Mahasiswa Informatika UAD Kembangkan Website Penjualan Berbasis Laravel

17 Januari 2025- Yogyakarta – Muhammad Faiz Akbar, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan website penjualan pelatihan berbasis framework Laravel di CV. Technophoria Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 15 November 2024 hingga 17 Januari 2025.

Website ini dirancang untuk mempermudah proses pemasaran dan penjualan layanan pelatihan secara digital. Mahasiswa melakukan pengembangan mulai dari perancangan sistem, pembuatan fitur, hingga implementasi dan pengujian. Hasil yang dicapai berupa platform digital yang memudahkan pengelolaan transaksi, data pelanggan, serta informasi layanan secara terintegrasi. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional perusahaan. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam pengembangan aplikasi berbasis web menggunakan framework modern. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang teknologi informasi. Pihak perusahaan memberikan apresiasi terhadap hasil karya mahasiswa yang dinilai inovatif, fungsional, serta sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Mahasiswa Informatika UAD Berperan dalam Keamanan Infrastruktur Cloud Computing

17 Januari 2025- Yogyakarta – Erza Heviananda, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berperan sebagai Data Protection Officer dalam menjaga keamanan cloud computing infrastructure di PT Gama Multi Usaha Mandiri. Kegiatan ini berlangsung pada 30 Juni 2024 hingga 17 Januari 2025.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa bertanggung jawab untuk memastikan keamanan data serta menjaga kerahasiaan informasi yang tersimpan dalam sistem berbasis cloud. Tugas yang dilakukan meliputi identifikasi potensi risiko keamanan, penerapan kebijakan perlindungan data, serta pemantauan sistem secara berkala.

Mahasiswa juga mempelajari berbagai aspek keamanan digital, termasuk enkripsi data, manajemen akses, serta pengelolaan sistem keamanan berbasis teknologi terkini. Hasil dari kegiatan ini berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam bidang keamanan informasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di bidang cybersecurity. Selain itu, pengalaman ini memberikan wawasan tentang pentingnya perlindungan data di era digital. Pihak perusahaan memberikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keamanan sistem perusahaan.

Mahasiswa Informatika UAD Rancang UI/UX Sistem Keuangan TV Muhammadiyah

Yogyakarta – Amaylia Ananda Cinta Naditya, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan desain UI/UX pada sistem informasi akuntansi keuangan di TV Muhammadiyah. Kegiatan ini berlangsung pada 14 November 2024 hingga 9 Januari 2025.

Pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan kemudahan penggunaan sistem keuangan yang digunakan oleh instansi. Mahasiswa melakukan analisis kebutuhan pengguna, perancangan desain antarmuka, serta evaluasi sistem untuk memastikan kemudahan penggunaan.

Hasil yang dicapai berupa tampilan sistem yang lebih user-friendly, efisien, dan mudah dipahami oleh pengguna. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan di instansi.           Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam bidang desain sistem informasi. Selain itu, mahasiswa juga memahami pentingnya pengalaman pengguna dalam sistem digital. Pihak instansi memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dihasilkan karena dinilai mampu meningkatkan kualitas sistem keuangan yang digunakan.

BIMAWA UAD Sukses Adakan Pelatihan Softskills Tahap 1 2025

 

Pelatihan SoftSkills Tahap 1 Tahun 2025 diselenggarakan oleh Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI), Program Studi Psikologi, serta Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) dalam penyusunan modul. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru angkatan 2024 serta mahasiswa angkatan 2023 dan sebelumnya yang belum lulus pelatihan, dengan total peserta mencapai lebih dari 3000 mahasiswa.

Pelatihan Soft Skills Tahap 1 Tahun 2025 terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan mulai dari Sosialisasi dan Asesmen Awal dilanjutkan dengan Technical Meeting pada Ahad, 5 Januari 2025 sebagai tahap persiapan, diikuti pelaksanaan Pelatihan SoftSkills Tahap 1 pada Senin 6, Selasa 7, dan Rabu 8 Januari 2025 secara luar jaringan (luring) di Kampus 4 UAD. Peserta memilih salah satu hari pelaksanaan yang diinginkan, dengan setiap kelas didampingi oleh satu Trainer dan satu Co-Trainer untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kondusif.

