Bekali Mahasiswa dengan Learning Agility dan Growth Mindset, PPK Bimawa UAD Sukses Gelar Upgrading Student Employment

Dokumentasi Kegiatan Upgrading Student Employment 2026

Yogyakarta, 17 Juli 2026-Biro Kemahasiswaan dan alumni (Bimawa) melalui Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK) Universitas Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan upgrading student employment dengan tema menumbuhkan learning agility dan growth mindset untuk personal branding. Kegiatan ini diikuti oleh 250 Student Employment (SE) yang diselenggarakan secara luring di ruang kelas Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan pada pukul 13.00 – 14.30 WIB, dengan menghadirkan enam fasilitator yang terbagi ke dalam enam kelas, yaitu Erika Wulandari, S.T., Haffah Ghina Nafisa, S.Pd., Diah Ayu Praharani, S.Pd., Joelita Amanda Granada, S.Psi., Tiwi Qathrun Nada, S.Psi., dan Tasya Amin Zakiyah, S.Pd. Setiap kelas diikuti oleh 40–42 mahasiswa yang berasal dari berbagai unit kerja di Universitas Ahmad Dahlan.

Upgrading Student Employment merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh PKK Bimawa sebagai upaya membina Student Employment (SE) Universitas Ahmad Dahlan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja serta mengelola berbagai dinamika yang dihadapi melalui penerapan growth mindset. Kegiatan dilakukan melalui melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan role playing sebagai sarana bagi peserta untuk mempraktikkan penyelesaian konflik di lingkungan kerja. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, penyelesaian masalah, dan pengelolaan konflik sebagai bekal dalam menjalankan peran di unit kerja masing-masing.

Pada sesi penyampaian materi, narasumber menggali berbagai permasalahan yang kerap dihadapi oleh SE UAD. Narasumber mengajak peserta untuk memahami pentingnya manajemen konflik dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di lingkungan unit kerja menggunakan growth mindset melalui teori Thomas-Kilmann Conflict Mode Instrument (TKI), yang terdiri atas lima gaya, yaitu competing, collaborating, compromising, accommodating, dan avoiding. Selain itu, narasumber juga memberikan tips mengatasi permasalahan melalui tahapan DEAR (Detect, Evaluate, Alter, dan Re-action), sebagai panduan untuk mengenali masalah, mengevaluasi situasi, menentukan langkah penyelesaian yang tepat, serta memberikan respons secara efektif terhadap konflik yang dialami.

Setelah sesi penyampaian materi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan role playing yang melibatkan seluruh peserta di dalam kelas sebagai bentuk implementasi materi yang telah dipelajari. Dalam kegiatan ini, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan studi kasus yang berkaitan dengan konflik yang berpotensi terjadi di lingkungan kerja. Setiap kelompok berdiskusi untuk menganalisis permasalahan, menentukan pembagian peran, serta menyiapkan solusi yang akan diperagakan di hadapan peserta lainnya. Setelah setiap kelompok selesai menampilkan simulasi, narasumber memberikan umpan balik, evaluasi, serta penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari penyelesaian konflik yang ditampilkan sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan manajemen konflik secara efektif.

Hadirnya kegiatan tersebut mengundang antusias dari para mahasiswa, salah satunya adalah Nina Cahyani Putri dari Program Studi PG PAUD 2024. Menurutnya kegiatan pelatihan ini memberikan banyak ilmu dan pengalaman baru, terutama dalam membantu memanajemen konflik di lingkungan kerja “Menurut saya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi yang sering terjadi di lingkungan kerja. Saya juga menjadi lebih memahami berbagai gaya manajemen konflik dan strategi yang dapat digunakan dalam mengatasi suatu konflik dengan growth mindset”.

