ANALISIS PERAN DAN TANGGUNG JAWAB DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA YOGYAKARTA DALAM MELINDUNGI KONSUMEN

Oleh: YERI ITO MUSWARA

Abstrak:

Dinas Perindustrian dan perdagangan adalah salah satu elemen pemerintah yang bertugas dalam melindungi konsumen. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui (i) Peran dan tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta dalam melindungi konsumen, (ii) Upaya-upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta dalam meminimalisir kerugian konsumen. Penelitian yang digunakan adakah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pendekatan yang yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data primer dengan wawancara, sedangkan data sekunder dengan studi dokumentasi yang dikumpulkan dan dikaji untuk menjawab permasalahan dalam penelitian yang diteliti. Hasil penelitian menyimpulkan peran dan tanggung jawab Dinas perindustrian dan Prdagangan Kota Yogyakarta dalam melindungi konsumen telah dilaksanakan melalui kegiatan pengawasan dan pembinaan. Upaya-upaya preventif yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta dalam meminimalisir kerugian konsumen dengan cara melakukan pengecekan bahan tambahan makanan, pengecekan ukuran, takaran, timbang dan perlengkapan, melakukan pengawasan dan pembinaan, monitoring harga, kordinasi lintas sektoral dan melakukan evaluasi.

Kata Kunci: Peran, Tanggung Jawab, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Perlindungan Konsumen

STUDI KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN FARMASI DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PRAMBANAN

Oleh: Seruni Puspitasari

Abstrak:

Pelayanan farmasi rumah sakit merupakan salah satu kegiatan di rumah sakit yang menunjang pelayanan kesehatan yang bermutu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan di instalasi farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Prambanan berdasarkan dari dimensi bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), dan perhatian (emphaty). Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional terhadap 100 responden pada bulan Desember 2018 di Rumah Sakit Umum Daerah Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner kepada responden. Hasil data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan diagram kartesius. Berdasarkan dari hasil penelitian 100 responden, terdapat hasil 57 orang (57%) responden perempuan dan 43 orang (43 %) responden laki-laki. Sebagian responden terdapat 1% (1 orang) yang berusia kurang dari 20 tahun, sebanyak 50% (50 orang) berusia antara 21 sampai 40 tahun, sebanyak 31% (31 orang) berusia antara 41 sampai 60 tahun, sisanya sebanyak 18% (18 orang) berusia diatas 60 tahun. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan kepuasan pasien pada dimensi keandalan (reliability) sangat puas. Pada dimensi ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), dan perhatian (emphaty) pasien puas. Sedangkan pada dimensi bukti fisik (tangible) pasien kurang puas.

Kata Kunci: Kepuasan; Pasien Rawat Jalan; Rumah Sakit Umum Daerah Prambanan

Hubungan Antara Pola Asuh Permisif Intensitas Pengunaan Media Sosial Dengan Engagement Pada Siswa Man 1 Kulon Progo

Oleh Wahyu Zulfikri Aziz dan Nurul Hidayah

Abstract:

This study aims to determine the relations permissive parenting and the intensity use of social media with student engagement. The subjects used in this study were students of class XI in MAN 1 Kulon Progo with a total sample of 159 students. The method used in this research is quantitative method. Data collection methods used are the scale of student engagement, permissive parenting scale, and the intensity scale of social media use. The sampling technique uses cluster random sampling technique. Data analysis uses multiple linear regression statistical analysis techniques, using SPSS 16 software for windows. The results of data analysis showed that the major hypothesis coefficient value is 0.391 with p 0.004 (p≤0,01) which means that there is a relationship that is very significant between permissive parenting and the intensity of the use of social media with student engagement. The results of the first minor hypothesis analysis showed that the correlation coefficient rxy = -0.270 with a significance level of 0.013 (p≤0,05) which means there is a significant negative correlation between permissive parenting with student engagement. The results of the second minor hypothesis analysis showed the correlation rxy = -0.351 with a significance level of 0.002 (p≤0,01) which means there is a negative correlation very significant between the intensity of the use of social media with student engagement. Based on this study it can be concluded that there is a very significant relationship between permissive parenting and the intensity of the use of social media with student engagement with an effective contribution of 15,3%.

Key Words: intensity of use of social media, permissive parenting, student engagement.

