Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 Series 1: Menguasai Struktur Artikel dan Etika Kecerdasan Buatan dalam Karya Akademik

Pada Kamis (09/04/26), Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 Series 1. Mengangkat tema “Dari Ide ke Publikasi: Bedah Struktur Artikel Ilmiah dan Etika Penggunaan AI”, acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Inisiatif ini merupakan langkah strategis universitas dalam merespons dinamika akademik kontemporer, di mana integrasi etika Artificial Intelligence (AI) menjadi elemen krusial untuk memastikan mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi tanpa mengabaikan integritas keilmuan. Sebagai garda terdepan pengembangan mahasiswa, Bimawa UAD memandang pelatihan ini sebagai fondasi utama dalam mencetak lulusan yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga bijak dalam berinovasi.

Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK) Bimawa UAD, menyampaikan dalam laporannya bahwa pelatihan ini merupakan jawaban atas kebutuhan mahasiswa untuk mengasah kompetensi di kancah ilmiah global. Beliau menegaskan bahwa penguasaan terhadap standar publikasi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kompetensi wajib bagi mahasiswa abad ke-21. “Kami ingin mahasiswa memiliki bekal yang kuat dalam menyusun karya yang sistematis, sehingga ide-ide inovatif mereka dapat terdiseminasi secara luas dan diakui secara profesional,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Choirul Fajri, M.A., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD, memberikan penekanan strategis mengenai posisi AI dalam proses kreatif ilmiah pada era digital ini. Beliau menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus diposisikan sebagai katalisator, bukan substitusi dari orisinalitas pemikiran kritis. “Dalam konteks publikasi ilmiah, integritas adalah mata uang utama. Penggunaan AI haruslah transparan, bertanggung jawab, dan tetap mengacu pada kaidah kejujuran akademik. Kita tidak ingin mahasiswa hanya sekadar memproduksi teks secara mekanis, melainkan menghasilkan karya yang memiliki kedalaman substansi dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral,” tegasnya.

Pelatihan ini secara mendalam mengeksplorasi dua pilar utama yang menjadi pembeda kualitas seorang peneliti dalam kompetisi akademik global. Pertama, penguasaan struktur teknis artikel ilmiah. Dengan memahami cara penyusunan karya ilmiah, memberikan mahasiswa kemampuan lanjutan mengenai cara penulisan. Selain itu, sesi ini memberikan panduan bagi mahasiswa dalam menavigasi penggunaan alat bantu digital secara bijak, menghindari praktik plagiarisme, serta memastikan validitas informasi.

Gambar 1. Suasana Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting

Gambar 2. Peserta Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 antusias mengikuti pemaparan materi mengenai tata cara publikasi dan etika AI.

Tingginya tingkat partisipasi yang memenuhi seluruh grid tampilan Zoom Meeting mencerminkan urgensi kolektif di kalangan mahasiswa untuk segera menguasai literasi digital dan publikasi. Kehadiran peserta yang masif dari berbagai latar belakang fakultas menunjukkan bahwa pemahaman mengenai tata cara publikasi yang etis di era AI telah menjadi prioritas mendesak.

Salah satu peserta pelatihan, Fanny Rahmadani, memberikan kesan positif terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan penulisan artikel ilmiah yang terintegrasi dengan teknologi. “Pelatihan ini sangat membantu saya dalam memahami bagaimana menyusun artikel yang sistematis. Selain itu, penjelasan mengenai batasan etika penggunaan AI membuat saya lebih percaya diri untuk memanfaatkan teknologi tanpa takut melanggar kaidah akademik. Semoga pelatihan seperti ini terus diadakan secara rutin karena sangat berdampak pada kualitas karya kami,” ungkapnya.

Penyelenggaraan Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi mahasiswa UAD di jurnal bereputasi. Mahasiswa tidak lagi diposisikan sebagai konsumen informasi yang pasif, melainkan sebagai produsen pengetahuan yang beretika, terstruktur, dan siap bersaing di level internasional.

Penulis: Isna Rodiana

Kreativitas Mahasiswa UAD Hadirkan Variasi Minuman Inovatif di Industri

Gambar 1. Contoh Produk

10 Maret 2026-Yogyakarta – Gadis Retno Adila, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan produk minuman inovatif berupa Coconut Matcha Cloudy dan Americano Mango yang diserahkan kepada Internet Learning Coffee pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik.

Produk yang dihasilkan menggabungkan bahan-bahan unik dengan cita rasa yang segar dan menarik. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada pihak industri sebagai mitra dalam pengembangan produk minuman kreatif.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswa melakukan eksperimen resep, uji coba rasa, serta evaluasi kualitas produk untuk memastikan hasil yang optimal. Produk ini dirancang untuk menambah variasi menu serta meningkatkan daya tarik konsumen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menciptakan inovasi kuliner serta memberikan pengalaman nyata di dunia industri. Pihak industri memberikan apresiasi terhadap produk tersebut karena dinilai memiliki potensi pasar yang baik dan dapat dikembangkan lebih lanjut.

