Inovasi Produk Kuliner Mahasiswa UAD Hadir di Industri Perhotelan

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dinno Bintang Ramadhanu, mengembangkan produk kreatif berupa Beef Steak Patty yang diserahkan kepada Grand Rohan Jogja pada 29 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan dunia akademik dengan industri.

Produk yang dihasilkan merupakan olahan daging dengan cita rasa khas yang dirancang untuk memenuhi standar industri perhotelan. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada pihak industri sebagai mitra kerja sama dalam pengembangan produk kuliner.

Dalam proses pengembangannya, Dinno terlibat dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan resep, uji coba produk, hingga evaluasi kualitas. Hal ini dilakukan untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang kuliner serta memberikan pengalaman nyata dalam dunia industri. Pihak Grand Rohan Jogja menyambut baik inovasi tersebut dan menilai produk memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari menu yang ditawarkan kepada konsumen.

>>download pdf disini<<

Talkshow Softskill Series #3 bertema “Creating Career Path”

Kegiatan Talkshow Softskill Series #3 bertema “Creating Career Path” telah terselenggara pada Kamis, 20 November 2025, oleh Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan. Acara yang berlangsung pukul 14.00–15.00 WIB melalui siaran langsung YouTube Bimawa UAD ini menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya pengembangan soft skill dalam merancang jalur karier sejak dini. Kegiatan dipandu oleh moderator Hasna dan diikuti mahasiswa dari berbagai program studi.

Narasumber pertama, Mutiara Wilson Putri, menyampaikan materi mengenai pentingnya memanfaatkan kesempatan yang ditawarkan oleh UAD untuk melatih manajemen waktu dan manajemen prioritas. Ia menjelaskan bahwa kesempatan organisasi, pelatihan, dan program pengembangan diri dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan, kemampuan memecahkan masalah, keterampilan public speaking, serta memperluas jaringan sebagai langkah melihat peluang karier. Materinya menekankan bahwa setiap mahasiswa memiliki ruang untuk berkembang apabila mampu memanfaatkan fasilitas kampus secara optimal.

Selanjutnya, Dwi Viona Nursetia berbagi perjalanan pribadinya dalam merancang karier sejak semester awal melalui keterlibatan dalam pelatihan soft skill dan pengalaman menjadi Co-Trainer. Ia menyampaikan bahwa dunia kerja berkembang sangat cepat, sementara kampus merupakan ruang aman untuk mencoba, gagal, dan belajar. Menurutnya, soft skill kini menjadi penentu utama kesuksesan karier, sehingga semakin cepat memulai, semakin cepat pula mahasiswa menemukan arah profesional yang sesuai.

Pada sesi berikutnya, Sobar Mubarokah menekankan alasan mengapa soft skills menjadi kunci masa depan. Ia menjelaskan bahwa soft skill membentuk mental yang tangguh, adaptif, dan siap berkembang di tengah berkembangnya zaman. Dalam pemaparannya, Sobar mengajak mahasiswa untuk membangun kesiapan mental sejak dini agar mampu menghadapi berbagai tantangan akademik maupun profesional. Sesi ini ditutup dengan pesan: “Arah masa depan tidak dibangun oleh hasil instan, tetapi oleh keberanian mengambil langkah pertama, kesabaran dalam proses, dan komitmen untuk terus bertumbuh setiap harinya.”

Narasumber berikutnya, Mawar Ledya S, memberikan pemahaman mengenai konsep soft skill yang meliputi komunikasi, kerja tim, adaptasi, kepemimpinan, manajemen waktu, serta empati. Ia menjelaskan bahwa penguasaan soft skill bukan hanya menunjang aktivitas akademik, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk keberhasilan di dunia kerja. Dalam penutupannya, Mawar menyampaikan kalimat reflektif: “Belajar bukan tentang tahu semuanya, tetapi tentang terus tumbuh setiap hari.”

Pemateri terakhir, Udhivatul Ulya, membagikan pengalaman berharga yang ia dapatkan selama menjadi Co-Trainer. Ia menceritakan proses belajar memahami karakter peserta, kemampuan improvisasi saat mendampingi kegiatan, hingga manajemen dinamika kelompok yang membentuk kepekaan sosialnya. Ia juga menuturkan momen berkesan ketika seorang peserta yang awalnya pendiam akhirnya berani tampil. Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan penguatan: “Setiap orang punya versinya masing-masing untuk bertumbuh. Jangan bandingkan perjalananmu. Cukup fokus pada satu hal: menjadi lebih baik dari dirimu yang kemarin.”