EFEK GASTROPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL GANGGANG HIJAU (EEGH) Ulva lactuca L. TERHADAP EKSPRESI SIKLOOKSIGENASE-1 DAN SIKLOOKSIGENASE-2 PADA LAMBUNG TIKUS YANG DIINDUKSI ETANOL

Oleh: Reni Setia Ningsih

Abstrak:

Tukak lambung terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara faktor agresif dan faktor defensif serta adanya kerusakan pada jaringan mukosa, submukosa sampai lapisan otot lambung. Penyebab tukak lambung diantaranya adalah hipersekresi asam lambung. Etanol merupakan salah satu senyawa yang menjadi faktor agresif tukak lambung dengan salah satu cara yaitu mengurangi produksi prostaglandin (PG) dan berkaitan erat dengan enzim siklooksigenase. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai gastroprotektor adalah ganggang hijau Ulva lactuca L. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efek gastroprotektif Ekstrak Etanol Ganggang Hijau (EEGH) Ulva lactuca L. terhadap ekspresi siklooksigenase-1 (COX-1) dan siklooksigenase-2 (COX-2) pada tikus model tukak lambung yang diinduksi dengan etanol. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan ekspresi COX-1 pada sel glandular dan sel radang dengan nilai signifikansi yaitu 0,027<0,05 dan 0,034<0,05, serta penurunan ekspresi COX-2 dengan nilai signifikansi yaitu 0,161>0,05 dan 0,047<0,05. Pemberian EEGH Ulva lactuca L. pada dosis 500 mg/KgBB mampu memberikan efek gastroprotektif pada mukosa lambung dengan cara meningkatkan persen ekspresi COX-1 secara signifikan sebesar 171,755±25,003 pada sel glandular dan 114,113±100,750 pada sel radang namun belum mampu menurunkan ekspresi COX-2 secara signifikan.

Kata Kunci: Ganggang hijau; gastroprotektif; COX-1; COX-2

Hubungan Kualitas Pengasuhan Orang Tua Dan Kedisiplinan Dengan Hasil Belajar Sisswa SD Muhammadiyah Pandeyan Yogyakarta

Oleh Medya Antasari dan Sri Tutur Martaningsih

Abstract:

This type of research is quantitative research. Data collection techniques used questionnaires and documentation. The data analysis technique used partial correlation analysis and multiple regression analysis preceded by the pyaratate analysis test, namely the normality test and linearity test. The results showed that there was a significant relationship between the quality of parenting and student learning outcomes with tcount = 0.488 with a significance value (p-value) = 0.000 <0.05; there is a significant relationship between discipline and learning outcomes of SD Muhammadiyah Pandeyan with tcount = 0.481 with a significance value (p-value) = 0.000 <0.05; There is a significant relationship between the quality of parenting and discipline with learning outcomes with a value of R = 0.554> r table = 0.213 and a Fregression value of 18.139 above Ftable with (db1 = 2, db2 = 82 and α = 5%) is 3.11. There is a partially significant relationship between the quality of parenting and student learning outcomes with tcount = 2.847> ttable = 1.980 with a significance value of 0.006 <0.05; and there is a positive and partially significant relationship between discipline and learning outcomes with tcount = 2.984> ttable = 1.980 with a significance value of 0.004 <0.05.

Key Words: Quality of Parenting; Discipline and Learning Outcomes

Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Mandiri Melalui Ekstrakulikuler Hizbul Wathan Di SD Muhammadiyah Macanan Tahun Ajaran 2018-2019

Oleh Leni Karlina dan Suyatno

Abstract: The independent character becomes one of the characters that is quite important and needs to be instilled in students. Independence develops through a learning process that is carried out gradually and repeatedly. One form of formal education in independent character education is Hizbul Wathan (HW). HW is also an activity that provides special skills for students in scouting, as well as having good character especially students’ independent character.This study aims to determine the implementation of the students’ independent character through HW extracurricular activities. This type of research uses qualitative research with a case study approach. The study was conducted in September-October 2019. Subjects in this study were the principal, HW supervisors, and 6th grade students. Data collection techniques used interview, observation, and documentation methods. The technique of checking the validity of the data of this study uses the technique tringulation and source tringulation.The results showed that: 1). Planning for HW extracurricular implementation at Muhammadiyah Macanan Elementary School is done by making a program first, then the school prepares the supervisors and infrastructure to support HW extracurricular activities so that the objectives of the activity can be carried out well. 2). HW Extracurricular is held every Monday and Tuesday at 14.30-15.30 WIB. Activities that teach students independence are making yells, rigging, setting up tents, and cooking. The supporting factors of the activity are adequate infrastructure, a conducive school environment, and support from the school. While the inhibiting factors are HW uniforms and parents. 3). Program evaluation is carried out once a month. The evaluation consists of written and practical evaluations. Written evaluation through the question sheet. While the evaluation of practice is carried out when the activity takes place in accordance with the results of the coach’s interview.

Key Words: Independent Character; Extracurricular Hizbul Wathan

 

Analisis Persuasi pada Strategi Pemenangan Politik dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat Periode 2018-2023

Oleh Naashiril Haq dan Hadi Suyono 

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses persuasi pada strategi pemenangan politik dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023. Subjek penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat dalam tim pemenangan politik. Subjek berjumlah tiga orang yang masing-masing mewakili pasangan Ridwan KamilUu Ruzhanul Ulum (RINDU), TB Hasanuddin-Anton Charliyan (HASANAH), dan Sudrajat-Ahmad Saikhu (ASYIK). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Analisis data menggunakan analisis isi serta keterpercayaan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RINDU mengkapitalisasi popularitasnya untuk mempengaruhi masyarakat, sedangkan HASANAH lebih menggunakan strategi mobilisasi karena terfokus pada penguatan internal konstituen, dan ASYIK cenderung memaksimalkan euforia Pilkada DKI Jakarta 2017 karena diusung oleh parta politik yang sama. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah strategi pemenangan politk yang persuasif dapat menghasilkan berbagai tingkat perubahan dalam persepsi, kepercayaan, nilai, serta pengharapan pribadi.

