Siap Jadi Apoteker Profesional! Career Camp UAD Bekali Skill, Personal Branding, dan Strategi Sukses Interview

Universitas Ahmad Dahlan melalui UAD Career Development Center menyelenggarakan Career Camp Profesi Apoteker pada 24–25 April 2026 di Auditorium Kampus 3 UAD. Kegiatan dua hari ini menghadirkan berbagai narasumber untuk membekali lulusan dengan keterampilan, motivasi tinggi, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Sesi pertama bersama Ustadz Budi, menekankan pentingnya kesabaran, tujuan hidup yang jelas, serta sikap tekun, mandiri, dan konsisten dalam meraih cita-cita. Peserta diajak mengevaluasi kebiasaan sehari-hari dan berani berubah jika tidak membawa manfaat. Beliau juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada kecerdasan, tetapi juga keberanian mencoba hal baru, berpikir berbeda, dan terus berusaha.

Selanjutnya, Bapak Ismail memaparkan strategi menyusun CV yang efektif, khususnya bagi fresh graduate lulusan apoteker. Peserta diperkenalkan pada konsep CV ATS-friendly, yaitu CV yang disesuaikan dengan sistem seleksi perusahaan berbasis kata kunci. Materi mencakup struktur CV yang baik, penyesuaian dengan jalur karier, serta pemanfaatan AI untuk optimasi. Selain itu, dijelaskan pula berbagai peluang karier apoteker, mulai dari rumah sakit, apotek, industri farmasi, hingga bidang QA, QC, Regulatory Affairs, dan R&D.

Materi komunikasi oleh Dr. Patria Handung Jaya menyoroti pentingnya personal branding melalui kemampuan public speaking. Peserta diajak memahami bahwa komunikasi efektif melibatkan aspek verbal dan nonverbal, serta membutuhkan latihan, penguasaan intonasi, dan kepercayaan diri. Personal branding yang kuat dinilai mampu membuat seseorang lebih mudah diingat dan dipercaya.

Sementara itu, Ibu Anintya Meisya Pratiwi dalam sesi “Get Success in Your Job Interview” menegaskan bahwa interview adalah bentuk nyata personal branding. Peserta dibekali cara memperkenalkan diri secara profesional, menjaga etika komunikasi, serta menghindari miskomunikasi. Keterampilan penting bagi Gen Z seperti komunikasi, resilience, work ethic, self-awareness, dan time management juga menjadi sorotan utama.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung, seperti review CV dan simulasi wawancara bersama Afifah Hasna, sehingga peserta mendapatkan gambaran nyata proses rekrutmen.

Peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Alif Safa Putri Niselwa menyebut kegiatan ini sangat membantu dalam menyusun rencana karier dan meningkatkan motivasi. Sementara Muhammad Fathoni menilai materi yang disampaikan menarik dan relevan, terutama terkait CV ATS dan personal branding.

Secara keseluruhan, Career Camp ini memberikan bekal lengkap bagi calon apoteker, mulai dari penguatan mental, penyusunan CV, hingga keterampilan komunikasi dan wawancara kerja, sehingga peserta lebih siap menghadapi dunia profesional.

Univesitas Ahmad Dahlan Sukses Adakan Launching Program Konseling Sebaya Prodi bagi Mahasiswa 2025

Pada Kamis, 24 April 2026, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Launching Program Konselor Sebaya Tingkat Program Studi bagi mahasiswa angkatan 2025  dengan tema Peran UAD dalam Mendampingi Dahlan Muda menjadi Mahasiswa Tangguh dan Berprestasi. Program yang diinisiasi oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) ini bertujuan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa melalui pendekatan relasi setara antar teman sebaya  yang bertempat di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) Salwa Ovi Safitri (Mahasiswa Sastra Inggris Angkatan 2024) dan Fachni Motthya Akbar (Mahasiswa Psikologi Angkatan 2023). Kegiatan ini dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars UAD, dan Sang Surya sebagai bentuk penghormatan dan penanaman nilai kebangsaan serta identitas institusi. Beranjak pada sesi sambutan yang diawali dengan Laporan Bapak Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd. selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Dalam laporannya, Bapak Caraka menyampaikan,” Program ini merupakan program yang diselenggarakan dalam rangka untuk menguatkan adik-adik dalam persiapan adaptasi, menyesuaikan dengan hal-hal kegiatan di kampus yang bersifat akademik dan non akademik. Sehingga, namanya konselor sebaya karena patennya namanya itu sebenarnya kegiatannya lebih ke pendampingan adik-adik mahasiswa dalam penguatan koping diri”.