Pelaksanaan talkshow berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berpartisipasi melalui kolom diskusi. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan untuk mengembangkan soft skill, memaksimalkan peluang, dan merancang masa depan secara lebih terarah. Berita acara ini disusun sebagai dokumentasi resmi pelaksanaan Talkshow Softskill Series #3 “Creating Career Path”.

 

Mahasiswa PKN UAD Hadirkan Karya Edukatif tentang Keharmonisan dalam Keberagaman

21 November 2025 Yogyakarta – Nabila Sya’fa Laksita, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menghadirkan karya edukatif berjudul “Yuk Menjadi Warga Negara yang Baik dan Harmoni dalam Keberagaman” pada tahun 2025. Karya ini dibuat sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Karya tersebut berfokus pada pentingnya sikap toleransi, saling menghargai, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya. Melalui pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami, Nabila menyusun materi yang dapat digunakan sebagai media edukasi, khususnya bagi pelajar.

Dalam proses pengembangannya, dilakukan pengumpulan referensi terkait nilai-nilai Pancasila, analisis kondisi sosial masyarakat, serta penyusunan konten yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Karya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik di lingkungan UAD. Pihak akademik memberikan apresiasi atas karya tersebut karena dinilai memiliki nilai edukatif dan relevansi tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.

Mahasiswa BK UAD Kembangkan Workbook Self Management untuk Siswa SMP

20 November  2025- Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan buku panduan “Workbook Self Management: Aku Bisa Mengendalikan Diriku” yang diserahkan kepada SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta. Karya ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan mendukung layanan bimbingan kelompok di sekolah.

Workbook ini dirancang untuk membantu siswa dalam mengenali dan mengelola diri, khususnya dalam mengendalikan emosi, perilaku, serta pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Materi disusun secara sistematis dengan pendekatan yang interaktif, dilengkapi dengan latihan dan refleksi diri sehingga mudah dipahami oleh siswa.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan kajian teori, analisis kebutuhan siswa, serta penyusunan aktivitas yang sesuai dengan karakteristik peserta didik tingkat SMP. Selain itu, dilakukan juga uji coba terbatas untuk memastikan efektivitas isi workbook.

Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan yang efektif bagi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan kelompok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan. Pihak sekolah memberikan apresiasi karena karya ini dinilai relevan, aplikatif, dan bermanfaat bagi perkembangan siswa.

>>download berita disini<<

Mahasiswa BK UAD Kembangkan Modul Interaktif untuk Tingkatkan Komunikasi Siswa

20 November 2025- Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan modul berjudul “Truth or Dare: Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa” yang diserahkan kepada SMK Muhammadiyah Kretek. Modul ini digunakan sebagai panduan dalam layanan bimbingan kelompok di sekolah.

Modul ini dirancang dengan pendekatan interaktif melalui permainan edukatif “truth or dare” yang dimodifikasi menjadi media pembelajaran. Metode ini bertujuan melatih keterampilan komunikasi interpersonal siswa secara menyenangkan, aktif, dan partisipatif.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswa melakukan analisis kebutuhan siswa, penyusunan materi, serta perancangan aktivitas yang sesuai dengan karakteristik remaja tingkat SMK. Modul ini juga dilengkapi dengan panduan pelaksanaan bagi guru BK agar mudah diterapkan dalam kegiatan bimbingan kelompok.

Melalui modul ini, siswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, percaya diri, serta mampu membangun hubungan sosial yang positif. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di lapangan. Pihak sekolah menyambut baik inovasi tersebut dan menilai modul ini menarik, kreatif, serta bermanfaat dalam mendukung layanan konseling.

>>download berita disini<<

Mahasiswa BK UAD Susun Modul Growth Mindset untuk Siswa MTs

Yogyakarta – Faza Warda Nadilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyusun modul “Growth Mindset vs Fixed Mindset” yang diserahkan kepada MTs Muhammadiyah Kasihan pada 20 November 2025. Modul ini digunakan sebagai panduan dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan pola pikir siswa.

