Posts

Perfeksionisme Pada Individu Gifted Berbakat

Oleh Isnanda Rifqi Helmi Susanto dan Fuadah Fakhruddiana

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuigambaran perfeksionisme pada individu gifted/berbakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara. Analisis data penelitian dilakukan dengan teknik analisis isi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 subjek, yaitu IL, WD dan TN. Ketiga subjek tersebut telah diketahui skor IQ-nya melalui tes inteigensi dan masuk dalam kategori kategori mildly gifted(berdasarkan skala wechsler). Ketiga subjek memiliki gambaran perfeksionisme yang meliputi dimensi self oriented, other-orientation, dan socially-prescribed. Berdasarkan hasil dan pembahasan dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa perfeksionisme yang ada pada ketiga subjek terlihat di dimensi self oriented dan socially prescribed. Ketiga subjek memiliki sifat perfeksionisme pada sesuatu yang diminati serta merasa tertekan oleh harapan dari orang di sekitarnya.

Kata kunci: Gifted, perfeksionisme, bakat

 

KEMAMPUAN LITERASI MEDIA PENONTON YOUTUBE NESSIE JUDGE DALAM KONTEN NERROR

Oleh: Yulia Putri

Abstrak:

Penelitian  ini  berlatar  belakang  bahwa  dengan  adanya kemampuan   literasi   media,   para   penonton   konten   Nerror   menjadi penonton  dan  pendengar  yang  cerdas.  Selain  dari  hanya  menonton, literasi media ini akan mengarahkan para narasumber mengalami deformasi pola pikir, atau perubahan pola pikir.. Litrasi media adalah kemampuan seseorang untuk menganalisis dan mendekonstruksi bagaimana media memberikan akses dan informasi yang mudah. Dengan adanya  proses  ini  maka  peneliti  akan  meneliti  bagaimana  bentuk deformasi tersebut, dengan kemampuan literasi media para viewer. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa adanya deformasi pola pikir, dimana pola pikir trsebut terjadi karena adanya pemahaman akan literasi media yang di lakukan oleh para pengguna media massa atau para narasumber. Sehingga komunikasi yang berjalan dengan baik, penerimaan informasi dengan baik akan membantu proses deformasi ini. Hal ini Yang nantinya juga melalui proses komunikasi.

Kata Kunci: Deformasi pola pikir, Literasi media, viewer Youtube Nessi Judge, konten Nerror.

PENGARUH AYANA JIHYE MOON SEBAGAI SPOKESPERSON TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PRODUK WARDAH DI YOGYAKARTA

Oleh: Rika Permatasari

Abstrak:

Kosmetik telah menjadi kebutuhan primer bagi kaum wanita. Hal ini memunculkan kesempatan untuk para pelaku bisnis dalam menciptakan produk kecantikan yang dapat menunjang keinginan wanita tersebut. Tak kalah dengan negara lain, di Indonesia sudah banyak perusahaan yang mengeluarkan produk kecantikan. Wardah adalah salah satu kosmetik lokal yang berhasil bersaing di pasar kosmetik Indonesia. Strategi komunikasi pemasaran Wardah dengan menggunakan public figure sebagai spokesperson. Wardah baru saja menunjuk Ayana  Jihye  Moon,  selebgram  asal  Korea  Selatan  sebagai  Spokesperson. Meskipun Ayana memiliki penggemar yang banyak di Indonesia namun  Ayana adalah orang Korea. Sedangkan produk Wardah terkenal dengan produk lokal asli Indonesia yang disesuikan khusus dengan kulit orang Indonesia. Penelitian   ini   menggunakan   pendekatan   kuantitatif.   Sampel   dalam penelitian ini adalah follower Instagram akun @wardahbeautyjogja yang merupakan official store Wardah yang ada di jogja dengan jumlah 100 orang yang diperoleh  dengan  teknik  random sampling.  Instrument  yang  digunakan  dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Pearson’s Product Moment dan analisis regresi linear sederhana. Ayana   Jihye   Moon   sudah   memenuhi   variabel   spokesperson   dengan indikator Keahlian, dapat dipercaya dan likability. Namun Ayana Jihye Moon kurang dapat mempengaruhi variabel minat beli konsumen dalam indikator minat transaksional, minat referensial, minat preferensial dan minat eksploratif. Terdapat pengaruh  antara  Spokesperson  terhadap  minat  beli  konsumen  sehingga  Ha diterima dan H0 ditolak.