Sambutan selanjutnya serta membuka acara Launching Program disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., yang memberikan arahan serta motivasi terkait pentingnya peran mahasiswa dalam penguatan karakter dan kontribusi di lingkungan kampus. Pak Gatot menyampaikan pesannya bahwa,” Kakak semuanya, sejak kakak diterima menjadi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan diawali dengan registrasi, dinyatakan diterima menjadi mahasiswa punya kartu mahasiswa. Saat itu juga, kami Universitas Ahmad Dahlan memiliki tanggung jawab untuk mengantarkan saudara mulai dari perkuliahan awal sampai nanti keluar saudara diwisuda. Itu menjadi tanggung jawab kami. Kami harus memastikan ini semuanya kakak-kakak semuanya lancar di dalam studinya. Akademiknya bagus ya, nonakademiknya juga bagus”.

Beranjak pada acara inti dengan tiga sesi penyampaian materi dengan dipandu oleh Faza Warda Nadilla (Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023) selaku moderator. Sesi pertama disampaikan oleh oleh Prof. Dr. Dody Hartanto, S.Pd., M.Pd., (Ketua Ikatan Bimbingan dan Konseling Perguruan Tinggi ABKIN) dengan materi “Mengenal Gen-Z dari Potensi Besar, Tantangan Mental dan Harapan”. Dalam sesi ini dibahas karakteristik generasi Z, potensi yang dimiliki, serta tantangan kesehatan mental yang dihadapi di era modern. “Tekanan akademik, ekspektasinya keluarga, konflik, tekanan medsos memiliki dampak terhadap prestasi akademik, emosi sehari-hari dan hubungan sosial. Sehingga, stress bukan lemah, tekanan yang terjadi sebagai bentuk alamiah.”

Sesi materi kedua disampaikan oleh Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., (Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan) dengan materi berjudul “Peran UAD dalam Mendampingi Dahlan Muda menjadi Mahasiswa Tangguh dan Berprestasi”. Materi ini menekankan pentingnya peran institusi dalam membentuk mahasiswa yang resilien dan berdaya saing, “Jika kuliah adalah membeli pengalaman, maka tugas universitas dalam memberikan peluang dan kesempatan” ungkapnya

Pada sesi ketiga, Tresna Widianti Nurrahmah (mahasiswa Psikologi Angkatan 2023) selaku Konselor Sebaya Universitas menyampaikan materi berjudul “Program Konselor Sebaya Prodi: Bertumbuh, Bermakna, Berdampak”, yang menjelaskan konsep, tujuan, serta implementasi program konselor sebaya sebagai upaya strategis dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang untuk mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya peran konselor sebaya dalam mendukung kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi (Faza).

Penerimaan Beasiswa Prestasi Akademik (BPA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun 2026

PENGUMUMAN

 

TENTANG

PENERIMAAN BEASISWA PRESTASI AKADEMIK (BPA)
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN (UAD)
TAHUN 2026

 

Bersama ini kami sampaikan informasi tentang Penerimaan BPA UAD Tahun 2026 dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Kuota – Kuota sejumlah 300 (Tiga Ratus) orang mahasiswa.
  2. Fasilitas – Bantuan Biaya Pendidikan dengan nominal Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) per mahasiswa diberikan untuk 1 (satu) semester berupa Pemotongan Tagihan SPP Tahap II Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
  3. Ketentuan :
    1. Mahasiswa aktif D4 dan S1 reguler semester 2, 4, dan 6 Universitas Ahmad Dahlan.
    2. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,25.
    3. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026
    4. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lainnya
    5. Sudah mengikuti secara penuh dan mendapatkan sertifikat pada kegiatan:
    – P2K
    – Soft Skill Tahap 1 Tahun
    – Penjajakan Bahasa Inggris (TOEFL ADLC)
    6. Aktif di Ormawa, UKM, dan atau ORTOM di UAD
    7. Memiliki prestasi lomba/kejuaraan/sertifikat seminar/pelatihan yang diperoleh selama Tahun 2025 – 2026
  4. Syarat Administrasi – Mengisi form pendaftaran daring dan unggah dokumen persyaratan format PDF sebagai berikut:1. DOKUMEN WAJIB
    a. KRS Genap 2025/2026
    b. Transkrip Nilai
    c. Sertifikat P2K
    d. Sertifikat Soft Skills_Tahap 1
    e. Sertifikat Penjajakan Bahasa Inggris (TOEFL ADLC)Seluruh dokumen wajib disusun berurutan

