak malu dalam bergaul dengan orang lain dan yakin akan kemampuan yang dimilikinya.

Kata kunci: berpikir positif, Eks NAPZA, kepercayaan diri

Hubungan Antara Kepercayaan Diri dan Kelekatan Aman Orangtua dengan Kontrol Diri Remaja

Oleh Nurul Megawati dan Alfi Purnamasari

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kepercayaan diri dan kelekatan aman terhadap orangtua dengan kontrol diri remaja. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa SMPN 1 Kalikajar kelas VIII dengan jumlah 154 siswa. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan Skala Kepercayaan Diri, Skala Kelekatan Aman dan Skala Kontrol Diri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dan kelekatan aman terhadap orangtua dengan kontrol diri dengan nilai koefisiensi R sebesar 0,558 dengan taraf signifikansi 0,00 (<0,01). Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dan kontrol diri, yang ditunjukkan dengan nilai koefisiensi korelasi (rx1y) sebesar 0,490 dan taraf signifikansi 0,00 (<0,01). Variabel kepercayaan diri memberikan sumbangan efektif terhadap variabel kontrol diri sebesar 28,47%. Tidak ada hubungan antara kelekatan aman terhadap orangtua dengan kontrol diri, yang ditunjukkan dengan nilai koefisiensi korelasi (rx2y) sebesar 0,095 dan taraf signifikansi 0,241 (>0,05). Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kepercayaan diri dan kelekatan aman terhadap orang tua dengan kontrol diri pada remaja. Peningkatan kepercayaan diri dan kelekatan aman terhadap orangtua berdampak pada peningkatan kontrol diri, sebaliknya penurunan kepercayaan diri dan kelekatan aman terhadap orangtua berdampak bagi penurunan kontrol diri. Ada hubungan yang positif antara kepercayaan diri dan kontrol diri, peningkatan kepercayaan diri berdampak pada peningkatan kontrol diri, sebaliknya penurunan kepercayaan diri berdampak pada penurunan kontrol diri.

Kata kunci: kelekatan aman, kepercayaan diri, kontrol diri

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTIONKARYAWAN DI KANTOR TIKI CABANG YOGYAKARTA

Oleh Moh Mushlih

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan Kantor TIKI Cabang Yogyakarta. (2) Pengaruh lingkungan kerja terhadap turnover intention karyawan Kantor TIKI Cabang Yogyakarta. (3) Pengaruh kepuasan kerja dan lingkungan kerja secara simultan terhadap turnover intention karyawan Kantor TIKI Cabang Yogyakarta. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian survey. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif atau berbentuk angka. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Kantor TIKI Cabang Yogyakarta sebanyak 110 karyawan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 83 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan mengambil tipe purposive sampling. Uji validitas instrumen menggunakan Confirmatory Factor Analysis sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan Alpha Croncbach. Alat ukur terbukti valid dan reliabel untuk instrumen penelitian. Analisis regresi berganda digunakan untuk uji hipotesis penelitian ini. Hasil penelitian pada taraf signifikansi 5% menemukan bahwa : (1) variabel kepuasan kerja memiliki nilai probabilitas 0,000 berarti lebih kecil dari 0,05 maka H1 diterima, yang artinya ada pengaruh signifikan dari variabel kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan. (2) variabel lingkungan kerja memiliki nilai probabilitas 0,003 berarti lebih kecil dari 0,05 maka H2 diterima, yang artinya ada pengaruh signifikan dari variabel lingkungan kerja terhadap turnover intention karyawan.(3) hasil penelitian uji F menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan Kantor TIKI Cabang Yogyakarta dengan nilai sign 0.000.

Kata kunci: Kepuasan Kerja, Lingkungan Kerja, dan Turnover Intention

Hubungan Pola Asuh Demokratis dan Efikasi Diri Dengan Kematangan Karir Mahasiswa Tingkat Akhir