Kata kunci: Persuasi, strategi pemenangan politik.

Penerimaan Ibu yang Memiliki Anak dengan Skizofrenia

Oleh Mita Dwi Puspitasari dan Fuadah Fakhruddiana

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh pemahaman secara komprehensif mengenai gambaran penerimaan ibu yang memiliki anak dengan skizofrenia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan dua ibu yang memiliki anak dengan skizofrenia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara dan observasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memiliki penerimaan ibu yang memiliki anak skizofrenia ditandai dengan aspek kemampuan memahami anak yaitu memperhatikan dan mengurus kebutuhan seharihari anak. Subjek pertama dan kedua mampu bersikap adil dengan meperlakukan anak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Aspek tidak menyalahkan anak ditandai dengan sikap menerima dan cenderung mengabaikan pernyataan negatif dari lingkungan dan tidak menyalahkan anak atas kondisi tersebut. Aspek protektif ditunjukkan kedua subjek melalui nasehat, kasih sayang dan keinginan untuk selalu berada disamping anak.  Tahap penerimaan ibu ditunjukkan kedua subjek melalui tahap denial yaitu sikap tidak percaya diagnose yang menyatakan anak mengalami skizofrenia. Tahap anger muncul ketika anak menunjukkan gejala kekambuhan. Tahap bargaining pada kedua subjek dilakukan dengan refresing bersama keluarga serta mencari informasi tentang pengobatan skizofrenia. Tahap depression ditandai adanya perasaan bersalah, putus asa dan cemas terhadap masa depan anak. Tahap acceptance ditandai dengan titik pasrah, menerima keadaan anak dengan apa adanya dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Faktor yang mempengaruhi penerimaan ibu yaitu konsep anak idaman, pengalaman awal dengan anak, kurang mampu bersikap sebagai orang tua, nilai budaya dalam keluarga melalui pola asuh permisif, kemampuan dan kemauan menyesuaikan diri pada pola kehidupan yang berpusat pada keluarga, alasan memiliki anak, dukungan sosial dan abusing oleh tetangga.

Kata kunci: Penerimaan Ibu, Skizofrenia

Efektivitas Metode Life Coaching Untuk Meningkatkan Subjective Well Being pada Difabel

Oleh Leni Hasnaningsih dan Nina Zulida Situmorang

Abstract:

The high level of life satisfaction, positive emotions, and low negative emotions felt can indicate that someone is happy in carrying out his life. This study aims to examine the effect of the life coaching method in increasing subjective well-being in the diffable. The subjects in this study were 16 disabled people who live in the Yogyakarta Special Region. The research method used is the experimental method, with true experimental research design, and the experimental design used is the pretest-posttest with control group design. Data collection in the study was conducted using a subjective well-being scale. The analysis technique used is the Wilcocon and Mann-Whitney U test. Based on the Wilcoxon analysis results obtained a score of Z = -1.581 with p = 0.114 (p> 0.05), then there is no difference in subjective well-being scores before and after the life method is given coaching on diffables. Based on the results of the Mann-Withney U analysis showed a score of Z = -0.422 with a value of p = 0.673 (p> 0.05), then there was no difference in the level of subjective well-being in the experimental group and the control group. Based on the analysis, it can be concluded that there is no effect of the life coaching method on the level of subjective wellbeing in the experimental group before and after the method is given, and there is no difference in the average level of subjective well-being between the control group and the experimental group.

Key Words: Difabel, life coaching, subjective well-being

Hubungan Antara Konsep Diri dengan Kematangan Karier pada Siswa Kelas XI SMK

Oleh Hanggroliani Neviastiti Irnawan dan Dian Kinayung

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara konsep diri dengan kematangan karier pada siswa kelas XI SMK. Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta pada tanggal 20 Agustus 2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan Skala Kematangan Karier dan Skala Konsep Diri. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 89 siswa dengan jumlah sampel 51 orang yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Variabel tergantung penelitian ini adalah kematangan karier dan variabel bebasnya adalah konsep diri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment dengan bantuan program komputer Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16 for windows. Hasil analisis korelasi antara konsep diri dengan kematangan karier menghasilkan koefisien korelasi (r) yang positif yaitu 0,585 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara konsep diri dengan kematangan karier pada siswa kelas XI SMK dengan sumbangan efektif sebesar 34,25% Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara konsep diri dengan kematangan karier, artinya semakin tinggi kontrol diri makan semakin tinggi kematangan  karier, dan sebaliknya semakin rendah konsep diri maka semakin rendah kematangan karier.

Kata kunci: Kematangan Karier, Konsep Diri