Tahap awal pelatihan difokuskan pada pengenalan diri, pengembangan kepercayaan diri, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Ketiga aspek ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri di masa mendatang. Selain itu, pelatihan dirancang untuk membantu mahasiswa bertransisi dari pola pembelajaran sekolah menengah ke perguruan tinggi, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan manajemen waktu.

Pelatihan Soft Skills merupakan salah satu standar kelulusan di UAD dan menjadi syarat yudisium, sehingga seluruh mahasiswa wajib mengikutinya. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UAD dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan era modern. Dengan adanya pelatihan yang berkesinambungan, diharapkan mahasiswa UAD tumbuh menjadi individu yang kompeten, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Salah satu peserta Pelatihan Softskills yaitu Trifosa mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru PAUD, memaparkan kesannya terhadap kegiatan ini, “Saya sebagai mahasiswa baru angkatan 2024 merasa sangat beruntung dapat mengikuti Pelatihan Soft Skills ini karena akhirnya saya mengetahui dan dapat merencanakan langkah saya selanjutnya sebagai selanjutnya.”

 

Reporter : Putri Septiana

 

Mahasiswa Informatika UAD Terapkan Machine Learning di Instansi Pemerintah

8 Januari 2025- Yogyakarta – Fadillah Oktaviani, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan penerapan machine learning dan visualisasi data di Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada 2 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025.

Pengembangan ini bertujuan membantu pengolahan dan analisis data secara lebih efektif dan akurat. Mahasiswa melakukan proses pengumpulan data, pembersihan data, pembuatan model machine learning, serta visualisasi hasil analisis untuk mendukung pengambilan keputusan.

Hasil yang dicapai berupa sistem analisis data yang mampu memberikan informasi yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pengelolaan data di instansi pemerintah. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu data science di lingkungan kerja profesional. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memberikan kontribusi nyata bagi instansi. Pihak instansi memberikan apresiasi terhadap karya tersebut karena dinilai inovatif, aplikatif, dan bermanfaat bagi peningkatan kinerja organisasi.

Mahasiswa Informatika UAD Rancang UI/UX Proyek Digital di Perusahaan Teknologi

6 Januari 2025- Yogyakarta – Muhammad Sulthon Mufti, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengembangkan desain user interface dan user experience (UI/UX) pada Spektrum Proyek Digital di PT Kawan Kerja Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 15 November 2024 hingga 6 Januari 2025 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik di dunia industri.

Pengembangan UI/UX ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, kemudahan, serta kepuasan pengguna dalam mengakses sistem digital. Mahasiswa melakukan analisis kebutuhan pengguna, perancangan desain antarmuka, serta pengujian usability untuk memastikan sistem dapat digunakan secara optimal.

Hasil yang dicapai berupa desain antarmuka yang intuitif, responsif, dan menarik secara visual. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan digital perusahaan serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan di bidang desain sistem digital secara langsung di lapangan. Pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya UI/UX dalam pengembangan produk teknologi. Pihak perusahaan memberikan tanggapan positif karena hasil kerja mahasiswa dinilai kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini.

Mahasiswa Informatika UAD Raih Sertifikasi Sistem Administrator di Industri Teknologi

Yogyakarta – Muhamad Dimas Joreski, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengikuti program Red Hat Certified System Administrator dalam bidang AI dan cybersecurity di PT Kinema Systrans Multimedia. Kegiatan ini berlangsung pada 16 November 2024 hingga 4 Januari 2025.

Program ini memberikan pelatihan intensif terkait pengelolaan sistem operasi, keamanan jaringan, serta penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengelola sistem berbasis Linux serta melakukan konfigurasi sistem secara profesional sesuai standar industri.

Hasil dari kegiatan ini berupa peningkatan kompetensi dalam bidang administrasi sistem yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Sertifikasi yang diperoleh menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan di bidang teknologi informasi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri digital yang terus berkembang. Selain itu, pengalaman ini juga memberikan wawasan terkait standar kerja profesional di tingkat global. Pihak penyelenggara memberikan apresiasi atas capaian mahasiswa yang dinilai memiliki kemampuan teknis yang baik serta kesiapan dalam menghadapi dunia kerja secara profesional.