Upgrading Student Employment “Menumbuhkan Learning Agility dan Growth Mindset untuk Personal Branding”

Gambar 1. Dokumentasi Kegiatan Seminar Upgrading Student Employment 2026

Yogyakarta, 17 Juli 2026 – Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Upgrading Student Employment 2026 di Amphitarium Lantai 9, Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan ini mengusung tema “Menumbuhkan Learning Agility dan Growth Mindset untuk Personal Branding.” Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa UAD, menegaskan, “Sebagai mahasiswa/i, kita perlu terus belajar untuk menumbuhkan mindset yang positif serta membangun personal branding yang kuat.” Selanjutnya, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, menyampaikan, “Profesionalisme dalam bekerja harus menjadi budaya kita. Kinerja yang baik perlu didukung dengan penerapan prinsip 5R, dan setiap individu juga perlu membangun personal branding yang positif.”

Gambar 2. Pemaparan materi oleh Difa Ardiyanti S.Psi., M.Psi.

Difa Ardiyanti S.Psi., M.Psi, selaku dosen psikologi Universitas Ahmad Dahlan, hadir sebagai narasumber pertama, beliau menyampaikan materi mengenai Learning Agility, kemauan dan kemampuan untuk mempelajari kompetensi baru yang dibutuhkan dalam situasi melakukan tugas untuk pertama kali. “Kesalahan bukanlah sesuatu yang membuat kita berhenti belajar, tetapi jadikan kesalahan adalah suatu pelajaran untuk menjadi yang lebih baik di depan,” tegasnya. Beliau menjelaskan poin  mengenai “Learning Agility” yaitu kemauan dan kemampuan untuk mempelajari kompetesi baru yang dibutuhkan dalam situasi melakukan tugas untuk pertama kalinya. Saat kecaptan belajar (Learning Agility)  kita sudah dicapai, pertumbuhan pikiran (Growth Mindset) juga sudah pasti akan membuat kita semakin maju dan kesempatan berkembang semakin pesat, ujarnya. Manusia memang tidak ada yang sempurnan tidak perlu pandai dalam segala hal, yang ditekankan ialah sebagaimana kita ingin belajar dan berkembang lebih hebat, motivasi yang diberikan ibu Difa di akhir materi.

Gambar 3. Pemaparan materi oleh Dr. Choirul Fajri S.I.Kom M.A.

Selaku pemateri kedua, Dr. Choirul Fajri S.I.Kom M.A., sebagai Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, memaparkan materi mengenai Personal Branding.  Beliau menegaskan bahwa disiplin adalah hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama didalam dunia pekerjaan dan juga dalam perkuliahan, bukan hanya soal profesionalisme saja, tetapi displin juga sangat penting, ujarnya di awal pembuka materi. Integritas dalam bekerja adalah kemauan untuk bisa lebih baik lagi, menjaga image instansi juga salah satu hal yang perlu digaris bawahi.  “Komitmen untuk upgrade diri juga harus selalu dikembangkan, kareana semuanya balik lagi kepada diri kita sendiri, komitmen untuk selalu berkembang, disiplin dan juga profesional,”  ungkap beliau.

Gambar 4. Pemaparan materi oleh Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd.

Pemateri ketiga, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., sebagai Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan, memaparkan materi mengenai Arah Pengembangan Penerima Student Employment UAD. Diawal materi  beliau menjelaskan tentang Dampak Kecemasan dan Overthiking pada Kesehatan, beliau menyebutkan beberapa poin dalam materi tersebut, yaitu gangguan pencernaan dan gerd, gangguan tidur dan insomnia, gejala fisik umum dan kelelahan. Pemaparan materi dilanjutkan terkait dampak brainrout terhadap tumbuhnya growth mindset dan pemicu kecemasan pada mahasiswa/i, disertai tayangan slide presentasi sebagai bahan penjelasan. Hal yang membuat seseorang selalu tidak percaya diri adalah karena mereka selalu membandingkan diri mereka dengan orang lain, percaya akan kemampuan diri sendiri juga sangat diutamakan, jika tidak yang terjadi adalah stress, penuh kekhawatiran, dan juga kesehatan mental yang tidak baik, tetaplah berkembang dan fokus pada tujuan yang ingin di capai di depan sana, banyak jalan dan cara untuk upgrade juga mengubah mindset, menyerah bukan solusi dari segalanya, ujar bapak Caraka sebagai narasumber di akhir materi.

