Mahasiswa BK UAD Kembangkan Workbook Self Management untuk Siswa SMP

20 November  2025- Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan buku panduan “Workbook Self Management: Aku Bisa Mengendalikan Diriku” yang diserahkan kepada SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta. Karya ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan mendukung layanan bimbingan kelompok di sekolah.

Workbook ini dirancang untuk membantu siswa dalam mengenali dan mengelola diri, khususnya dalam mengendalikan emosi, perilaku, serta pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Materi disusun secara sistematis dengan pendekatan yang interaktif, dilengkapi dengan latihan dan refleksi diri sehingga mudah dipahami oleh siswa.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan kajian teori, analisis kebutuhan siswa, serta penyusunan aktivitas yang sesuai dengan karakteristik peserta didik tingkat SMP. Selain itu, dilakukan juga uji coba terbatas untuk memastikan efektivitas isi workbook.

Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan yang efektif bagi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan kelompok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan. Pihak sekolah memberikan apresiasi karena karya ini dinilai relevan, aplikatif, dan bermanfaat bagi perkembangan siswa.

>>download berita disini<<

Mahasiswa BK UAD Kembangkan Modul Interaktif untuk Tingkatkan Komunikasi Siswa

20 November 2025- Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan modul berjudul “Truth or Dare: Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa” yang diserahkan kepada SMK Muhammadiyah Kretek. Modul ini digunakan sebagai panduan dalam layanan bimbingan kelompok di sekolah.

Modul ini dirancang dengan pendekatan interaktif melalui permainan edukatif “truth or dare” yang dimodifikasi menjadi media pembelajaran. Metode ini bertujuan melatih keterampilan komunikasi interpersonal siswa secara menyenangkan, aktif, dan partisipatif.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswa melakukan analisis kebutuhan siswa, penyusunan materi, serta perancangan aktivitas yang sesuai dengan karakteristik remaja tingkat SMK. Modul ini juga dilengkapi dengan panduan pelaksanaan bagi guru BK agar mudah diterapkan dalam kegiatan bimbingan kelompok.

Melalui modul ini, siswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, percaya diri, serta mampu membangun hubungan sosial yang positif. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di lapangan. Pihak sekolah menyambut baik inovasi tersebut dan menilai modul ini menarik, kreatif, serta bermanfaat dalam mendukung layanan konseling.

>>download berita disini<<

Mahasiswa BK UAD Susun Modul Growth Mindset untuk Siswa MTs

Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyusun modul “Growth Mindset vs Fixed Mindset” yang diserahkan kepada MTs Muhammadiyah Kasihan pada 20 November 2025. Modul ini digunakan sebagai panduan dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan pola pikir siswa.

Modul tersebut bertujuan membantu siswa memahami perbedaan antara pola pikir berkembang (growth mindset) dan pola pikir tetap (fixed mindset), serta dampaknya terhadap proses belajar dan pengembangan diri. Materi disusun secara sistematis dengan contoh-contoh yang relevan dan mudah dipahami oleh siswa.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan kajian literatur, analisis kebutuhan peserta didik, serta pengembangan aktivitas yang mendukung pemahaman konsep secara praktis. Modul ini juga dilengkapi dengan latihan dan refleksi yang mendorong siswa untuk mengembangkan pola pikir positif.

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung perkembangan psikologis siswa. Modul ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa. Pihak sekolah memberikan tanggapan positif karena modul dinilai inovatif, edukatif, serta relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

>>download berita disini<<

Inovasi Menu Sarapan oleh Mahasiswa UAD untuk Industri Kuliner

11 November 2025 Yogyakarta – Yudha Fauzan, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan produk Bubur Ayam yang diserahkan kepada Kenes Bakery & Resto pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan mengasah keterampilan mahasiswa di bidang kuliner.

