Siap Jadi Apoteker Profesional! Career Camp UAD Bekali Skill, Personal Branding, dan Strategi Sukses Interview
Universitas Ahmad Dahlan melalui UAD Career Development Center menyelenggarakan Career Camp Profesi Apoteker pada 24–25 April 2026 di Auditorium Kampus 3 UAD. Kegiatan dua hari ini menghadirkan berbagai narasumber untuk membekali lulusan dengan keterampilan, motivasi tinggi, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Sesi pertama bersama Ustadz Budi, menekankan pentingnya kesabaran, tujuan hidup yang jelas, serta sikap tekun, mandiri, dan konsisten dalam meraih cita-cita. Peserta diajak mengevaluasi kebiasaan sehari-hari dan berani berubah jika tidak membawa manfaat. Beliau juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada kecerdasan, tetapi juga keberanian mencoba hal baru, berpikir berbeda, dan terus berusaha.
Selanjutnya, Bapak Ismail memaparkan strategi menyusun CV yang efektif, khususnya bagi fresh graduate lulusan apoteker. Peserta diperkenalkan pada konsep CV ATS-friendly, yaitu CV yang disesuaikan dengan sistem seleksi perusahaan berbasis kata kunci. Materi mencakup struktur CV yang baik, penyesuaian dengan jalur karier, serta pemanfaatan AI untuk optimasi. Selain itu, dijelaskan pula berbagai peluang karier apoteker, mulai dari rumah sakit, apotek, industri farmasi, hingga bidang QA, QC, Regulatory Affairs, dan R&D.
Materi komunikasi oleh Dr. Patria Handung Jaya menyoroti pentingnya personal branding melalui kemampuan public speaking. Peserta diajak memahami bahwa komunikasi efektif melibatkan aspek verbal dan nonverbal, serta membutuhkan latihan, penguasaan intonasi, dan kepercayaan diri. Personal branding yang kuat dinilai mampu membuat seseorang lebih mudah diingat dan dipercaya.

Sementara itu, Ibu Anintya Meisya Pratiwi dalam sesi “Get Success in Your Job Interview” menegaskan bahwa interview adalah bentuk nyata personal branding. Peserta dibekali cara memperkenalkan diri secara profesional, menjaga etika komunikasi, serta menghindari miskomunikasi. Keterampilan penting bagi Gen Z seperti komunikasi, resilience, work ethic, self-awareness, dan time management juga menjadi sorotan utama.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung, seperti review CV dan simulasi wawancara bersama Afifah Hasna, sehingga peserta mendapatkan gambaran nyata proses rekrutmen.
Peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Alif Safa Putri Niselwa menyebut kegiatan ini sangat membantu dalam menyusun rencana karier dan meningkatkan motivasi. Sementara Muhammad Fathoni menilai materi yang disampaikan menarik dan relevan, terutama terkait CV ATS dan personal branding.
Secara keseluruhan, Career Camp ini memberikan bekal lengkap bagi calon apoteker, mulai dari penguatan mental, penyusunan CV, hingga keterampilan komunikasi dan wawancara kerja, sehingga peserta lebih siap menghadapi dunia profesional.