Seminar ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. Materi yang disampaikan memberikan wawasan mengenai pentingnya kemampuan beradaptasi (Learning Agility) dan pola pikir berkembang (Growth Mindset) dalam mendukung pengembangan diri serta pembentukan personal branding yang kuat. Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan akademik maupun profesional. Bimawa UAD akan terus berupaya menghadirkan program-program pengembangan diri guna mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja serta kehidupan bermasyarakat.

 

PENGUMUMAN SAHABAT DAHLAN MUDA 2026

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sehubungan dengan telah selesainya seluruh rangkaian proses seleksi bagi calon Sahabat Dahlan Muda 2026, berikut kami umumkan nama-nama mahasiswa yang dinyatakan LOLOS.

Adapun daftar nama mahasiswa yang terpilih sebagai Sahabat Dahlan Muda 2026 adalah sebagai berikut (Silahkan masukkan NIM):

Selamat kepada mahasiswa yang telah terpilih sebagai Sahabat Dahlan Muda 2026. Kami mengucapkan selamat bergabung dan berharap seluruh peserta dapat menjalankan amanah, berkontribusi secara aktif, serta membawa semangat berkemajuan dalam setiap kegiatan.

Bagi mahasiswa yang dinyatakan lolos, mohon segera bergabung ke grup WhatsApp yang telah disediakan untuk mendapatkan informasi dan koordinasi lebih lanjut.

Selamat bergabung dan sampai jumpa di perjalanan inspiratif bersama Sahabat Dahlan Muda 2026!

Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

 

Yogyakarta, 16 Muharram 1448 H

 01 Juli 2026 M

Kepala Bidang

Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan

Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd.

NIPM.198712132012081111092374

Panduan Penyusunan Portofolio Kegiatan Kemahasiswaan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dalam rangka meningkatkan tertib administrasi serta memberikan apresiasi terhadap rekam jejak aktivitas mahasiswa, bersama ini kami sampaikan Informasi Panduan Penyusunan Portofolio Kegiatan Kemahasiswaan.

Panduan ini disusun sebagai acuan resmi bagi seluruh mahasiswa dalam mendokumentasikan, menyusun, dan melaporkan berbagai kegiatan serta prestasi yang telah dicapai selama masa perkuliahan. Dokumen portofolio yang terstruktur dengan baik akan menjadi bukti valid yang mendukung kompetensi lulusan dan integrasi data kemahasiswaan.

Mengenai detail alur, format penulisan, serta ketentuan pengunggahan dokumen, silakan unduh panduan lengkapnya melalui tautan di bawah ini:

PDF Panduan : >>download disini<<

PDF PPT : >>download disini<<

Diharapkan seluruh mahasiswa dapat mencermati dan mengikuti petunjuk yang ada di dalam panduan tersebut agar proses verifikasi berjalan dengan lancar.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pelatihan Presentasi Oral#3 Mahasiswa Tingkat Nasional 2026

Pada Minggu, 31 Mei 2026, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses merampungkan seluruh rangkaian pelatihan ilmiah kompetisi nasional hari pertama dengan menyelenggarakan Pelatihan Presentasi Oral#3 Mahasiswa Tingkat Nasional 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meeting sejak pukul 16.00 WIB hingga selesai. Menjadi penutup yang krusial dari trilogi pelatihan kompetisi nasional setelah sesi pelatihan video kreatif#4 dan poster#4, pelatihan ini difokuskan secara eksklusif untuk membekali 91 pendaftar kategori kompetisi presentasi oral dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebelum melangkah ke sesi bimbingan teknis bersama mentor di kelas kecil.

Memasuki sesi utama yang dimoderatori oleh Kak Suci Nengtyas, pemaparan materi bertajuk “Tips & Strategi dalam Presentasi Oral yang Efektif”, Bimawa UAD menghadirkan narasumber ahli sekaligus juri nasional, Dhita Pratama Putra (Kak Dhita). Dalam presentasinya, Kak Dhita mengupas tuntas bahwa esensi utama dari presentasi oral yang memikat terletak pada keselarasan tiga komponen komunikasi dasar, yakni konten ilmiah yang berbobot (verbal), intonasi serta kejelasan artikulasi suara (vokal), dan ekspresi wajah serta gestur tubuh pendukung (visual).