Produk yang dihasilkan merupakan menu sarapan yang dirancang dengan cita rasa khas, tekstur yang lembut, serta penggunaan bahan baku berkualitas. Penyerahan produk dilakukan secara langsung kepada pihak industri sebagai bentuk kerja sama antara mahasiswa dan mitra usaha.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswa melakukan serangkaian tahapan, mulai dari uji coba resep, evaluasi cita rasa, hingga penyesuaian komposisi bahan agar sesuai dengan preferensi konsumen. Selain itu, aspek penyajian dan nilai gizi juga turut diperhatikan. Produk ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif menu sarapan yang diminati pelanggan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengalaman praktis mahasiswa serta kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja di industri kuliner. Pihak industri pun memberikan tanggapan positif terhadap inovasi tersebut.

Mahasiswa UAD Kembangkan Produk Chili Oil Pack untuk Industri Kuliner

Gambar 1. Contoh Produk

11 November 2025 Yogyakarta – Huda Muzaki Putra Andiana, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan produk Chili Oil Pack yang diserahkan kepada Kenes Bakery & Resto pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik di dunia industri.

Produk yang dihasilkan merupakan sambal minyak dengan cita rasa khas yang dirancang sebagai pelengkap berbagai jenis makanan. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada pihak industri sebagai bentuk kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Dalam proses pengembangannya, mahasiswa terlibat dalam seluruh tahapan, mulai dari pemilihan bahan, proses produksi, hingga pengemasan produk. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas produk sesuai dengan standar industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang kuliner serta memberikan pengalaman nyata dalam dunia usaha. Pihak Kenes Bakery & Resto menyambut baik inovasi tersebut dan menilai produk memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu produk yang banyak diminati.

Mahasiswa UAD Ciptakan Camilan Inovatif Bola-Bola Ayam

11 November 2025- Yogyakarta – Ariq Salma Ajmala, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan produk Bola-bola Ayam yang diserahkan kepada Kenes Bakery & Resto pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan mahasiswa secara langsung dengan dunia industri kuliner. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam menciptakan produk yang siap bersaing di pasar.

Produk yang dihasilkan berupa camilan berbahan dasar ayam dengan tekstur lembut dan cita rasa gurih yang disesuaikan dengan preferensi konsumen. Selain itu, produk ini juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek tampilan agar menarik serta memiliki nilai jual yang tinggi. Penyerahan produk dilakukan secara langsung kepada pihak industri sebagai mitra kerja sama dalam pengembangan inovasi kuliner.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswa melakukan berbagai tahapan mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, eksperimen resep secara berulang, hingga pengujian kualitas produk. Hal ini dilakukan untuk memastikan produk memenuhi standar kelayakan konsumsi dan memiliki potensi untuk dipasarkan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Pihak Kenes Bakery & Resto pun menyambut baik inovasi tersebut dan menilai produk memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.

Hari Kedua ADIYC 2025, Peserta Asah Kepemimpinan dan Kolaborasi di Forum Internasional

Kulonprogo – Kegiatan Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC) 2025 memasuki hari kedua pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Lembah Khayangan, Kulon Progo. Pada hari kedua ini, suasana kegiatan semakin hangat dan penuh semangat. Para peserta yang datang dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) terlihat mulai akrab dan aktif berinteraksi dalam setiap sesi diskusi kelompok.

Kegiatan dimulai sejak pagi dengan olahraga dan koordinasi peserta, dilanjutkan dengan beberapa sesi Focus Group Discussion (FGD). Tema yang diangkat pada hari kedua ini mencakup Leadership and Teamwork, Entrepreneurial and Problem-Solving Mindset, Emotional Intelligence and Ethical Awareness, Collaboration and Networking, serta Global Communication and Intercultural Competence.

Salah satu peserta, Nafa Fatihatuzzahra dari Universitas Muhammadiyah Semarang, mengaku hari kedua menjadi pengalaman yang berkesan baginya. Ia merasa lebih percaya diri untuk berpendapat setelah mengenal anggota kelompoknya. Nafa mengatakan bahwa dirinya mendapatkan banyak wawasan baru dan keberanian untuk berbicara di forum internasional.

