HUBUNGAN POSTUR KERJA DAN UMUR DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA PEMBUAT GERABAH DI INDUSTRI KERAMIK KASONGAN KABUPATEN BANTUL

Oleh: Maslyana & Muchamad Rifai

Abstrak:

Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah sekumpulan sakit pada otot, tendon, ligament dan syaraf. Keluhan yang dialami pada pekerja pembuat gerabah dapat terjadi karena melibatkan postur kerja yang tidak ergonomi yaitu postur kerja yang janggal seperti tubuh cenderung membungkuk dan leher menekuk dengan posisi duduk yang tidak memiliki sandaran kursi yang dilakukan secara terus-menerus dalam waktu yang lama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 32 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampel. Instrument yang digunakan untuk menganalisis postur kerja dengan kejadian keluhan MSDs menggunkan lembar Rapid Upper Limb Assesment dan untuk melihat atau menilai keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map. Analisis data dengan uji Chi Square. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja pembuat gerabah di Industri Keramik Kasongan Kabupaten Bantul dengan nilai p value sebesar 0,030 (p value < α 0,05). Dan ada hubungan antara umur dengan keluhan MSDs pada pekerja pembuat gerabah di Indstri Keramik Kasongan Kabupaten Bantul dengan nilai p value sebesar 0,042 (p value < α 0,05).

Kata Kunci: Postur Kerja; Umur; Musculoskeletal Disorders; Pekerja Gerabah.