Gambar 1. Dokumentasi Sesi Materi Pelatihan Presentasi Oral#3 oleh Dhita Pratama Putra

Kak Dhita membedah secara mendalam struktur ideal penyusunan materi presentasi oral bagi mahasiswa, yaitu:

  1. Sesi Pendahuluan (Introduction): Membangun ketertarikan di 60 detik pertama melalui teknik hook (pertanyaan retoris, data mengejutkan, atau urgensi masalah).
  2. Penyampaian Isi (Body/Core): Menyajikan metodologi, analisis, dan solusi secara terstruktur serta berbasis data yang solid agar dapat membangun kepercayaan audiens.
  3. Sesi Kesimpulan (Conclusion): Menutup presentasi dengan merangkum kembali poin-poin utama serta memberikan ajakan bertindak (call to action) yang kuat dan berkesan.

Dalam hal visualisasi salindia presentasi, Kak Dhita menggarisbawahi pentingnya penerapan prinsip minimalis yang bersih dan profesional. Peserta dilarang keras memindahkan seluruh isi makalah ke dalam slide (text-heavy), melainkan hanya menampilkan kata kunci (keywords), grafik data, atau infografis pendukung yang relevan. Pengaturan hirarki tipografi, pemilihan palet warna kontras yang konsisten, serta pemanfaatan whitespace (ruang kosong) menjadi poin penilaian mutlak agar juri dan audiens dapat menangkap poin utama materi dalam hitungan detik tanpa distrasi visual yang berlebihan.

Gambar 1. Dokumentasi Sesi Materi Pelatihan Presentasi Oral#3 oleh Dhita Pratama Putra

Pemaparan materi berlangsung selama 45 menit dan dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab yang dipandu oleh Kak Suci. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi melalui banyaknya pertanyaan mendalam mengenai manajemen kecemasan panggung (stage fright), trik menyiasati batasan waktu presentasi yang singkat, serta teknik menghadapi sesi tanya jawab kritis dari dewan juri. Rangkaian pelatihan presentasi oral nasional ini secara resmi ditutup pada pukul 17.45 WIB, menandai selesainya pembekalan akbar hari pertama untuk kemudian mengarahkan peserta ke tahapan pendampingan intensif bersama mentor masing-masing.

Penulis: Isna Rodiana

Pembukaan Kompetisi Mahasiswa Nasional & Pelatihan Video Kreatif#4 BIMAWA UAD 2026

Pada Minggu, 31 Mei 2026, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan sukses menyelenggarakan agenda pembukaan Kompetisi dan Pelatihan Tingkat Nasional untuk kategori Presentasi Oral, Poster, dan Video Kreatif#4. Acara dilaksanakan secara daring melalui Google Meeting mulai pukul 09.00 WIB. Agenda dibuka secara resmi oleh Moderator, Kak Intan Awalia Putri, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan pertama oleh Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta nasional, serta pentingnya mengasah kreativitas digital, public speaking, dan menyebarkan konten positif edukatif di ruang digital.

Dalam laporannya, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Ketua Pelaksana menyampaikan data partisipasi mahasiswa yang sangat signifikan. Tercatat total sebanyak 525 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mendaftarkan diri dalam rangkaian kompetisi ini. Rincian pendaftar terdiri dari 59 peserta untuk Kompetisi Video Kreatif#4, 91 peserta untuk Kompetisi Presentasi Oral#3, dan jumlah terbanyak yaitu 375 pendaftar pada Kompetisi Poster#4. Seluruh peserta nantinya akan dibagi ke dalam kelas-kelas kecil bersama mentor untuk mendapatkan arahan lebih lanjut guna memaksimalkan kualitas karya mereka.