MAHASISWA UAD KEMBANGKAN SISTEM COMPUTER VISION UNTUK DUKUNG PRODUKSI INDUSTRI

Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Vionitta Dyah Puspita H.P. (NIM 2200018254), berhasil mengembangkan sistem pengenalan dan penghitungan objek berbasis computer vision yang diterapkan pada lingkungan produksi PT Sango Ceramics Indonesia.

Program ini dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung sejak 26 September 2025 hingga 26 Desember 2025. Sistem yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses produksi, khususnya dalam mendeteksi serta menghitung jumlah objek secara otomatis.

Selama pelaksanaan, Vionitta melakukan perancangan, pengembangan, hingga implementasi sistem yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional di PT Sango Ceramics Indonesia. Teknologi computer vision yang digunakan memungkinkan proses identifikasi objek dilakukan secara real-time, sehingga dapat meminimalkan kesalahan manual dan meningkatkan produktivitas kerja.

Puncak kegiatan ini ditandai dengan penyerahan sistem kepada pihak mitra pada 26 Desember 2025. Penyerahan dilakukan kepada Manager Humas PT Sango Ceramics Indonesia, H. Sumali, S.E., sebagai perwakilan perusahaan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan sistem yang telah dikembangkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital di sektor industri manufaktur, serta menjadi bentuk sinergi antara dunia akademik dan industri.

Pengembangan Buku Pintar Kuliner oleh Mahasiswa UAD untuk Dunia Industri

24 Desember 2025- Yogyakarta – Hildayatud Daniyah, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan buku pintar pembuatan menu dan figura yang diserahkan kepada PT AILA Agradaya Indonesia pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri.

Produk ini dirancang sebagai panduan praktis dalam pengelolaan menu di industri kuliner, mulai dari perencanaan hingga penyajian. Buku tersebut disusun dengan format yang sistematis dan mudah dipahami sehingga dapat digunakan oleh pelaku usaha secara efektif. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada pihak industri sebagai bentuk kerja sama dan implementasi hasil pembelajaran.

            Dalam proses pengembangannya, mahasiswa melakukan penyusunan materi secara bertahap, termasuk pengumpulan referensi, analisis kebutuhan industri, serta penyesuaian isi agar lebih aplikatif. Buku ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan menu. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memberikan kontribusi nyata bagi industri. Pihak industri menyambut baik produk tersebut dan berharap dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Mahasiswa UAD Susun Buku Pintar Menu untuk Mendukung Industri

24 Desember 2025 Yogyakarta – Fuad Al Hakim, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan produk kreatif berupa buku pintar pembuatan menu dan figura yang diserahkan kepada PT AILA Agradaya Indonesia pada tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan menghubungkan mahasiswa dengan kebutuhan nyata di dunia industri.

Produk yang dihasilkan berupa panduan praktis yang dapat digunakan dalam pengelolaan dan perencanaan menu di industri kuliner. Buku pintar ini disusun secara sistematis agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh pelaku usaha. Penyerahan produk dilakukan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa kepada mitra industri.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan pengumpulan data, analisis kebutuhan industri, penyusunan materi, serta penyesuaian isi agar relevan dengan kondisi lapangan. Buku ini dirancang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif dan efisien untuk digunakan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha. Pihak industri pun memberikan apresiasi terhadap inovasi yang telah dihasilkan tersebut.

Pengembangan Potensi, Pencegahan dan Penanganan Problem Kesehatan Mental Mahasiswa melalui Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi

Dalam rangka Milad ke-65 Universitas Ahmad Dahlan, Biro Kemahasiswaan dan Alumni melalui Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan menyelenggarakan seminar bertajuk “Pengembangan Potensi, Pencegahan dan Penanganan Problem Kesehatan Mental Mahasiswa melalui Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Amphitarium Lantai 9 Kampus 4 UAD mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Seminar ini diikuti oleh 320 peserta yang terdiri atas mahasiswa UAD, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, serta pengelola kemahasiswaan di DIY. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran layanan bimbingan dan konseling dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa di perguruan tinggi.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Dr. Beny Bandanandjaja, S.T., M.T., Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang memaparkan implementasi layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi sesuai regulasi terbaru. Materi selanjutnya disampaikan oleh Fathur Rahman, S.Pd., M.Si., Sekretaris Jenderal Pengurus Besar ABKIN, mengenai penguatan peran dosen pembimbing akademik dalam mendampingi serta merawat kesehatan mental mahasiswa.