    Dokumen poin 1 – 5 digabungkan menjadi satu file PDF maksimal 5 MB dengan nama file: Nama Pendaftar_NIM Pendaftar_Dokumen Wajib

    2. DOKUMEN PENDUKUNG
    a. Surat aktif organisasi atau Surat tugas ikut kepanitiaan kegiatan di kampus; atau
    b. Sertifikat seminar atau pelatihan (Pemateri, Moderator, MC atau Peserta) yang diselenggarakan BIMAWA; atau
    3. Sertifikat Prestasi (Juara 1-2 atau 3, Harapan 1 atau 2, Finalis tingkat Prodi, Fakultas, Universitas, Provinsi atau Nasional atau Internasional)Seluruh dokumen wajib disusun berurutan

    Dokumen poin 1 – 5 digabungkan menjadi satu file PDF maksimal 5 MB dengan nama file: Nama Pendaftar_NIM Pendaftar_Dokumen Pendukung
    Pendaftar yang menyertakan dokumen pendukung yang sesuai menjadi prioritas dalam seleksi beasiswa ini.

  5. Jadwal Pendaftaran

    No Tanggal Aktifitas
    1 20 – 30 April 2026 Pendaftaran daring dan upload dokumen persyaratan admistrasi beasiswa
    2 18 Mei 2026 Pengumuman penerima beasiswa di website http://bimawa.uad.ac.id
    3 July 2026 Pencairan beasiswa berupa pemotongan tagihan SPP tahap II Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

    Pendaftaran Mengisi form pendaftaran beasiswa dan unggah dokumen persyaratan secara daring melalui :
    https://bit.ly/Pendaftaran_BPA_UAD_Tahun_2026

    Demikian, atas perhatian Saudara kami sampaikan terima kasih.

    Yogyakarta, 20 April 2026 M

    Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni,

    TTD

     Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H.

 

Universitas Ahmad Dahlan Adakan Orientasi Konselor Sebaya Tingkat Program Studi

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Unit Konseling Mahasiswa di bawah Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (PKK Bimawa) kembali menyelenggarakan kegiatan  Orientasi Pembekalan Konselor Sebaya Tingkat Program Studi pada Sabtu, 18 April 2026 Acara ini digelar di Ruang Sidang Bersama Fakultas Teknik Industri (FTI) Kampus 4 UAD.

Program ini mengangkat tema “Mendampingi Mahasiswa UAD Menuju Generasi Tangguh, Adaptif, dan Berprestasi” dengan tujuan untuk membekali para konselor sebaya dengan pelatihan khusus berupa pengetahuan dan keterampilan dasar konseling dalam mendampingi mahasiswa 2025 di lingkungan program studinya masing-masing.

Acara ini dibuka dengan laporan pelaksanaan program konseling sebaya oleh Kepala Bidang PKK BIMAWA Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwasanya terdapat 100 konselor sebaya yang akan mendukung proses akademik maupun non-akademik mahasiswa 2025. “Kita memiliki 89 konselor sebaya progam studi dan dan 11 konselor sebaya universitas. Denga total 100 konselor sebaya yang ada di lingkungan UAD. Para konselor inilah yang nanti akan membantu para mahasiswa 2025 dalam menghadapi permasalahan yang sering terjadi. Permasalahan utama yang sering terjadi adalah kecemasan, manajemen waktu, dan masalah terkait fokus”. Selanjutnya, acara ini dibuka secara resmi oleh Choirul Fajri, S.I.Kom. M.A. selaku Kepala Bimawa UAD. Dalam sambutannya, ia menekankan betapa pentingnya peran konselor sebaya dalam membangun suasana kampus yang sehat, optimis, serta mampu menunjang perkembangan mahasiswa baik secara emosional maupun akademik. Choirul Fajri menyampaikan, “Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kita tetap perlu menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan. Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang hadir begitu saja, melainkan sesuatu yang kita upayakan dan ciptakan sendiri. Jadi, ikutilah program pelatihan ini  dengan bahagia, sehingga bisa membantu mahasiswa 2025 dalam bertumbuh”. Choirul Fajri pun mengajak seluruh peserta untuk mengikuti program pembekalan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendampingi sesama mahasiswa.