Gambar 1. Dokumentasi Sesi Pembukaan Kompetisi Mahasiswa Nasional

Memasuki sesi pelatihan pertama, yaitu Pelatihan Video Kreatif#4, Bimawa menghadirkan Muhammad Ziya Ul Albab atau yang akrab disapa Bang Zi, seorang Content Creator dan Moslem Influencer sebagai narasumber utama. Dalam sesinya yang bertajuk “Tips & Strategi Produksi Video Kreatif yang Efektif dan Berkesan”, Bang Zi membagikan formula sukses dalam ‘ngonten’. Beberapa poin kunci yang disampaikan meliputi pentingnya meluruskan niat, menciptakan niche unik berdasarkan tiga keunikan diri, serta penggunaan hook konten melalui perubahan angle, emosi, atau warna agar audiens tertarik dalam detik pertama.

Bang Zi juga memaparkan struktur Content Pillar yang wajib diterapkan kreator, yaitu:

  1. Edukasi: Untuk membangun otoritas diri.
  2. Hiburan: Untuk menjalin koneksi dengan audiens.
  3. Inspirasi: Untuk menciptakan kedekatan emosional.
  4. Promosi: Untuk tujuan konversi atau ‘cari cuan’.

Gambar 2. Sesi pemaparan materi konten kreatif oleh Muhammad Ziya Ul Albab (Bang Zi)

Selain itu, peserta diberikan materi teknis mengenai algoritma, seperti penggunaan kata kunci spesifik dan caption otomatis agar video mudah dideteksi sistem. Bang Zi menyarankan penerapan Marketing Funnel (TOFU, MOFU, BOFU) serta menekankan agar kreator tidak terjebak pada sikap over-perfeksionis. Sesi pelatihan ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang sangat dinamis dan resmi ditutup pada pukul 11.00 WIB.

Penulis: Isna Rodiana

Pelatihan Poster#4 Mahasiswa Tingkat Nasional 2026 BIMAWA UAD

Pada Minggu, 31 Mei 2026, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses melanjutkan rangkaian agenda Kompetisi Publikasi Ilmiah#2 Nasional dengan menyelenggarakan Pelatihan Poster#4 Mahasiswa Tingkat Nasional 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meeting sejak pukul 13.00 WIB hingga selesai. Menjadi kelanjutan intergral dari pembukaan dan rangkaian kompetisi nasional di pagi harinya, pelatihan ini ditargetkan secara khusus untuk memfasilitasi kategori pendaftar terbesar dalam kompetisi tahun ini, yakni sebanyak 375 pendaftar kompetisi poster dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang siap masuk ke tahap pembimbingan mentor kelas kecil.

Memasuki sesi utama yang dimoderatori oleh Kak Dinda Khoirunnisa, pemaparan materi bertajuk “Tips & Strategi Membuat Poster yang Menarik dan Informatif”, Bimawa UAD menghadirkan narasumber ahli sekaligus juri nasional, M. Alfarizqi Nizamuddin Ghiffari, S.Pd. (Kak Ghifar). Dalam presentasinya, Kak Ghifar menekankan bahwa sebuah poster yang sukses harus mampu menjawab empat pertanyaan fundamental sebelum mulai dirancang: apa gagasan utama yang diusung, kenapa poster tersebut dibuat, apa manfaat riil dari poster itu, serta pesan krusial apa yang ingin disampaikan kepada pembaca.

Gambar 1. Dokumentasi Sesi Materi Pelatihan Poster#4 2026

Lebih lanjut, Kak Ghifar mengupas tuntas tiga tahapan utama dalam memulai visualisasi poster ilmiah, meliputi:

  1. Identifikasi Tujuan Utama: Memilah informasi esensial yang diperlukan dari gagasan riset (misal: memetakan jenis teknologi pendukung menggunakan mind map).
  2. Pengumpulan Bahan dan Referensi: Mengompilasi tren desain yang sedang ramai, gambar yang relevan, serta penyusunan alur konten.
  3. Eksekusi Desain yang Rapi: Menentukan batasan area kerja (safe zone) atas-bawah-kanan-kiri sebelum mendesain agar konten tidak terlalu padat atau renggang.