Oleh Ruri Mila Oktari dan RR. Erita Yuliasesti D

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis dan efikasi diri dengan kematangan karir mahasiswa tingkat akhir. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Desember sampai 22 Desember 2019 di Fakultas Psikoogi Universitas Ahmad Dahan Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan skala sebagai alat pengumpulan data. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pola asuh demokratis, efikasi diri dan kematangan karir. Penelitian ini menggunakan studi populasi yang melibatkan 175 mahasiswa psikologi semester 7. Data dianalisis dengan menggunakan teknik normalitas dan linearitas. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan r = -0,117 p = 0,000 (p<0,01) bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh demokratis dan efikasi diri dengan kematangan karir. Sehingga dapat disimpulkan semakin tinggi pola asuh demokratis dan efikasi diri maka tingkat kematangan karir tinggi. Sebaliknya, semakin rendah pola asuh demokratis dan efikasi diri maka kematangan karirnya rendah. Nilai koefisien determinasi (R2) antara pola asuh demokratis dan efikasi diri dengan kematangan karir sebesar 0,034. Artinya pola asuh demokratis dan efikasi diri memberikan sumbangan efektif sebesar 3,4%Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah ada korelasi yang signifikan antara pola asuh demokratis dan efikasi diri dengan kematangan karir.

Kata kunci: Pola asuh deokratis, efikasi diri, kematangan karir mahasiswa tingkat akhir.

Hubungan Antara Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial Dengan Stres Menghadapi Turnamen pada Pemain Futsal Psikologi Universitas Ahmad Dahlan

Oleh Rinaldhi Ahmad Rangkuti dan Khoiruddin Bashori

Abstrak:

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji hubungan kepercayaan diri dan dukungan sosial dengan stres menghadapi turnamen pada Pemain Futsal Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Subjek penelitian ini adalah pemain Futsal Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 40 pemain Futsal Psikologi Universitas Ahmad Dahlan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala sebagai alat pengumpulan data. Skala yang digunakan yaitu skala Stres, Kepercayaan diri dan Dukungan sosial. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan komputer program SPSS versi 20.00 for windows.  Hasil penelitian menunjukkan pada hipotesis mayor diperoleh hasil R sebesar 0,479 dengan taraf signifikansi (p) 0,008 (p<0,01) artinya terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dan dukungan sosial dengan stres menghadapi turnamen pada Pemain Futsal  Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Pada uji hipotesis minor yang pertama (r_x1y) diperoleh hasil r sebesar -0,159  dengan taraf signifikansi (p) 0,335 (p<0,01) artinya tidak terdapat hubungan antara Kepercayaan diri dengan stres menghadapi turnamen pada pemain futsal fakultas psikologi universitas ahmad dahlan. Pada hipotesis minor yang kedua (r_x2y) diperoleh hasil r sebesar -0,090  dengan taraf signifikansi (p) 0,587 (p>0,05). Kepercayaan diri dan Dukungan sosial secara bersama – sama memberikan sumbangan efektif sebesar 22,9% terhadap stres. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dan dukungan sosial dengan stres pada pemain Futsal Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Tidak terdapat hubungan antara Kepercayaan diri dengan Stres menghadapi turnamen pada pemain futsal psikologi Universitas Ahmad  Dahlan. Tidak terdapat hubungan antara Dukungan Sosial dengan Stres menghadapi turnamen pada pemain futsal psikologi  Universitas Ahmad  Dahlan.

Kata kunci: Kepercayaan diri, Dukungan Sosial, dan Stres

Happy Family Life Coaching Untuk Meningkatkan Subjective Well-Being Pada Perempuan Yang Menikah Diusia Dini

Oleh Jihan Shafira M.A Malik dan Nina Zulida Situmorang 

Abstract:

The difference between before and after condition on married women at an early age, will bring prosperous impact or not and positive and negative impact as well on the role of individu who experiencing this marriage. The aim of this research is to examine the influence of Happy Family Life Coaching in order to improving subjective well-being on married women at an early age. The research method used is experiment method with desain quasi eksperimental research by collecting data such as subjective well-being.The analysis technic used are wilcoxon and mann-whitney U. Wilcoxon analysis result is Z = -1.852 with score Sig.(2tailed) = 0,064 > 0,05, thus there is no significant differences of subjective well-being on after and before experiment group being treated. Mannwhitney Uanalysis result shows that Z = -2.549 with score Sig.(2-tailed) = 0,010 < 0,05, thus there is a difference of subjective well-being between experiment and control groups. Based on the result of this research, it can concludes that there is no influence of happy family life coaching method toward subjects who have been giving after and before treatment, while in comparison the subjects group who have been giving treatment get higher score than the subjects group who have not experiencing the treatment.

Key Words: happy family life coaching, subjective well-being