Acara tersebut juga menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd. (Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Bimawa UAD), Mufied Fauziah, M.Pd. (Dosen Bimbingan dan Konseling UAD), serta Rinda Kumala Wati, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Dosen Psikologi UAD).

Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan berbagai manfaat, antara lain ilmu dan wawasan konseling praktis, e-sertifikat, serta berkesempatan untuk menjalin relasi dengan mahasiswa dari berbagai program studi. Melalui kegiatan konseling sebaya inilah UAD terus konsistensi terhadap komitmennya dalam berperan untuk membentuk mahasiswa yang tangguh, adaptif, dan berprestasi, serta menciptakan lingkungan kampus yang suportif dan peduli terhadap kesehatan mental. (Faza)

Pengumuman Hasil Konselor Sebaya Prodi di Lingkup Universitas Ahmad Dahlan Tahun 2025

PENGUMUMAN LOLOS SELEKSI KONSELOR SEBAYA PROGRAM STUDI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hallo Dahlan Muda
Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam rangkaian seleksi Konselor Sebaya program studi.

Pengumuman peserta yang dinyatakan lolos dapat diakses melalui tautan di bawah ini dengan memasukkan NIM masing-masing (Pastikan Tidak Salah Input NIM):

Catatan:
– ​Jika NIM Anda muncul, selamat! Anda dinyatakan diterima dalam program ini.
– ​Jika NIM tidak muncul (Tidak ada Data), mohon maaf Anda belum dinyatakan diterima pada kesempatan kali ini. Jangan berkecil hati dan tetap semangat untuk mencoba di kesempatan selanjutnya!

Bagi peserta yang terpilih, selamat mengemban amanah baru. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta menjadi ruang bertumbuh dan memberi manfaat bagi sesama

Bagi peserta yang belum terpilih, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Keputusan ini diambil berdasarkan berbagai pertimbangan dan keterbatasan kuota, serta tidak mengurangi nilai, potensi, maupun kontribusi baik yang telah ditunjukkan selama proses seleksi.

Terima kasih atas partisipasi, semangat, dan kepercayaannya.

Tetap semangat dan sampai bertemu di kesempatan selanjutnya

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mahasiswa Informatika UAD Rancang UI/UX Proyek Digital di Perusahaan Teknologi

6 Januari 2025- Yogyakarta – Muhammad Sulthon Mufti, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan desain user interface dan user experience (UI/UX) pada Spektrum Proyek Digital di PT Kawan Kerja Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 15 November 2024 hingga 6 Januari 2025 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik di dunia industri.

Gambar 1. Contoh Produk

Pengembangan UI/UX ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, kemudahan, serta kepuasan pengguna dalam mengakses sistem digital. Mahasiswa melakukan analisis kebutuhan pengguna, perancangan desain antarmuka, serta pengujian usability untuk memastikan sistem dapat digunakan secara optimal.

Hasil yang dicapai berupa desain antarmuka yang intuitif, responsif, dan menarik secara visual. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan digital perusahaan serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan di bidang desain sistem digital secara langsung di lapangan. Pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya UI/UX dalam pengembangan produk teknologi. Pihak perusahaan memberikan tanggapan positif karena hasil kerja mahasiswa dinilai kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini.

Post-Holiday Blues, Mengapa Sehabis Liburan Rasanya Berat Balik ke Rutinitas?

Halo, Dahlan Muda! 👋🏼
Pernah ngga sih kamu ngerasa berat banget buat balik ke rutinitas setelah liburan?

Bawaannya males, capek, bahkan jadi nggak semangat ngapa-ngapain 🥲

Hati-hati, bisa jadi itu tanda post-holiday blues.
Kondisi ini bikin kita merasa sedih, cemas, sampai kehilangan motivasi karena perubahan dari suasana santai ke rutinitas yang penuh tuntutan.

Hal ini wajar kok terjadi, apalagi kalau liburan terasa menyenangkan banget, tapi tiba-tiba harus kembali ke tugas, deadline, dan aktivitas padat.