Dalam aspek estetika keilmuan, Kak Ghifar membedah 5 Prinsip Dasar Desain yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta kompetisi, yaitu Keseimbangan (Balance), Kesatuan (Unity), Ritme (Rhythm), Penekanan (Emphasis), dan Proporsi (Proportion) ukuran elemen. Peserta diberikan pedoman praktis berupa lembar panduan ‘Do and Don’t’ (Hal yang harus dilakukan dan dihindari), seperti keharusan konsisten dengan skema warna (Color Palette), menyelaraskan jenis elemen gambar (kartun, 3D, atau abstrak melalui platform pendukung seperti Canva, Freepik, atau Magnific AI), serta menolak keras penumpukan teks yang berlebihan demi menjaga kenyamanan visual pembaca.

Gambar 2. Dokumentasi Sesi Tanya Jawab Pelatihan Poster#4 2026

Sesi pelatihan berlangsung sangat interaktif selama 45 menit pemaparan materi, yang kemudian disambung dengan sesi tanya jawab. Para peserta dari kelas besar poster nasional ini tampak sangat antusias menggali strategi pemilihan tipografi (judul, sub-judul, dan deskripsi) yang proporsional serta tips menembus penilaian juri. Sesi pelatihan poster ini secara resmi ditutup pada pukul 14.45 WIB untuk kemudian mengarahkan peserta masuk ke dalam pemanduan mentoring teknis bersama mentor masing-masing.

Penulis: Isna Rodiana

Bangun Koneksi dan Karier, UAD x SANGGABIZ Sukses Gelar Job Fair 2026

UAD x SANGGABIZ Job Fair 2026 diselenggarakan pada 5–6 Mei 2026 di Hall Kampus 4 UAD. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara CDC Bimawa Universitas Ahmad Dahlan dan Sanggabiz dengan menghadirkan 30 perusahaan terkemuka dari berbagai sektor industri. Kegiatan ini menjadi upaya strategis dalam menjembatani lulusan dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UAD, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, serta Direktur Sanggabiz. Dalam sambutannya, Rektor UAD menyampaikan komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang profesional dan mampu berkontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Beliau juga menyoroti perkembangan industri yang mengarah pada konsep human-centric manufacturing, yakni kolaborasi antara manusia dan teknologi. Oleh karena itu, lulusan dituntut memiliki kompetensi yang relevan sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Direktur Sanggabiz menegaskan pentingnya keselarasan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, talenta yang dibutuhkan saat ini tidak hanya menguasai hard skill, tetapi juga memiliki soft skill, kemampuan kepemimpinan, inisiatif, serta daya inovasi yang baik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan alumni tidak hanya memperoleh informasi mengenai peluang kerja, tetapi juga kesempatan untuk membangun jejaring profesional dengan berbagai perusahaan. Relasi tersebut menjadi faktor penting dalam membuka peluang karier yang lebih luas sekaligus memahami ekspektasi industri terhadap calon tenaga kerja.

Rangkaian kegiatan Job Fair meliputi kunjungan booth perusahaan, company profile, talkshow, hingga walk-in interview. Salah satu peserta, Aulia Farhat, menyampaikan bahwa kegiatan Job Fair sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan mengenai dunia kerja. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara rutin dengan jumlah perusahaan yang semakin bertambah.

Pendapat serupa disampaikan oleh Nisrina, mahasiswa Kesehatan Masyarakat, yang menilai bahwa Job Fair membantu mahasiswa memperoleh informasi peluang kerja sekaligus mengenal perusahaan secara langsung. Ia juga mengungkapkan telah mencoba melamar ke perusahaan farmasi seperti Pharos melalui kegiatan ini dan berharap frekuensi penyelenggaraan Job Fair dapat ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah lulusan.

Dari sisi perusahaan, perwakilan PT Transcosmos Indonesia, Yuli, menyatakan bahwa kegiatan ini efektif dalam membantu perusahaan mendapatkan kandidat potensial sekaligus memperkuat company branding. Menurutnya, Job Fair menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan perusahaan dan menjaring talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dengan menghadirkan berbagai perusahaan serta membuka ruang interaksi langsung antara pencari kerja dan dunia industri, UAD x SANGGABIZ Job Fair 2026 diharapkan mampu menciptakan career matching yang optimal antara potensi kandidat dan kebutuhan perusahaan.