Modul tersebut bertujuan membantu siswa memahami perbedaan antara pola pikir berkembang (growth mindset) dan pola pikir tetap (fixed mindset), serta dampaknya terhadap proses belajar dan pengembangan diri. Materi disusun secara sistematis dengan contoh-contoh yang relevan dan mudah dipahami oleh siswa.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan kajian literatur, analisis kebutuhan peserta didik, serta pengembangan aktivitas yang mendukung pemahaman konsep secara praktis. Modul ini juga dilengkapi dengan latihan dan refleksi yang mendorong siswa untuk mengembangkan pola pikir positif.

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung perkembangan psikologis siswa. Modul ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa. Pihak sekolah memberikan tanggapan positif karena modul dinilai inovatif, edukatif, serta relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

>>download berita disini<<

Pengumuman Juara ADIYC 2025

BERITA ACARA

AHMAD DAHLAN INTERNATIONAL ART COMPETITION

DISELENGGARAKAN OLEH

BIRO KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN BEKERJA SAMA DENGAN PUSAT PRESTASI MAHASISWA PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH DAN ‘AISYIYAH

TAHUN 2025

Nomor: R.5/21/H.1/XI/2025

 

Assalamu’alaikum w.w.

 Pada hari ini Rabu, 12 November 2025 telah dilaksanakan yudisium Ahmad Dahlan International Youth Camp dan International Arts Competition yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan bekerja sama dengan Pusat Prestasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Kegiatan ini bertujuan untuk menetapkan hasil penilaian akhir para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kompetisi. Berdasarkan hasil penilaian juri dan tim, telah ditetapkan nama-nama mahasiswa beserta kategori kompetisi (terlampir) sesuai urutan peringkat.

Demikian berita acara yudisium ini dibuat sebagai dasar penetapan hasil kompetisi dan untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Wassalamu’alaikum w.w.

 

Yogyakarta, 12 November 2025

Wakil Rektor

Bidang Kemahasiswaan dan Alumni,

ttd

Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H.

Lampiran :

Berita Acara ADIYC >>download disini<<

Berita Acara International Arts Competition >>download disini<<

PENDAFTARAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI 2025/2026

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kami sampaikan pengumuman kepada mahasiswa aktif, bahwa Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan akan menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat UAD Tahun Akademik 2025/2026, dalam rangka menghadapi Pemilihan PILMAPRES tingkat Wilayah dan Nasional Tahun 2026.

Adapun ketentuan seleksi Pilmapres adalah sebagai berikut :

A. PERSYARATAN CALON PILMAPRES

  1. Mahasiswa aktif UAD semester 3, 5 atau 7 (dibuktikan dengan fotokopi KTM) dan Berusia tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 1 September 2025, yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau dokumen setara, bagi peserta program Sarjana (S1) dan Diploma IV (D4).
  2. IPK minimal 3,25 (dibuktikan dengan Transkrip Akademik).
  3. Aktif mengikuti kegiatan ekstra/intrakurikuler (ditunjukkan dengan sertifikat/piagam/surat keterangan/surat keputusan/bukti lainnya)
  4. Diutamakan memiliki prestasi di tingkat internasional/nasional serta memiliki bukti yang valid atas prestasi tersebut
  5. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif maupun pasif.
  6. Memiliki wawasan tentang Sustainable Development Goals (SDG’s) dan topik terkini.
  7. Memiliki kemampuan berpikir kritis, kerja sama, kreatif, inisiatif, kepemimpinan, peduli, dan dapat berkomunikasi dengan baik.
  8. Membuat Karya Tulis (GK/PI).
  9. Pengumpulan berkas ke Fakultas
  10. Unduh dan mengisi Form Biodata terlampir.
  11. Pengumpulan berkas melalui form pendaftaran selambat – lambatnya Jumat, 29 November 2025
  12. Bagi Mahasiswa yang Lolos Mewakili Fakultas, mengisi surat pernyataan “Tidak Pernah Melanggar Kode Etik Akademik”