Mahasiswa Informatika UAD Ikuti Program Machine Learning di Industri Digital

2 Januari 2025-Yogyakarta – Eko Rachmat Satriyo, mahasiswa Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengikuti program Bangkit Machine Learning Path 2023 di PT Dicoding Akademi Indonesia pada 16 November 2024 hingga 2 Januari 2025. Program ini menjadi salah satu upaya pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi berbasis data dan kecerdasan buatan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mempelajari konsep machine learning secara komprehensif, mulai dari pengolahan data, pembuatan model, hingga evaluasi hasil yang diperoleh. Pembelajaran dilakukan melalui pendekatan berbasis proyek yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.

Mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam bekerja secara kolaboratif serta menyelesaikan tantangan berbasis studi kasus nyata. Hasil dari kegiatan ini berupa peningkatan keterampilan dalam mengembangkan model machine learning yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di era digital. Selain itu, program ini juga memberikan wawasan tentang perkembangan teknologi terkini. Pihak penyelenggara memberikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa yang dinilai aktif, adaptif, dan memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi berbasis data.

BEM FKIP UAD – Seminar International Conference Education ( ICE )

 

Pada hari Sabtu, tanggal 30 November 2024, telah dilaksanakan kegiatan Seminar International Conference Education ( ICE ) yang bertempat di Educator Hall Lantai 7, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendiidkan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Acara ini mengusung tema  Utilization of Technology and Internet for Learning in the Era of Society 5.0 dan diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Foto 1. Paparan narasumber pertama secara daring dari Horishima Jepang

Seminar dimulai pukul 09.30 WIB dengan pembukaan oleh saudara Faza Warda Nadilla dan Muhammad Ra’is Zhaliifunnas selaku Master Of Ceremony pada acara tersebut. Kegiatan ini menghadirkan pembicara internasional, yaitu:  Prof. Norimure Kawai, M.Ed., pH.D.,CCC-SLP dari negara Jepang, yang membawakan materi dengan judul Technology to Support Inclusive Learning (Bridging Gaps, Empowering All Learners). Dengan Prof. Kawai, Ph.D. menyampaikan bahwa teknologi sangat dibutuhkan untuk menopak seluruh aspek, khususnya di pendidikan Inklusif. Beliau juga berpesan bagi kita untuk keep updated dan terbuka serta berkeinginan kuat untuk berdaptasi dengan teknologi. Beliau juga berpesan kepada mahasiswa untuk menggunakan teknologi sebijak mungkin.

Gambar 2. Paparan Narasumber kedua

Narasumber kedua, Dr. Ika Maryani, M.Pd dari Universitas Ahmad Dahlan, dengan materi berjudul Creative Technology in The Era of Society 5.0. dalam paparanynya beliau menyampaikan kecepatan teknologi merubah seluruh sendi kehidupan khusus nya dunia pendidikan. Banyak aplikasi aplkasi AI yang dapat digunakan untuk memudahkan dalam bekerja. Narasumber menekankan untuk bijak menggunakan teknologi yang semata mata menjadi tools bantuan untuk belajar dan bekerja.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta yang terdiri dari Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan, Mahasiswa Luar UAD maupun Mahasiswa Luar Negara memberikan pertanyaan dan tanggapan atas materi yang disampaikan. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini mencapai 120 orang, baik secara luring maupun melalui platform daring.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Dalam penutupannya, panitia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap seminar ini dapat memberikan wawasan baru serta kontribusi positif dalam bidang pendidikan. Setelah seminar selesai, diselenggarakan presentasi para pemakalah yang diikuti oleh peserta dalam dan luar negeri.

Mahasiswa Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Berinisiatif Mencegah Child Maltreatment pada Anak Berkebutuhan Khusus

Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta yang telah dinyatakan lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa-Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) tahun 2024 melaksanakan intervensi bagi para orang tua, guru, dan caregiver anak berkebutuhan khusus. Tim Romans merancang kegiatan Psikoedukasi ROMANTIQ dan melaksanakan praktik kegiatan di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Yogyakarta dengan melibatkan 15-20 subjek.

ROMANTIQ merupakan gabungan dari tiga aspek psikologis yaitu Regulasi Emosi, Komunikasi Empatik, dan Quranic Parenting yang digunakan sebagai upaya preventif untuk mencegah perilaku child maltreatment yang terjadi pada anak-anak berkebutuhan khusus, dimana kasusnya seringkali disembunyikan bahkan kurang mendapatkan dukungan maupun bantuan dari tenaga professional. Tim Romans yang terdiri atas Luthfia Noorlatifah Utami, Aliyya Rahma Septiarini, Nur Afiah Arifini, Reiska Varadela, dan Salsabilla Nuranisa Wahyudi dengan dosen pendamping yaitu Ibu Sri Kushartati, S.Psi., M.A., Psikolog.