Yuk, simak postingan di atas untuk memahami apa itu post-holiday blues, penyebabnya, ciri-cirinya, serta cara mengatasinya✨

https://www.instagram.com/p/DW-1Q8gEgLf/?igsh=a283bXF0MjFqZ3kz

Artikel Post Blue Holiday

Supaya kamu bisa kembali beradaptasi dengan lebih siap dan tetap menjaga kesehatan mentalmu 🤍
——————————————
Kalau butuh tempat untuk bercerita, konselor sebaya siap mendengarmu… ✨
Hubungi e-counseling UAD di telegram atau melalui link berikut:
https://t.me/bimawaUADbot⁠
#melayanidenganamanah #konselingsebaya #konselorsebayauad #uadjogja

Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 Series 1: Menguasai Struktur Artikel dan Etika Kecerdasan Buatan dalam Karya Akademik

Pada Kamis (09/04/26), Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 Series 1. Mengangkat tema “Dari Ide ke Publikasi: Bedah Struktur Artikel Ilmiah dan Etika Penggunaan AI”, acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Inisiatif ini merupakan langkah strategis universitas dalam merespons dinamika akademik kontemporer, di mana integrasi etika Artificial Intelligence (AI) menjadi elemen krusial untuk memastikan mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi tanpa mengabaikan integritas keilmuan. Sebagai garda terdepan pengembangan mahasiswa, Bimawa UAD memandang pelatihan ini sebagai fondasi utama dalam mencetak lulusan yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga bijak dalam berinovasi.

Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK) Bimawa UAD, menyampaikan dalam laporannya bahwa pelatihan ini merupakan jawaban atas kebutuhan mahasiswa untuk mengasah kompetensi di kancah ilmiah global. Beliau menegaskan bahwa penguasaan terhadap standar publikasi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kompetensi wajib bagi mahasiswa abad ke-21. “Kami ingin mahasiswa memiliki bekal yang kuat dalam menyusun karya yang sistematis, sehingga ide-ide inovatif mereka dapat terdiseminasi secara luas dan diakui secara profesional,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Choirul Fajri, M.A., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD, memberikan penekanan strategis mengenai posisi AI dalam proses kreatif ilmiah pada era digital ini. Beliau menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus diposisikan sebagai katalisator, bukan substitusi dari orisinalitas pemikiran kritis. “Dalam konteks publikasi ilmiah, integritas adalah mata uang utama. Penggunaan AI haruslah transparan, bertanggung jawab, dan tetap mengacu pada kaidah kejujuran akademik. Kita tidak ingin mahasiswa hanya sekadar memproduksi teks secara mekanis, melainkan menghasilkan karya yang memiliki kedalaman substansi dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral,” tegasnya.

Pelatihan ini secara mendalam mengeksplorasi dua pilar utama yang menjadi pembeda kualitas seorang peneliti dalam kompetisi akademik global. Pertama, penguasaan struktur teknis artikel ilmiah. Dengan memahami cara penyusunan karya ilmiah, memberikan mahasiswa kemampuan lanjutan mengenai cara penulisan. Selain itu, sesi ini memberikan panduan bagi mahasiswa dalam menavigasi penggunaan alat bantu digital secara bijak, menghindari praktik plagiarisme, serta memastikan validitas informasi.

Gambar 1. Suasana Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting

Gambar 2. Peserta Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 antusias mengikuti pemaparan materi mengenai tata cara publikasi dan etika AI.

Tingginya tingkat partisipasi yang memenuhi seluruh grid tampilan Zoom Meeting mencerminkan urgensi kolektif di kalangan mahasiswa untuk segera menguasai literasi digital dan publikasi. Kehadiran peserta yang masif dari berbagai latar belakang fakultas menunjukkan bahwa pemahaman mengenai tata cara publikasi yang etis di era AI telah menjadi prioritas mendesak.

Salah satu peserta pelatihan, Fanny Rahmadani, memberikan kesan positif terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan penulisan artikel ilmiah yang terintegrasi dengan teknologi. “Pelatihan ini sangat membantu saya dalam memahami bagaimana menyusun artikel yang sistematis. Selain itu, penjelasan mengenai batasan etika penggunaan AI membuat saya lebih percaya diri untuk memanfaatkan teknologi tanpa takut melanggar kaidah akademik. Semoga pelatihan seperti ini terus diadakan secara rutin karena sangat berdampak pada kualitas karya kami,” ungkapnya.

Penyelenggaraan Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi mahasiswa UAD di jurnal bereputasi. Mahasiswa tidak lagi diposisikan sebagai konsumen informasi yang pasif, melainkan sebagai produsen pengetahuan yang beretika, terstruktur, dan siap bersaing di level internasional.

Penulis: Isna Rodiana