B. TATAKALA PEMILIHAN PILMAPRES TINGKAT UAD 2025/2026

No Kegiatan Hari Tanggal Keterangan
1 Sosialisasi PILMAPRES Kamis 6 November 2025 Zoon Meating dan YT Bimawa
2 Seleksi Fakultas Senin, 10, Nov 2025 – Minggu 29 Nov 2025 Prodi dan Fakultas
3 Pengumuman Fakultas Senin, 1 Desember 2025
4 Pengumuman SK Pemenang Fakultas Selasa, 2 November 2025
5 TM Pilmapres se-UAD Kamis, 4 Desember 2025 Ruang Kaca Barat lantai 10
6 Pelatihan: Bahasa Inggris (Pagi), Wicara Publik (Siang) Senin, 8 Desember 2025
7 Pelatihan: Penulisan GK/PI (Pagi), Presentasi GK/PI (Siang), CU (Sore) Selasa, 9 Desember 2025
8 Seleksi Univ: Psikotes Senin, 15 Desember 2025
9 Seleksi Univ: Presentasi GK/PI dan Wawancara (Hari ke-1) Selasa, 16 Desember 2025
10 Seleksi Univ: Presentasi GK/PI dan Wawancara (Hari ke-2) Rabu, 17 Desember 2025
11 Seleksi: Bahasa Inggris dan Verifikasi CU (Hari ke-1) Kamis, 18 Desember 2025
12 Seleksi: Bahasa Inggris dan Verifikasi CU (Hari ke-2) Jumat, 19 Desember 2025
13 Pengumuman Rabu, 24 Desember 2025 https://bimawa.uad.ac.id

C. HADIAH BAGI PEMENANG DI TINGKAT UNIVERSITAS

Juara I : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp. 1.500.000

Juara II : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp. 1.000.000

Juara III : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp. 750.000

Harapan 1 : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp. 500.000

Harapan II : Trophy, Piagam, Uang Pembinaan Rp. 400.000

Finalis : Piagam Finalis, Uang Pembinaan Rp. 200.000

D. LAMPIRAN

Link Pendaftaran : https://bit.ly/PendaftaranPilmapresUAD2025

Template Biodata : https://bit.ly/FormBiodataPilmapresUAD2025

Pedoman Penulisan GK/PI : https://bit.ly/PedomanPenulisanGK-PIPilmapresUAD202

Link Konfirmasi Ulang Juara Tingkat Fakultas : https://bit.ly/KonfirmasiJuaraFakultasPilmapresUAD25

Buku Pedoman PILMAPRES SARJANA: https://bit.ly/BukuPedomanPilmapresSarjana-2025

Buku pedoman PILMAPRES DIPLOMA: https://bit.ly/BukuPedomanPilmapresDiploma-2025

Talkshow Softskill Series #2 Part 2 “Prestasi adalah Tradisi Kami: Muda Berkarya, Kampus Berdaya”

 

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali
menyelenggarakan Talkshow Softskill Series #2 Part 2 pada Sabtu, 15 November 2025 secara
daring melalui kanal YouTube Bimawa UAD. Kegiatan ini mengangkat tema “Prestasi adalah
Tradisi Kami: Muda Berkarya, Kampus Berdaya” yang ditujukan untuk memberikan wawasan
kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya pengembangan soft skills dalam dunia
perkuliahan, organisasi, dan kompetisi.
Talkshow menghadirkan tiga mahasiswa berprestasi UAD sebagai narasumber:
Susilo Indah Rahayu (Ketua Tim P2MW 2025), Muhammad Rifqi Rahadi (Ketua PPKO IMM
Farmasi), dan Dinda Aisyah Rizqianingrum (Ketua Umum PKM Center). Acara dipandu oleh
Joelieta Amanda Granada selaku moderator.
Sebagai pemateri pertama, Susilo Indah Rahayu menekankan bahwa prestasi bukan tentang
kemampuan yang langsung terbentuk, melainkan tentang proses membangun kebiasaan positif,
keberanian mencoba, dan manajemen waktu selama menjadi mahasiswa. Susilo berbagi
pengalamannya memimpin tim P2MW 2025 serta strategi yang digunakan untuk menjaga
semangat dan produktivitas tim. Ia mengajak mahasiswa baru untuk percaya bahwa perubahan
besar berawal dari langkah kecil yang konsisten.
Selanjutnya, Muhammad Rifqi Rahadi memaparkan perkembangan prestasinya melalui berbagai
kompetisi dan kegiatan kepemimpinan. Ia menekankan bahwa soft skills bukan hanya pelengkap,
tetapi keterampilan inti yang memengaruhi keberhasilan dalam organisasi dan perkuliahan. Rifqi
menutup pengalamannya dengan pesan kuat, “Tidak ada batas kecuali yang kita ciptakan
sendiri.”
Pada sesi ketiga, Dinda Aisyah Rizqianingrum mengajak mahasiswa untuk berani mengambil
kesempatan selama berada di bangku kuliah. Melalui perannya di PKM Center, ia menegaskan
bahwa organisasi dan kompetisi menjadi ruang untuk membangun karakter, jejaring, dan
kompetensi yang tidak sepenuhnya dibahas di kelas. Dinda menyampaikan bahwa rasa gugup
dan kurang percaya diri adalah bagian dari proses, namun tidak boleh menjadi alasan untuk
berhenti mencoba. “Kesempatan tidak datang dua kali. Kalau tidak dicoba sekarang, kapan lagi?”
ujarnya.
Talkshow ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang diikuti dengan antusias oleh peserta.
Diskusi berjalan dinamis dengan berbagai pertanyaan terkait pengembangan diri, organisasi,
serta strategi meraih prestasi di kampus. Para narasumber berharap mahasiswa baru UAD dapat
memulai langkah prestasi sejak awal perkuliahan, memanfaatkan peluang yang ada, dan terus
mengasah soft skill sebagai pondasi keberhasilan.