Kata Kunci: Spokesperson, Minat Beli Konsumen, Kosmetik

 

PERAN HUMAS PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAOP VI YOGYAKARTA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENUMPANG KERETA API

Oleh: Rezkita Putri Ryad Isiw I

Abstrak:

Moda transportasi  di zam an sekarang  sudah banyak yang dapat diandalkan, berbagai m acam transportasi saat ini juga m enjadi barang yang sangat penting untuk m elakukan m obilita s dalam keseharian.  Di Indonesia  terdapat perusahaan kereta api m ilik badan usaha negara (BUM N) yaitu PT. Kereta Api Indonesia  (KAI) Persero. PT.  KAI  (Persero) m erupakan perusahaan yang  bergerak pada  bidang  jasa transportasi. Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk m engetahui  apa saja kegiatan  hum as untuk m eningka tkan jum lah penum pa ng yang m engguna kan transportasi kereta api. Berdasarkan  penelitian  yang sudah dilakukan,  diperoleh  kesim pulan bahwa peran hum as  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI  Y ogya karta adalah m enjalin hubunga n  kerja sam a  dengan m edia  partner dan  m engkontrol segala pem beritaan  selain itu hum as Kereta Api Indone sia (Persero)  Daop VI juga sering terliba t  dalam  kegiatan yang  dilakukan ole h  unit  lain  ata upun  kegiata n  yang dilakukan  oleh PT. KAI Pusat. H um as PT. KAI DAOP 6 m enilai seja uh ini dari berbagai m acam strategi yang dilakukan strategi pem asaran yang efektif adalah m elalui radio.

Kata Kunci: PT. KAI DAOP 6, Humas, Integrated Marketing Communication

STRATEGI PUBLIKASI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG DI BALAI LAYANAN PERPUSTAKAAN GRAHATAMA YOGYAKARTA

Oleh: Erdi Wahyudi Febri

Abstrak:

Penelitian ini membahas strategi publikasi dalam meningkatkan jumlah pengunjung di Balai Layanan Perpustakaan Grahatama Yogyakarta. Penelitian ini dilatarbekangi oleh persoalan kurangnya minat pengunjung di Balai Layanan Perpustakaan Grahatama yang berbanding terbalik dengan fasilitas yang ada sebagai penunjang besarnya minat pengunjung di Balai Layanan Perpustakaan Grahatama. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi publikasi dalam meningkatkan jumlah pengunjung di Balai Layanan Perpustakaan Grahatama Yogyakarta. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) strategi publikasi yang dilakukan oleh Balai  Layanan  Perpustakaan  Grahatama Yogyakarta untuk  meningkatkan jumlah pengunjung di antaranya dengan menggunakan leaflet, brosur, acara, website, facebook dan instagram. (2) Berdasarkan penerapan strategi publikasi yang telah dilakukan oleh Balai Layanan Perpustakaan Grahatama Yogyakarta tersebut, maka terjadi peninkatan jumlah pengunjung setiap tahunnya.

Kata Kunci: Strategi   Publikasi,   Balai   Layanan   Perpustakaan   Grahatama Yogyakarta

ANALISA YURIDIS PERLINDUNGAN KONSUMEN JASA PENERBANGAN

Oleh: Ratna Dewi

Abstrak:

Konsumen jasa penerbangan adalah salah satu golongan konsumen yang penting dilindungi salah satu contohnya dalam hal ini mengenai konsumen yang merasa dirugikan akibat hilangnya salah satu bagasi tercatat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa (1) Bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen atas hilangnya salah satu bagasi tercatat (2) Pertimbangan hakim dalam putusan Mahkamah RI Nomor 1317 K/Pdt.Sus-BPSK/2017 sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian hukum yuridis normatif. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan dengan studi pustaka (literature research) dengan menganalisa putusan MA Nomor 1317 K/Pdt.Sus- BPSK/2017 dan pengumpulan data yang kemudian dianalisis secara hukum normatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa : (i) Bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen atas hilangnya salah satu bagasi tercatat yaitu berupa ganti kerugian atats hilanganya bagasi tercatat milik konsumen (ii) Pertimbangan hakim dalam putusan Mahkamah RI Nomor 1317 K/Pdt.Sus-BPSK/2017 dalam tanggung jawab ganti kerugian sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, dan dalam jumlah ganti kerugiannya mengacu pada Konvensi Warsawa 1929 dikarenakan merupakan penerbangan internasional.

Kata Kunci: Konsumen, Penerbangan, Tanggung Jawab, Kerugian, Bagasi Tercatat

IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI DASAR FUNDAMENTAL NEGARA DALAM KAITANTANNYA DENGAN NEGARA KESEJAHTERAAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Oleh: Rahmat Wijaya

Abstrak:

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui implementsai pancasila sebagai dasar fundamental negara dalam kaitannya dengan negara kesejahteraan di era revolusi industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif (normative legal research). Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara diskriptif dan dikumulkan dengan dihubungkan teori-teori yang diperoleh, sehingga didapatkan jawaban atas permasalahan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka (literature research) studi pustaka dilakukan atas bahan- bahan hukum yang relevan dengan menelusuri referensi yang berupa buku, jurnal, laporan penelitian dan dokumen-dokumen pendukung lainya. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Pancasila sebagai dasar fundamental negara dalam kaitanya dengan negara kesejahteraan di era revolusi industri 4.0 yaitu Pancasila masih relevan untuk menjadi sebuah dasar negara karena sifatnya yang terbuka, fleksibel dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman atau kemajuan teknologi. Pancasila harus diterapkan dan dipakai oleh setiap masyarakat maupun pejabat pemerintah sebagai tujuan dari cita-cita Pancasila agar tercipta sebuah kesejahteraan.

Kata Kunci: Pancasila, Negara kesejahteraan, revolusi industri 4.0.

KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENIMBUNAN BARANG BERUPA MASKER BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 7 TAHUN 2014 TENTANG PERDAGANGAN

Oleh: MAWADDAH WARAHMAH

Abstrak:

Adanya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, mewajibkan semua masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan dan penyebaran virus tersebut, salah satunya dengan selalu menggunakan masker. Hal tersebut justru dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk melakukan penimbunan masker agar mendapatkan keuntungan yang berlimpah. Penimbunan barang berupa masker merupakan suatu kejahatan dan dapat ditindak secara hukum sesuai Undang-Undang No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. Skripsi ini membahas rumusan masalah tentang kebijakan hukum pidana terhadaP penanggulanan tindak pidana penimbunan barang berupa masker berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan bentuk penanggulangan terhadap tindak pidana penimbunan barang berupa masker. Penelitian skripsi ini merupakan penelitian normatif, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan- peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Metode pendekatan yang digunakan dalam skripsi ini adalah pendekatan yuridis, yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang- undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Penimbunan barang terhadap masker di tengah wabah virus Covid-19 saat inI merupakan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 29 ayat (1) juncto Pasal 107 Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman maksimal penjara 5 tahun dan denda Rp 50.000.000.000. Mengacu pada penjelasan asas kepentingan nasional dan asas kepastian hukum dalam Undang-Undang perdagangan, kemudian dihubungkan dengan Keputusan Presiden No. 12 tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyatakan bahwa penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional, maka Undang-Undang No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan sudah sesuai dijadikan dasar hukum untuk penanggulangan tindak pidana penimbunan masker

Kata Kunci: Kebijakan Hukum Pidana, Penimbunan Masker, Undang- Undang Perdagangan

UPAYA HUKUM BANDING DALAM SENGKETA PAJAK SEBAGAI BENTUK PERWUJUDAN PRINSIP KEADILAN

Oleh: ZULKAIMAH

Abstrak:

Indonesia merupakan negara hukum dan bukan negara kekuasaan, hakikatnya adalah segala tindakan atau perbuatan tidak boleh bertentangan dengan hukum yang berlaku. Tugas utama negara adalah mensejahterakan rakyatnya dan kemajuan negara akan bisa di lihat dari seberapa besar pendapatan yang di hasilkan oleh suatu negara, salah satu sektor pendapatan negara adalah pajak. Pemungutan pajak oleh negara (fiksus) kepada rakyatnya (wajib pajak) memiliki hubungan hukum yang dapat menimbulkan hak dan kewajiban. Sedangkan jika timbul permasalahan dari hak dan kewajiban tersebut dapat dikatakan sebagai sengketa pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur pengajuan banding atas putusan keberatan di pengadilan pajak dan untuk mengetahui apakah proses banding di pengadilan pajak sudah sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan. Penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk menganalisis tentang suatu manusia, keadaan atau gejala-gejala lainnya. Data di dapatkan melalui wawancara. Penelitian ini juga menggunakan metode yuridis- normatif, yaitu penelitian yang di fokuskan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip keadilan dalam proses banding di pengadilan pajak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur pengajuan banding mengacu pada Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 Tentang Pengadilan Pajak harus memenuhi beberapa persyaratan : (1) Mengajukan surat banding berbahasa indonesia (2) surat banding di ajukan dalam jangka waktu 3 (tiga) Bulan sejak di terimanya keputusan yang disbanding (3) setiap 1 (satu) keputusan diajukan 1 (satu) surat banding (4) Banding di ajukan di sertakan dengan disertai alasan-alasan yang jelas (5) banding hanya dapat diajukan apabila jumlah terutang telah di bayar terlebih dahulu sebesar 50% (lima puluh persen). Adapun keadilan pada upaya hukum banding adalah keadilan yang berdasarkan Undang-undang.

Kata Kunci: Banding, sengketa pajak, prinsip keadilan

Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Permainan Estafet Bola Modifikasi di KBIT Insan Mulia Bambanglipuro Bantul Yogyakarta

Oleh Susetya Diah Lestari

Abstract:

This research on modified ball relay game in KBIT Insan Mulia Bambanglipuro Bantul in the 2019/2020 school year aims to improve gross motor skills of children aged 3-4 years. The research was conducted based on the results of preliminary observations which showed that 17 out of 22 children who were present were still unable to make movements with the indicator of running while carrying light objects (ball). This type of classroom action research used collaborative methods with children aged 3-4 years as the research subjects carried out in two cycles consisting of planning, action, evaluation, and reflection. The object of the research was the indicator of running while carrying light objects like balls and flags. The data collection techniques were observation (checklist) and research instruments (observation sheet). The criteria for the success of the action in this study were 70% in the criteria of developed as expected. The results of pre-action observations obtained the data that 14% were in the criteria of developed as expected. Based on those results, the teacher then made improvements with the appropriate method that is the modified ball relay game activity. The results of the cycle I obtained the data that 50% of children’s gross motor skills increased. Based on the results of cycle I, the research continued in cycle II and the results showed that 72.72% were in the criteria of developed as expected and 18.18% were in the criteria of developed very well. The results of the data analysis showed that the modified ball relay game can improve the gross motor skills of children aged 3-4 years in KBIT Insan Mulia Bambanglipuro Bantul.

Key Words: gross motor skills, relay race, early childhood.