Pelaksanaan psikoedukasi ini dilakukan selama 2 hari dalam kurun waktu 1 minggu. Hari pertama pada Jum’at, 12 Juli 2024 dilaksanakan sebanyak dua sesi. Adapun pada sesi pertama ini Psikoedukasi Quranic Parenting yang dibawakan oleh Ibu Fuadah Fakhruddiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan dipandu oleh Tim Romans. Pada sesi ini Tim Romans memandu para subjek untuk bermain “Lambar Asa” dan “Langit Harapan”. Adapun tujuan dari Psikoedukasi Quranic Parenting yaitu untuk mengetahui parenting yang baik sesuai dengan ajaran Rasulullah yang berpedoman pada Al-Qur’an agar menambah insight serta membuka pikiran dan hati agar dapat mengasuh anak berkebutuhan khusus menjadi lebih baik lagi sesuai dengan tuntunan syariat. Adapun pada sesi kedua ini merupakan Psikoedukasi Regulasi Emosi yang dibawakan oleh Ibu Erny Hidayati, S.Psi., M.A., Psikolog dan dipandu oleh tim Romans. Pada sesi ini dilakukan relaksasi pernapasan dan relaksasi otot yang kemudian dilanjutkan dengan penjelasan lebih lanjut mengenai Regulasi Emosi yang bertujuan untuk melatih cara relaksasi yang dapat dilakukan secara mandiri agar dapat meminimalisir emosi negatif pada anak berkebutuhan khusus yang nantinya dapat di terapkan oleh orang tua atau wali dari anak berkebutuhan khusus untuk mengelola atau meregulasi emosi.

Intervensi hari kedua pada Sabtu, 13 Juli 2024. Adapun pada sesi kedua ini merupakan Psikoedukasi Komunikasi Empatik yang dibawakan oleh Ibu Dra. Mutingatu Sholichah M.Si., Psikolog.dan dipandu oleh Tim Romans. Pada sesi ini dilakukan pelatihan mengenai cara-cara berkomunikasi dengan rasa empati kepada anak berkebutuhan khusus melalu games. Selain itu, para orang tua atau wali dari anak berkebutuhan khusus juga diberikan pemahaman serta sharing session terkait permasalahan komunikasi terhadap anak-anak mereka yang berkebutuhan khusus. Kemudian pada sesi ini yang tak kalah serunya, para subjek diminta dan dibimbing untuk berkomunikasi melalui metode menggambar dan mewarnai dengan penuh rasa tulus serta empati, tujuannya agar para anak berkebutuhan khusus dapat lebih mudah memahami perkataan para subjek saat berkomunikasi, sehingga hal ini dapat minimalisir kekerasan verbal pada anak berkebutuhan khusus.

Diadakannya intervensi psikologis ini diharapkan para orang tua, guru atau wali (caregiver) yang memegang peran sentral dalam hidup mereka dapat memberikan kesejahteraan mental bagi ABK. Tidak hanya itu, berangkat dari niat Tim Romans dikarenakan kasus-kasus kekerasan atau child maltreatment pada anak-anak berkebutuhan khusus seringkali disembunyikan atau bahkan tidak nampak sama sekali, bahkan masih terbilang kurang mendapatkan awareness dan rasa peduli dari masyarakat sendiri. Maka Tim Romans, menggabungkan psikoedukasi ini yaitu “Regulasi Emosi, Komunikasi Empatik, dan Quranic Parenting” untuk mencegah terjadinya child maltreatment pada anak berkebutuhan khusus, karena setiap anak-anak berhak mendapatkan perhatian dari masyarakat mengenai kekerasan meskipun dengan kondisi fisik maupun psikis yang berbeda-beda. Sebelum pelatihan, Tim Romans telah melakukan preliminary dan penyebaran skala pre-test terlebih dahulu. Kemudian beberapa hari setelah pelatihan akan diadakan post-test dan juga wawancara.

(Luthfia, Aliyya, Afiah, Reiska, Salsa – Tim Romans PKM-RSH UAD 2024)