Talkshow Soft Skills Series 2 Part 1 “Prestasi Adalah Tradisi Kami: Bertumbuh Bersama Ormawa”

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Talkshow Soft Skills Series 2 Part 1 bagi mahasiswa pada Jumat, 14 November 2024 yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bimawa UAD Jogja. Acara tersebut dipandu oleh Nisrina Nurfi Aziza selaku Moderator. “Prestasi Adalah Tradisi Kami: Bertumbuh Bersama Ormawa” merupakan tema yang diusung dalam acara tersebut dengan menghadirkan beberapa narasumber yaitu Sher Naufal (Gubernur BEM Psikologi), Arif Setyawan (Gubernur BEM FKIP), Nuril Hilmi (Gubernur BEM Farmasi).

Pada sesi pemaparan pertama, Sher Naufal membahas pentingnya keberadaan organisasi mahasiswa sebagai wadah eksekusi gagasan dan ruang pertumbuhan diri. Ia menjelaskan bahwa Ormawa memiliki peran strategis sebagai kendaraan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, manajemen waktu, kerja sama, dan pengelolaan emosi. Menurutnya, Ormawa tetap relevan karena mampu menjembatani teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan. Sher juga menekankan bahwa kuliah bukan sekadar tujuan, melainkan sarana untuk menjadi manusia yang bermanfaat, sejalan dengan nilai bahwa “sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Sesi berikutnya diisi oleh Arif Setyawan, yang menceritakan perjalanan organisasinya mulai dari menjadi ketua umum, aktif di LSO prodi, hingga kini menjabat sebagai Gubernur BEM FKIP. Arif mengajak mahasiswa untuk berani mengambil peluang dan tidak hanya menunggu kesempatan datang. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk “menjemput bola” guna memperkaya pengalaman dan meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi tidak hanya membentuk karakter dan kedisiplinan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kualitas akademik dan kemampuan sosial mahasiswa.

Materi ketiga disampaikan oleh Nuril Hilmi yang menegaskan bahwa organisasi merupakan sarana pembelajaran yang melampaui kelas. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa baru perlu mengenali potensi diri dan memilih organisasi sesuai minat agar proses pengembangan diri berjalan optimal. Nuril menyoroti bagaimana organisasi memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berdinamika, melatih kepemimpinan, serta melibatkan diri dalam berbagai kegiatan seperti kepanitiaan, program pendanaan kementerian, hingga kegiatan kemahasiswaan lainnya. Menurutnya, kuliah, organisasi, dan ibadah adalah tiga hal yang saling menopang dalam membentuk pribadi yang unggul dan berintegritas.

Dalam rangka mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa, Talkshow Soft Skills Series 2 Part 1 ini menjadi ruang dialog yang menghadirkan pengalaman langsung dari para pengurus organisasi tingkat fakultas. Melalui pemaparan para narasumber, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya eksplorasi diri sejak awal perkuliahan, menentukan arah pengembangan minat organisasi, serta membangun keseimbangan antara akademik dan kegiatan kemahasiswaan. Kegiatan ini juga menegaskan kembali komitmen UAD dalam menyediakan fasilitas pembinaan karakter, kepemimpinan, dan soft skills yang relevan bagi kebutuhan mahasiswa di masa kini.