Selain itu, Prof. Ahmad Muttaqin, Ph.D., Sekretaris Majelis Diktilitbang PPM/BPH UAD, menyampaikan materi tentang kesehatan mental dalam perspektif Islam. Seminar ditutup dengan pemaparan dari Dr. Dody Hartanto, M.Pd., Ketua Ikatan Bimbingan dan Konseling Perguruan Tinggi ABKIN, yang membahas peran dan fungsi layanan bimbingan dan konseling dalam penanganan kesehatan mental mahasiswa di perguruan tinggi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi presentasi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi serta respons positif terhadap materi yang disampaikan. Melalui seminar ini, diharapkan perguruan tinggi semakin optimal dalam mengembangkan layanan bimbingan dan konseling sebagai upaya preventif maupun kuratif dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mental mahasiswa.

 

Mahasiswa PBSI UAD Hadirkan Bahan Ajar Morfologi Inovatif di Sekolah

11 Desember 2025 Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Intan Awalia Putri, mengembangkan bahan ajar morfologi sebagai produk kreatif yang diserahkan kepada SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2025 sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi di bidang pendidikan.

Produk yang dihasilkan berupa bahan ajar morfologi yang disusun secara sistematis dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa tingkat sekolah menengah pertama. Materi yang disajikan dalam bahan ajar ini bertujuan untuk membantu siswa memahami struktur kata dalam bahasa Indonesia dengan lebih mudah dan aplikatif. Penyerahan produk dilakukan secara langsung kepada pihak sekolah sebagai mitra dalam pengembangan pendidikan.

Dalam proses penyusunannya, Intan melakukan observasi kebutuhan belajar siswa serta menyesuaikan materi dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu, bahan ajar juga dirancang dengan pendekatan yang komunikatif agar siswa lebih tertarik dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran. Pihak sekolah menyambut baik inovasi tersebut dan berharap bahan ajar ini dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar.

Inovasi Produk Kuliner Mahasiswa UAD Hadir di Industri Perhotelan

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dinno Bintang Ramadhanu, mengembangkan produk kreatif berupa Beef Steak Patty yang diserahkan kepada Grand Rohan Jogja pada 29 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan dunia akademik dengan industri.

Produk yang dihasilkan merupakan olahan daging dengan cita rasa khas yang dirancang untuk memenuhi standar industri perhotelan. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada pihak industri sebagai mitra kerja sama dalam pengembangan produk kuliner.

Dalam proses pengembangannya, Dinno terlibat dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan resep, uji coba produk, hingga evaluasi kualitas. Hal ini dilakukan untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang kuliner serta memberikan pengalaman nyata dalam dunia industri. Pihak Grand Rohan Jogja menyambut baik inovasi tersebut dan menilai produk memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari menu yang ditawarkan kepada konsumen.

>>download pdf disini<<

Mahasiswa PKN UAD Hadirkan Karya Edukatif tentang Keharmonisan dalam Keberagaman

21 November 2025 Yogyakarta – Nabila Sya’fa Laksita, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menghadirkan karya edukatif berjudul “Yuk Menjadi Warga Negara yang Baik dan Harmoni dalam Keberagaman” pada tahun 2025. Karya ini dibuat sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Karya tersebut berfokus pada pentingnya sikap toleransi, saling menghargai, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya. Melalui pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami, Nabila menyusun materi yang dapat digunakan sebagai media edukasi, khususnya bagi pelajar.

Dalam proses pengembangannya, dilakukan pengumpulan referensi terkait nilai-nilai Pancasila, analisis kondisi sosial masyarakat, serta penyusunan konten yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Karya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik di lingkungan UAD. Pihak akademik memberikan apresiasi atas karya tersebut karena dinilai memiliki nilai edukatif dan relevansi tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.

Mahasiswa BK UAD Kembangkan Workbook Self Management untuk Siswa SMP

20 November  2025- Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan buku panduan “Workbook Self Management: Aku Bisa Mengendalikan Diriku” yang diserahkan kepada SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta. Karya ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan mendukung layanan bimbingan kelompok di sekolah.

Workbook ini dirancang untuk membantu siswa dalam mengenali dan mengelola diri, khususnya dalam mengendalikan emosi, perilaku, serta pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Materi disusun secara sistematis dengan pendekatan yang interaktif, dilengkapi dengan latihan dan refleksi diri sehingga mudah dipahami oleh siswa.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan kajian teori, analisis kebutuhan siswa, serta penyusunan aktivitas yang sesuai dengan karakteristik peserta didik tingkat SMP. Selain itu, dilakukan juga uji coba terbatas untuk memastikan efektivitas isi workbook.

Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan yang efektif bagi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan kelompok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan. Pihak sekolah memberikan apresiasi karena karya ini dinilai relevan, aplikatif, dan bermanfaat bagi perkembangan siswa.

>>download berita disini<<