Menurut Nafa, materi yang disampaikan para narasumber memberikan banyak pembelajaran penting, khususnya mengenai kepemimpinan. Ia menuturkan bahwa menjadi pemimpin tidak hanya tentang memimpin, tetapi juga tentang mengayomi dan mendukung anggota tim. Selain itu, ia juga mendapatkan pelajaran berharga dari sesi tentang digital technology, yang mengingatkannya agar lebih bijak menggunakan media sosial karena setiap unggahan memiliki dampak besar, baik positif maupun negatif.

Peserta lain, Binugraheni Indah dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, juga membagikan pengalaman dan pandangannya selama mengikuti kegiatan hari kedua. Ia menyadari bahwa kepemimpinan sejati bukan ditentukan oleh siapa yang paling lantang berbicara, melainkan oleh siapa yang paling mau mendengar. Bagi Binugraheni, pemimpin yang baik adalah sosok yang memahami, mendukung, dan berjalan bersama timnya.

Binugraheni juga menambahkan bahwa kesuksesan tidak akan bisa terwujud dari ego semata, melainkan dari kolaborasi yang tumbuh melalui kerja sama antarindividu. Ia mengutip pepatah, “If you want to go fast, go alone. But if you want to go far, go together,” sebagai pengingat bahwa keberhasilan hanya dapat dicapai jika semua orang melangkah bersama menuju tujuan yang sama.

Sementara itu, Tanalina Arifah dari Universitas Muhammadiyah Semarang menilai bahwa sesi FGD di hari kedua memberikan ruang aman bagi peserta untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Melalui interaksi lintas budaya ini, peserta dapat memperluas wawasan dan memperdalam nilai toleransi serta empati terhadap sesama.

Menjelang malam, kegiatan ditutup dengan sesi International Collaboration yang menampilkan cultural show berupa nyanyian, tarian, dan drama dari para peserta. Acara tersebut menjadi simbol keberagaman dan kebersamaan antar peserta yang datang dari berbagai negara. Malam itu diakhiri dengan kegiatan campfire dan youth declaration sebagai wujud semangat kolaborasi dan solidaritas pemuda Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di kancah global.

UAD Gelar Job Fair dan Campus Hiring #12, Hadirkan 41 Perusahaan

UAD Gelar Job Fair dan Campus Hiring #12, Hadirkan 41 Perusahaan

Yogyakarta – Pusat Pengembangan Karir Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta kembali menggelar UAD Job Fair dan Campus Hiring #12 pada 27–29 Oktober 2025. Kegiatan yang diikuti oleh 41 perusahaan ini berlangsung di Hall lantai 1 Gedung Utama Kampus 4 UAD.

Acara pembukaan berlangsung pada Senin (27/10/2025) pukul 08.00 WIB dan dibuka langsung oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T.. Dalam sambutannya, Prof. Muchlas menyampaikan apresiasi kepada para mitra industri yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada para mitra industri yang telah menjadi jembatan bagi mahasiswa kami untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion-nya. Melalui job fair ini, kami dapat mengetahui kompetensi apa yang dibutuhkan dunia industri agar kampus bisa menyiapkannya dengan lebih relevan,” ujar Prof. Muchlas.

Rektor UAD juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi mahasiswa dan calon wisudawan untuk memperoleh informasi dunia kerja secara langsung dari perusahaan.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., menyampaikan bahwa jumlah perusahaan yang berpartisipasi terus meningkat setiap tahun.

“Setiap tahun, jumlah perusahaan yang bergabung semakin banyak. Ini menjadi bukti bahwa banyak perusahaan yang percaya pada kualitas UAD dan alumninya,” ungkap Choirul Fajri.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bantul, serta disambut antusias oleh mahasiswa dan alumni UAD. Banyak di antara mereka merupakan lulusan baru yang akan mengambil toga, menjadikan kegiatan ini langkah awal mereka menuju dunia kerja.