Siap Jadi Apoteker Profesional! Career Camp UAD Bekali Skill, Personal Branding, dan Strategi Sukses Interview

Universitas Ahmad Dahlan melalui UAD Career Development Center menyelenggarakan Career Camp Profesi Apoteker pada 24–25 April 2026 di Auditorium Kampus 3 UAD. Kegiatan dua hari ini menghadirkan berbagai narasumber untuk membekali lulusan dengan keterampilan, motivasi tinggi, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Sesi pertama bersama Ustadz Budi, menekankan pentingnya kesabaran, tujuan hidup yang jelas, serta sikap tekun, mandiri, dan konsisten dalam meraih cita-cita. Peserta diajak mengevaluasi kebiasaan sehari-hari dan berani berubah jika tidak membawa manfaat. Beliau juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada kecerdasan, tetapi juga keberanian mencoba hal baru, berpikir berbeda, dan terus berusaha.

Selanjutnya, Bapak Ismail memaparkan strategi menyusun CV yang efektif, khususnya bagi fresh graduate lulusan apoteker. Peserta diperkenalkan pada konsep CV ATS-friendly, yaitu CV yang disesuaikan dengan sistem seleksi perusahaan berbasis kata kunci. Materi mencakup struktur CV yang baik, penyesuaian dengan jalur karier, serta pemanfaatan AI untuk optimasi. Selain itu, dijelaskan pula berbagai peluang karier apoteker, mulai dari rumah sakit, apotek, industri farmasi, hingga bidang QA, QC, Regulatory Affairs, dan R&D.

Materi komunikasi oleh Dr. Patria Handung Jaya menyoroti pentingnya personal branding melalui kemampuan public speaking. Peserta diajak memahami bahwa komunikasi efektif melibatkan aspek verbal dan nonverbal, serta membutuhkan latihan, penguasaan intonasi, dan kepercayaan diri. Personal branding yang kuat dinilai mampu membuat seseorang lebih mudah diingat dan dipercaya.

Sementara itu, Ibu Anintya Meisya Pratiwi dalam sesi “Get Success in Your Job Interview” menegaskan bahwa interview adalah bentuk nyata personal branding. Peserta dibekali cara memperkenalkan diri secara profesional, menjaga etika komunikasi, serta menghindari miskomunikasi. Keterampilan penting bagi Gen Z seperti komunikasi, resilience, work ethic, self-awareness, dan time management juga menjadi sorotan utama.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung, seperti review CV dan simulasi wawancara bersama Afifah Hasna, sehingga peserta mendapatkan gambaran nyata proses rekrutmen.

Peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Alif Safa Putri Niselwa menyebut kegiatan ini sangat membantu dalam menyusun rencana karier dan meningkatkan motivasi. Sementara Muhammad Fathoni menilai materi yang disampaikan menarik dan relevan, terutama terkait CV ATS dan personal branding.

Secara keseluruhan, Career Camp ini memberikan bekal lengkap bagi calon apoteker, mulai dari penguatan mental, penyusunan CV, hingga keterampilan komunikasi dan wawancara kerja, sehingga peserta lebih siap menghadapi dunia profesional.

Mahasiswa Informatika UAD Rancang UI/UX Proyek Digital di Perusahaan Teknologi

6 Januari 2025- Yogyakarta – Muhammad Sulthon Mufti, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan desain user interface dan user experience (UI/UX) pada Spektrum Proyek Digital di PT Kawan Kerja Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 15 November 2024 hingga 6 Januari 2025 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik di dunia industri.

Gambar 1. Contoh Produk

Pengembangan UI/UX ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, kemudahan, serta kepuasan pengguna dalam mengakses sistem digital. Mahasiswa melakukan analisis kebutuhan pengguna, perancangan desain antarmuka, serta pengujian usability untuk memastikan sistem dapat digunakan secara optimal.

Hasil yang dicapai berupa desain antarmuka yang intuitif, responsif, dan menarik secara visual. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan digital perusahaan serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan di bidang desain sistem digital secara langsung di lapangan. Pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya UI/UX dalam pengembangan produk teknologi. Pihak perusahaan memberikan tanggapan positif karena hasil kerja mahasiswa dinilai kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini.