Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis dan Self Efficacy Dengan Self Regulated Learning Pada Siswa SMP N 7 Arut Selatan

Oleh Naufan Risqianto Diastu dan Yuzarion

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pola asuh demokratis dan self efficacy dengan self regulated learning  pada siswa SMP N 7 Arut Selatan. Subjek yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 59 orang.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian adalah skala pola asuh demokrasi, skala self efficacy, skala self regulated learning. Data yang diperoleh  dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda dua prediktor dengan menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows 20.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh demokrasi dan self efficacy dengan self regulated learning pada siswa SMP N 7 Arut Selatan. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai R sebesar 0,679, dengan taraf signifikan 0,000 (< 0,01 ) dan sumbangan efektif 3,98%. Tidak signifikan antara pola asuh demokratis dengan self regulated learning, hal tersebutditunjukkan dengan nilai koefisien r sebesar 0,131 dengan taraf signifikan 0,325 (p ≤ 0,01). Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara self efficacy dan self regulated learning. Berdasarkan hasil analisis penelitian, dapat disimpulkan bahwa hipotesis mayor terdapat hubungan yang positif signifikan antara antara pola asuh demokrasi dan self efficacy dengan self regulated learning, hipotesis minor 1 terdapat hubungan positif tidak signifikan antara pola asuh demokratis denga self regulated learning, hipotesis minor 2 terdapat hubungan  positif yang sangat signifikan antara self efficacy dengan self regulated learning.

Kata kunci: pola asuh demokratis, self efficacy, dan self regulated learning