Selain pameran kerja, kegiatan ini juga menghadirkan sesi Company Profile yang disiarkan secara live melalui kanal YouTube Klik UAD. Dalam sesi tersebut, setiap perusahaan berkesempatan memperkenalkan profilnya, menjelaskan lowongan yang tersedia, serta membagikan tips memasuki dunia kerja.

Kegiatan UAD Job Fair dan Campus Hiring #12 tidak hanya diikuti oleh lulusan baru, tetapi juga mahasiswa aktif yang ingin mempersiapkan diri sejak dini menghadapi dunia industri.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi mahasiswa maupun masyarakat umum untuk mengenal dunia kerja dan menyiapkan diri lebih baik,” ujar Choirul Fajri.

Selama tiga hari pelaksanaan, suasana job fair berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para pengunjung. Acara ini diharapkan menjadi momentum penting bagi UAD dalam memperkuat hubungan dengan dunia industri serta membantu mahasiswa meniti karier sesuai kompetensinya.

Mahasiswa BK UAD Hadirkan Workbook Journalling untuk Pengelolaan Emosi Siswa

Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan buku panduan “Workbook Journalling: Emosiku, Kendaliku” yang diserahkan kepada SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta pada 1 November 2025. Karya ini ditujukan sebagai panduan dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di sekolah.

Workbook ini berfokus pada pengelolaan emosi siswa melalui metode journalling, yaitu teknik menulis reflektif yang membantu siswa memahami, mengenali, dan mengekspresikan perasaan mereka secara sehat. Materi disusun secara aplikatif dengan berbagai latihan yang mendorong siswa untuk lebih terbuka terhadap kondisi emosinya.       Dalam proses pengembangannya, mahasiswa melakukan pengumpulan referensi, analisis kebutuhan siswa, serta penyusunan konten yang sesuai dengan kondisi psikologis remaja. Selain itu, pendekatan yang digunakan dibuat sederhana agar mudah diterapkan oleh guru BK dalam kegiatan kelompok.

Buku ini diharapkan dapat membantu guru BK dalam memfasilitasi siswa mengelola emosi secara positif dan konstruktif. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam merancang media bimbingan yang inovatif. Pihak sekolah menyambut baik karya tersebut dan menilai workbook ini memiliki potensi untuk digunakan secara berkelanjutan dalam layanan konseling.

>>download berita disini<<

Announcement of the Ahmad Dahlan International Seminar #3 Competetition 2025

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

The Collections of Essay and Presentation work from participants of Ahmad Dahlan International Seminar organized by Bureau Student and Alumni Universitas Ahmad Dahlan was closed on Sunday 26 October 2025. The number of registrants was 770 participants, with details that participants came from 22 Muhammadiyah Aisyiyah Higher Education Institutions (PTMA) throughout Indonesia and international participants from China, Ghana, Guinea GN, Kenya, Korea, Madagascar, Malaysia, Mesir, Myanmar, Pakistan, Sudan, Suriname, Thailand, East Timor, and Yemen.
Based on the assessment results by the professional jury from October 26–28 2025, and the winning participants are finals on October 29, 2025 here are the Best Essay and Best Presenter of the Ahmad Dahlan International Seminar #3 in 2025:

BEST ESSAY COMPETITION

ENHANCING DIGITAL PARTICIPATION & ENGAGEMENT

ADVANCES IN SCIENCE & TECHNOLOGY

ART, INNOVATION & CREATIVITY

GLOBAL HEALTH AND WELL-BEING

FUTURE EDUCATION

SOCIAL, LANGUAGE, & CULTURAL

ECONOMICS, BUSINESS & MANAGEMEN

 

BEST PRESENTATION COMPETITION

ENHACING DIGITAL

ADVANCE IN SCIENCE & TECHNOLOGY

ART, INNOVATION & CREATIVITY

GLOBAL HEALTH AND WELL-BEING

FUTURE EDUCATION

SOCIAL, LANGUAGE, CULTURAL

ECONOMICS, BUSINESS & MANAGEMEN

Congratulations to all the winners
Thus concludes the Official Report of the 2025 Ahmad Dahlan International Seminar #3 Results

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh