Career Camp Profesi Apoteker 2026 Bekali Mahasiswa UAD Hadapi Dunia Kerja

Yogyakarta — Program Studi Profesi Apoteker Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Karier (PUSKA) BIMAWA UAD menyelenggarakan Career Camp Profesi Apoteker Tahun 2026 pada Rabu (23/9) di Kampus 3 UAD. Mengusung tema “Mengoptimalkan Potensi Lulusan Profesi Apoteker UAD untuk Siap Bersaing di Dunia Kerja”, kegiatan ini menjadi ruang pembekalan bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

Kegiatan menghadirkan praktisi dan akademisi dengan empat materi utama, yaitu kepercayaan diri dan komitmen, personal branding, public speaking, serta penyusunan Curriculum Vitae (CV) berbasis Applicant Tracking System (ATS) dan Artificial Intelligence (AI).

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars UAD, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Dekan Fakultas Farmasi UAD, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan menekankan bahwa lulusan apoteker tidak hanya membutuhkan penguasaan ilmu kefarmasian, tetapi juga perlu memiliki kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, karakter, serta kemampuan beradaptasi dengan tuntutan dunia profesional.

Membangun Kepercayaan Diri dan Komitmen

Materi pertama bertajuk “How to Build Your Self-Confidence and Commitment” disampaikan oleh apt. Kurnia Yuliawati, S.Si., M.K.M., Apoteker sekaligus Ketua Tim Kerja Registrasi, Lisensi, dan Mutu Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman serta Dosen Praktisi Program Studi Profesi Apoteker UAD.

Kurnia mengajak mahasiswa memandang kelulusan bukan sebagai akhir pendidikan, melainkan awal untuk membuktikan kompetensi di dunia kerja. Salah satu pembahasan yang diangkat adalah self-confidence dan imposter syndrome, yaitu rasa ragu terhadap kemampuan diri ketika menghadapi lingkungan yang kompetitif.

Mahasiswa didorong membangun kepercayaan diri melalui penguasaan kompetensi, komunikasi yang baik, dan growth mindset. Selain itu, komitmen terhadap kode etik, integritas, keselamatan pasien, serta kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam menjalankan profesi apoteker.

Peserta juga diajak memahami berbagai tantangan di dunia kerja, mulai dari mengelola apotek, bekerja di daerah terpencil dan perbatasan, hingga menghadapi pekerjaan birokrasi. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses membangun kemampuan adaptasi dan ketahanan profesional.

Personal Branding di Era Digital

Sesi kedua menghadirkan Dr. Muh. Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A., Dosen Ilmu Komunikasi UAD, melalui materi “How to Manage Your Social Media to Get Your Dream Job.”

Najih membahas pentingnya personal branding di era digital. Media sosial tidak hanya menjadi ruang berbagi aktivitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari identitas profesional seseorang. Karena itu, mahasiswa perlu memahami bagaimana membangun citra diri yang sesuai dengan bidang dan tujuan karier.

Peserta diperkenalkan dengan berbagai platform seperti Instagram, LinkedIn, TikTok, Facebook, dan Twitter, serta diajak menentukan platform berdasarkan karakter dan target audiens. Selain membuat konten, peserta juga dikenalkan dengan pemanfaatan tren dan analitik media sosial untuk melihat respons audiens.

Sesi ini menekankan bahwa apa yang dibagikan di media sosial dapat menjadi bagian dari gambaran diri seseorang di mata publik maupun calon pemberi kerja. Pesan “You Are What You Post. Be Wise.” menjadi penutup sesi.

Public Speaking sebagai Bekal Profesional

Kegiatan dilanjutkan dengan materi “Improve Your Public Speaking and Personal Branding” yang disampaikan oleh Dr. Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A.

Patria menjelaskan bahwa public speaking merupakan keterampilan yang mendukung kehidupan akademik maupun profesional. Kemampuan berbicara di depan umum dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri, membangun relasi, mendukung kepemimpinan, serta membuka peluang karier.

Peserta diajak mengenali berbagai penyebab rasa takut berbicara di depan umum, seperti takut menjadi pusat perhatian, takut dihakimi, takut gagal, hingga kurangnya pengalaman. Untuk mengatasinya, peserta diberikan strategi latihan, seperti berbicara di depan cermin, merekam diri sendiri, memanfaatkan media sosial sebagai ruang latihan, dan mempelajari teknik pembicara lain.

Materi juga membahas persiapan sebelum tampil, teknik ketika berbicara, hingga evaluasi setelah tampil. Dengan demikian, public speaking dipahami sebagai keterampilan yang dapat terus dilatih dan dikembangkan.

CV ATS dan Pemanfaatan AI untuk Karier

Materi terakhir disampaikan oleh Asep Ismail, M.M., praktisi di bidang bisnis, human resources, people development, dan pengembangan organisasi, dengan topik “Curriculum Vitae (CV) Berbasis Applicant Tracking System (ATS) dan AI (Artificial Intelligence).”

Asep menjelaskan bahwa CV perlu disesuaikan dengan posisi yang dituju. Bagi lulusan profesi apoteker, peluang karier tidak hanya terbatas pada apotek dan rumah sakit, tetapi juga mencakup industri farmasi, Quality Assurance, Quality Control, Regulatory Affairs, Medical Representative, hingga Research and Development.

Peserta diperkenalkan dengan cara kerja ATS dalam membaca keyword, menilai relevansi pengalaman, dan membantu proses seleksi kandidat. Oleh karena itu, CV perlu dibuat tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dengan deskripsi pekerjaan yang dilamar.

Dalam penyusunannya, beberapa bagian penting yang perlu diperhatikan meliputi professional summary, pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman PKPA, organisasi, skills, dan prestasi. Peserta juga dikenalkan dengan pemanfaatan AI seperti ChatGPT, Canva AI, Gemini, dan Claude untuk membantu mengoptimalkan CV.

Mempersiapkan Lulusan yang Siap Bersaing

Melalui empat materi tersebut, Career Camp Profesi Apoteker Tahun 2026 memberikan pembekalan yang mencakup aspek kompetensi, komunikasi, personal branding, hingga strategi memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa Profesi Apoteker UAD mengenali potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, membangun citra profesional, serta mempersiapkan dokumen dan keterampilan yang dibutuhkan dalam proses rekrutmen. Dengan bekal tersebut, lulusan diharapkan mampu memasuki dunia profesional dengan kompetensi, karakter, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan karier yang lebih baik.

P2K UAD 2026 Hari Kedua, Dahlan Muda Lanjutkan Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) melanjutkan rangkaian Pengenalan dan Pembinaan Kemahasiswaan (P2K) UAD 2026 pada Kamis, 17 September 2026. Memasuki hari kedua rangkaian kegiatan di tingkat fakultas, Dahlan Muda 2026 kembali mengikuti berbagai agenda pengenalan yang diselenggarakan oleh masing-masing fakultas.

Kegiatan yang berlangsung di seluruh fakultas UAD tersebut dikemas dengan agenda yang beragam sesuai dengan karakteristik masing-masing fakultas dan program studi. Rangkaian kegiatan menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk semakin mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami berbagai aktivitas kemahasiswaan yang dapat diikuti selama menjalani perkuliahan di UAD.

Sejumlah fakultas melanjutkan rangkaian melalui Hari Fakultas yang memperkenalkan mahasiswa baru dengan lingkungan fakultas serta sivitas akademika dari berbagai program studi. Melalui kegiatan tersebut, Dahlan Muda mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai bidang keilmuan dan lingkungan akademik di fakultas masing-masing.

Sementara itu, beberapa fakultas menyelenggarakan Hari Program Studi (Prodi). Agenda ini memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat program studi yang dipilih, termasuk dosen, laboran, kegiatan akademik, serta berbagai program yang terdapat di lingkungan program studi.

Pengenalan kehidupan kemahasiswaan juga tetap menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Dahlan Muda diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa, seperti Himpunan Mahasiswa (Hima) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Pengenalan tersebut memberikan gambaran mengenai aktivitas organisasi sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensi di luar kegiatan akademik.

Di beberapa fakultas, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Hari Masta yang memperkenalkan organisasi otonom (ortom) serta kegiatan kemuhammadiyahan. Melalui agenda tersebut, mahasiswa baru mendapatkan pengenalan mengenai berbagai aktivitas kemuhammadiyahan dan wadah pengembangan diri yang tersedia di lingkungan UAD.

Beragamnya agenda di setiap fakultas membuat rangkaian P2K berlangsung dengan suasana yang berbeda. Mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga berkesempatan berinteraksi secara langsung dengan dosen, mahasiswa tingkat atas, organisasi kemahasiswaan, serta sesama Dahlan Muda.

Pada sore hari, rangkaian kegiatan P2K hari kedua ditutup dengan arak-arakan mahasiswa dari Fakultas Teknik  yang bergema di mengelilingi kampus 4. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan menjadi salah satu bagian dari rangkaian kebersamaan mahasiswa. Arak-arakan turut menciptakan suasana yang meriah sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa baru dalam mengenal semangat kebersamaan di lingkungan fakultas.

Rangkaian kegiatan selama dua hari di tingkat fakultas memberikan pengalaman yang beragam bagi Dahlan Muda 2026. Melalui Hari Prodi, Hari Fakultas, Hari Masta, hingga berbagai pengenalan organisasi kemahasiswaan, mahasiswa baru mulai memahami lingkungan akademik sekaligus mengenal berbagai ruang untuk berproses dan mengembangkan diri di UAD.

Melalui rangkaian P2K UAD 2026, Dahlan Muda diharapkan semakin mengenal lingkungan akademik dan kemahasiswaan, membangun interaksi dengan sivitas akademika, serta memiliki kesiapan untuk menjalani kehidupan perkuliahan. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di tingkat fakultas menjadi bagian awal dari perjalanan mahasiswa baru untuk belajar, berorganisasi, dan berkembang sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Ahmad Dahlan.

Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan Warnai Hari Pertama P2K UAD 2026

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) melaksanakan rangkaian Pengenalan dan Pembinaan Kemahasiswaan (P2K) UAD 2026 pada Selasa, 16 September 2026. Setelah Opening Ceremony pada 15 September 2026, rangkaian P2K dilanjutkan dengan berbagai kegiatan di tingkat fakultas yang diikuti oleh mahasiswa baru atau Dahlan Muda 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di seluruh fakultas UAD tersebut dikemas dengan berbagai agenda yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing fakultas dan program studi. Rangkaian ini menjadi bagian dari proses pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan akademik, sivitas akademika, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai aktivitas yang dapat diikuti selama menjadi mahasiswa UAD.

Pada hari pertama kegiatan tingkat fakultas, sejumlah fakultas menyelenggarakan Hari Program Studi (Prodi). Melalui agenda tersebut, Dahlan Muda mendapatkan pengenalan lebih dekat mengenai program studi yang dipilih, mulai dari dosen, laboran, lingkungan akademik, hingga berbagai kegiatan dan program yang diselenggarakan oleh program studi.

Selain Hari Prodi, beberapa fakultas juga melaksanakan Hari Fakultas. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat fakultas serta dosen dari berbagai program studi yang berada di dalamnya. Pengenalan ini membantu Dahlan Muda memahami lingkungan akademik yang akan menjadi bagian dari perjalanan perkuliahan mereka.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengenalan organisasi kemahasiswaan. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi seperti Himpunan Mahasiswa (Hima) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat fakultas. Melalui pengenalan tersebut, Dahlan Muda mendapatkan gambaran mengenai aktivitas organisasi serta ruang partisipasi yang tersedia bagi mahasiswa.

Di beberapa fakultas, kegiatan juga dilanjutkan dengan Hari Masta yang memperkenalkan organisasi otonom (ortom) dan kegiatan kemuhammadiyahan. Agenda tersebut menjadi bagian dari pengenalan kehidupan kemuhammadiyahan sekaligus memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai berbagai wadah pengembangan diri di lingkungan UAD.

Beragamnya agenda yang dilaksanakan setiap fakultas membuat rangkaian P2K berlangsung dengan cara yang berbeda-beda. Setiap fakultas memiliki kegiatan dan pendekatan tersendiri dalam memperkenalkan lingkungan akademik dan kemahasiswaan kepada Dahlan Muda, sehingga mahasiswa baru dapat berinteraksi secara lebih dekat dengan lingkungan fakultas dan program studinya.

Tidak hanya menjadi ruang pengenalan, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk membangun interaksi dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa tingkat atas, serta sesama Dahlan Muda. Berbagai kegiatan yang berlangsung di masing-masing fakultas turut menciptakan suasana kebersamaan sebagai bagian dari awal perjalanan mahasiswa di UAD.

Melalui kegiatan P2K tingkat ini, Dahlan Muda 2026 diharapkan dapat mengenal lebih dekat program studi, fakultas, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di Universitas Ahmad Dahlan. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi, berproses, dan berkembang dalam lingkungan akademik maupun kemahasiswaan UAD.

Pembukaan Kompetisi Mahasiswa Nasional & Pelatihan Video Kreatif#4 BIMAWA UAD 2026

Pada Minggu, 31 Mei 2026, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan sukses menyelenggarakan agenda pembukaan Kompetisi dan Pelatihan Tingkat Nasional untuk kategori Presentasi Oral, Poster, dan Video Kreatif#4. Acara dilaksanakan secara daring melalui Google Meeting mulai pukul 09.00 WIB. Agenda dibuka secara resmi oleh Moderator, Kak Intan Awalia Putri, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan pertama oleh Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta nasional, serta pentingnya mengasah kreativitas digital, public speaking, dan menyebarkan konten positif edukatif di ruang digital.

Dalam laporannya, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Ketua Pelaksana menyampaikan data partisipasi mahasiswa yang sangat signifikan. Tercatat total sebanyak 525 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mendaftarkan diri dalam rangkaian kompetisi ini. Rincian pendaftar terdiri dari 59 peserta untuk Kompetisi Video Kreatif#4, 91 peserta untuk Kompetisi Presentasi Oral#3, dan jumlah terbanyak yaitu 375 pendaftar pada Kompetisi Poster#4. Seluruh peserta nantinya akan dibagi ke dalam kelas-kelas kecil bersama mentor untuk mendapatkan arahan lebih lanjut guna memaksimalkan kualitas karya mereka.

Gambar 1. Dokumentasi Sesi Pembukaan Kompetisi Mahasiswa Nasional

Memasuki sesi pelatihan pertama, yaitu Pelatihan Video Kreatif#4, Bimawa menghadirkan Muhammad Ziya Ul Albab atau yang akrab disapa Bang Zi, seorang Content Creator dan Moslem Influencer sebagai narasumber utama. Dalam sesinya yang bertajuk “Tips & Strategi Produksi Video Kreatif yang Efektif dan Berkesan”, Bang Zi membagikan formula sukses dalam ‘ngonten’. Beberapa poin kunci yang disampaikan meliputi pentingnya meluruskan niat, menciptakan niche unik berdasarkan tiga keunikan diri, serta penggunaan hook konten melalui perubahan angle, emosi, atau warna agar audiens tertarik dalam detik pertama.

Bang Zi juga memaparkan struktur Content Pillar yang wajib diterapkan kreator, yaitu:

  1. Edukasi: Untuk membangun otoritas diri.
  2. Hiburan: Untuk menjalin koneksi dengan audiens.
  3. Inspirasi: Untuk menciptakan kedekatan emosional.
  4. Promosi: Untuk tujuan konversi atau ‘cari cuan’.

Gambar 2. Sesi pemaparan materi konten kreatif oleh Muhammad Ziya Ul Albab (Bang Zi)

Selain itu, peserta diberikan materi teknis mengenai algoritma, seperti penggunaan kata kunci spesifik dan caption otomatis agar video mudah dideteksi sistem. Bang Zi menyarankan penerapan Marketing Funnel (TOFU, MOFU, BOFU) serta menekankan agar kreator tidak terjebak pada sikap over-perfeksionis. Sesi pelatihan ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang sangat dinamis dan resmi ditutup pada pukul 11.00 WIB.

Penulis: Isna Rodiana

Bimawa UAD Gelar Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 Series 2: Optimalkan Literasi Informasi dan Referensi Digital

 

         Gambar 1. Dokumentasi bersama       

  Gambar 2. Dokumentasi kegiatan pelatihan

Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK), Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Perpustakaan UAD kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kompetensi akademik mahasiswa. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Publikasi Ilmiah Series 2: Pelatihan Literasi Informasi yang berlangsung pada 28 April, 30 April, serta 4 dan 5 Mei 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Eksplorasi Literasi, Akurasi Referensi” ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk meningkatkan standar kualitas karya ilmiah mahasiswa melalui ketepatan penggunaan alat bantu sitasi dan pencarian sumber informasi. Pelatihan dilaksanakan secara intensif di Lab PPG Kampus IV UAD dengan total 8 sesi. Setiap harinya, pelatihan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama dimulai pukul 12.30 WIB dan sesi kedua pada pukul 14.30 WIB. Jadwal yang terbagi ini bertujuan agar proses pendampingan kepada peserta dapat berjalan lebih maksimal dan fokus.

Sejumlah pustakawan Universitas Ahmad Dahlan hadir sebagai narasumber yang memberikan materi teknis secara mendalam. Para pemateri tersebut adalah Anjani Alifah Bakry, S.Hum., M.A., Nurshifa Fauziyah, M.A., Naning Wardani, S.I.Pust., Zulfa Erlin Muflihah, S.IP., Salwa Merta Althifannida, S.IP., dan Dian Yunihasti, S.IP. Mereka memaparkan materi mengenai pengoptimalan penggunaan Microsoft Word untuk penulisan ilmiah serta pengoperasian perangkat lunak manajemen referensi Mendeley.

Sama seperti seri sebelumnya, pelatihan ini bersifat inklusif dengan merangkul mahasiswa dari berbagai institusi. Fikri Danang Himawan, mahasiswa Magister Ilmu Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini secara luring. “Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi mengetahui bagaimana cara untuk mencari artikel yang relevan dengan topik-topik tulisan yang akan saya buat menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ari Maskuri, mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan UAD. Ia menilai materi yang disampaikan sangat aplikatif untuk kebutuhan tugas akhir dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang sebagai sarana peningkatan kapasitas mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, Bimawa UAD berharap para peserta tidak hanya mahir secara teknis dalam mengoperasikan aplikasi pendukung, tetapi juga memiliki ketajaman dalam menelusur informasi yang akurat dan kredibel, sehingga mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

 

Penulis: Intan Awalia Putri

Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur BTU Gel. 1 Tahun 2026

PENGUMUMAN

TENTANG
HASIL SELEKSI BERKAS PENERIMAAN MAHASISWA BARU
JALUR BEASISWA TALENTA UNGGUL GELOMBANG I 
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
TAHUN 2026

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Berdasarkan sidang yudisium pada hari Senin tanggal 23 Februari 2026 pukul 10:00 WIB dihadiri oleh Pimpinan dan Staf BIMAWA UAD tentang seleksi berkas penerimaan mahasiswa baru jalur Beasiswa Talenta Unggul Gelombang 1 Tahun 2026, berikut kami sampaikan daftar nama pendaftar yang dinyatakan Lolos Seleksi Berkas sejumlah 30 (Tiga puluh) sebagai berikut (silahkan masukkan nomor formulir) :

Selanjutnya kami mengundang Saudara pada agenda Technical Meeting, Tes Kemampuan Akademik Dasar (TKAD) dan Tes Wawancara secara yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:

No Agenda Tanggal Waktu Keterangan
1 Technical Meeting Kamis, 26 Februari 2026 Pukul 15.00 WIB Daring, info lengkap akan disampaikan melalui grup WA.
2 Tes Kemampuan Akademik Dasar (TKAD) Jumat, 27 Februari 2026 Pukul 08.00 – 11.00 WIB
3 Tes Wawancara Selasa – Jumat,3 – 6 Maret 2026 Pukul 08.00 – 15.00 WIB

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi berkas harap konfirmasi wa ke 08561931960 dengan format whatsapp sebagai berikut : 2026 – Nama Lengkap – Jenis BTU (Atlet/Talenta), selambat-lambatnya hari Rabu, 25 Februari 2026 pukul 12.00 WIB untuk dimasukkan ke grup WhatsApp Calon Mahasiswa.

Peserta yang tidak mengikuti rangkaian tes maka dinyatakan mengundurkan diri dari seleksi Beasiswa Talenta Unggul Tahun 2026.

Demikian pengumuman ini, atas perhatian dan kehadiran Saudara kami sampaikan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

 

Yogyakarta, 24 Februari 2026

TTD

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Membangun Generasi Berkualitas: Pentingnya Moral dan Integritas di Era Global

Yogyakarta, 17 Desember 2025 – Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Seminar Wawasan Kebangsaan Tahun 2025 di Amphitarium Lantai 9, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini mengusung tema “Etika, Moral, dan Integritas: Fondasi Menjadi Pemuda Berkualitas Bangsa.”

Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa UAD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan global.

Yulia Gesti Merkuri, S.Pd., selaku alumnus UAD, hadir sebagai narasumber pertama, ia meluruskan paradigma bahwa bela negara tidak selalu berkaitan dengan militer. “Bela negara adalah bagaimana warga negara menunjukkan karakter, etika dan profesionalisme dalam menjalankan perannya masing-masing,” jelasnya. Yulia juga menambahkan bahwa tindakan sederhana seperti mencegah perundungan merupakan bentuk nyata menjaga bangsa: “Melindungi teman dari bullying, kita sedang membela negara,” tegasnya.

Selaku pemateri kedua, Dwi Bagus Irawan, S.Sos., dari Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PWM DIY, memaparkan pentingnya integritas bagi generasi muda. Ia mendefinisikan integritas sebagai kesadaran penuh seorang individu terhadap identitas dan tindakannya. “Integritas adalah tahu siapa dirinya, mengerti posisinya, dan faham dengan segala konsekuensi tindakannya,” ungkap Dwi Bagus. Ia juga mengajak mahasiswa melakukan perubahan paradigma dengan metode Appreciative Inquiry yang berfokus pada penguatan kekuatan dan hal positif yang sudah ada.

Seminar ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa, di mana sesi materi diakhiri dengan simulasi pembelajaran interaktif untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi. Melalui kegiatan ini, Bimawa UAD berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang memiliki integritas tinggi dan kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat.

 

 

Penulis: Intan Awalia Putri

 

Pelatihan Soft Skills Tahap 1 Tahun 2025: Membentuk Mahasiswa Baru yang Tangguh

Biro Kemahasiswaan dan Alumni melalui Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan telah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Soft Skills Tahap 1 Tahun 2025 secara luring yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru. Pelatihan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu sesi pertama pada tanggal 29 November 2025 dan sesi kedua pada tanggal 6 Desember 2025. Kegiatan bertempat di ruang kelas lantai 3, 4, dan 5 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, memahami pengembangan diri, serta merancang target capaian studi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Rangkaian pelatihan didampingi oleh trainer dari kalangan dosen Universitas Ahmad Dahlan serta co-trainer yang berasal dari mahasiswa angkatan 2023 dan 2022. Sebelumnya, proses pendaftaran kegiatan telah dibuka melalui media sosial BIMAWA maupun kanal resmi Universitas Ahmad Dahlan. Setelah mengisi formulir pendaftaran, peserta dimasukkan ke dalam grup WhatsApp sesuai kelas. Sebagai bentuk persiapan teknis, panitia turut mengadakan technical meeting serempak pada tanggal 22 November 2025.

Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan interaktif dan penuh antusiasme. Peserta mengikuti sesi materi, diskusi, dan dinamika kelompok dengan aktif. Mutiah Nur Hidayati, Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia selaku salah satu peserta menyampaikan kesannya dengan mengatakan, “Saya merasa pelatihan ini sangat membantu saya memahami bagaimana mengatur waktu, mengatur prioritas kuliah, dan mengenal teman-teman baru. Materinya juga mudah dipahami dan penyampaian dari trainer tidak membosankan.”

Selain itu, peserta lain juga memberikan apresiasi terhadap co-trainer yang mendampingi. Seorang peserta menyampaikan, “Kakak-kakak co-trainer ramah dan membantu kami dengan sabar, sehingga saya merasa nyaman,” ujarnya. Para peserta berharap pelatihan soft skills ini dapat terus berlanjut dengan materi yang lebih mendalam serta ditambah sesi praktik agar pengalaman belajar lebih aplikatif.

Secara umum peserta menilai kegiatan ini bermanfaat untuk membangun kepercayaan diri dan kesiapan mental dalam menghadapi dunia perkuliahan. Salah satu peserta juga menambahkan pesan untuk pelaksanaan berikutnya, “Semoga ke depan ada pelatihan lanjutan agar kami bisa mempraktikkan lebih banyak hal, dan informasinya dapat disampaikan lebih awal supaya kami bisa menyiapkan diri.”

 

Penulis: Intan Awalia Putri

 

Hari Fakultas FEB UAD 2025: Paper Mob Perdana hingga Stadium Generale tentang Transformasi Mindset Gen Z

Hari Fakultas FEB UAD 2025

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Hari Fakultas pada Sabtu, 20 September 2025, di Auditorium Kampus 1A. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB itu menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari paper mob, penyambutan mahasiswa baru (maba), orasi organisasi mahasiswa, hingga stadium generale bersama Prof. Dr. Dra. Ch Whidya Utami, MM., CLC., CPM (Asia) pukul 14.00 WIB dengan tema “Transformation of Mindset to Inspires Innovation for Gen Z.”

Ketua Panitia Hari Fakultas FEB 2025, Hanif Rahmat Fauzan, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya mengangkat dua tema besar, yakni teknologi dan nusantara. Tema tersebut dipilih dengan harapan dapat mendorong mahasiswa baru FEB menjadi pribadi yang kreatif, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi era digital maupun menjaga nilai budaya lokal. “Kami ingin mahasiswa baru cepat beradaptasi, merasa disambut, dan bisa membangun relasi dengan kakak tingkat maupun sesama angkatan,” ujar Hanif.

Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah paper mob yang kembali digelar setelah vakum lebih dari tiga tahun. Hanif menyebut momen tersebut menjadi highlight tersendiri bagi FEB, mengingat belum ada fakultas lain di UAD yang menyelenggarakan kegiatan serupa. Meski sempat khawatir akibat hujan pada malam sebelumnya, ia mengaku bangga dengan antusiasme mahasiswa baru yang mencapai 496 orang. “Luar biasa sekali, hanya dalam waktu setengah jam mereka sudah bisa kompak menguasai pola paper mob,” tambahnya.

Selain paper mob, mahasiswa baru juga disuguhkan orasi dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB. Ketua DPM FEB dalam orasinya menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agent of change dan agent of control dalam dinamika bangsa. Ia bahkan menyinggung sejarah peran gerakan mahasiswa dalam perubahan politik Indonesia, mulai dari 1966 hingga 1998, untuk menggugah kesadaran kritis mahasiswa baru.

Puncak acara berlangsung pada sesi stadium generale bersama Prof. Whidya Utami. Dalam paparannya, ia mengajak mahasiswa baru untuk memahami pentingnya transformasi pola pikir sebagai kunci melahirkan inovasi. Prof. Utami juga menekankan konsep self-identification dan design thinking sebagai dasar agar generasi Z mampu menjadi problem solver. “Inovasi bukan hanya untuk bisnis, tetapi juga bisa menjadi solusi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di hadapan ratusan mahasiswa.

Ketua panitia menambahkan, stadium generale tahun ini mengangkat isu kesehatan mental, mengingat banyak mahasiswa Gen Z yang rentan mengalami tekanan psikologis. Menurutnya, penyampaian materi dalam bentuk stadium generale lebih relevan dan segar dibandingkan sekadar kesan-pesan alumni. “Kami ingin mahasiswa baru sadar pentingnya menjaga kesehatan mental sejak awal masuk kuliah,” jelasnya.

Respon positif juga datang dari mahasiswa baru. Sky Faras Pratama, salah seorang peserta, mengaku antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama saat paper mob. “Seru sekali, rasanya seperti jadi supporter yang punya yel-yel sendiri. Kami diajarkan kekompakan dan kebersamaan,” katanya. Sementara itu, Marwa Jamilatul Zazkia, mahasiswa baru penerima beasiswa program studi Manajemen, mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari FEB UAD. “Menurut saya FEB itu unik karena punya paper mob dan stadium generale. Dosen-dosennya juga ramah, panitianya humble, dan saya semakin yakin dengan pilihan saya untuk mendalami dunia bisnis di sini,” ujarnya.

Dengan rangkaian kegiatan yang penuh kreativitas dan kekompakan, Hari Fakultas FEB 2025 bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan juga momentum membangun identitas, membekali mahasiswa baru dengan wawasan, serta menumbuhkan semangat inovasi sejak dini. Acara ditutup dengan flash mob bersama panitia yang menambah keceriaan di penghujung kegiatan.

 

Pelatihan Digital Gemini AI Pro x Google Student Ambassador

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Pelatihan Digital Gemini AI Pro x Google Student Ambassador pada Kamis, 25 September 2025 yang dimulai pukul 12:30 WIB. Pelatihan dengan tema “Gemini AI Pro x Google Student Ambassador” yang diselenggarakan secara luring di Ruang Amphitarium Universitas Ahmad Dahlan, yang di hadiri lebih dari 120 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dari berbagai jurusan di Universitas Ahmad Dahlan.

Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK), Bimawa UAD melalui sambutannya menyampaikan, perkembangan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipahami mahasiswa dalam pembelajaran. Ia mencontohkan bahwa ChatGPT hanya dalam waktu dua bulan mampu meraih 100 juta pengguna, sebuah pencapaian yang menunjukkan cepatnya teknologi ini diterima masyarakat. Namun, kemampuan rasional mahasiswa tetap berbeda dengan AI, karena AI bersifat kaku dan hanya bekerja berdasarkan database. Sama halnya seperti Google, perbedaannya ChatGPT dapat memberikan penjelasan yang lebih terstruktur meskipun prinsip penggunaannya tetap sama-sama berbasis data. Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan buku panduan penggunaan AI bagi mahasiswa yang berisi pemahaman serta aturan penting agar pemanfaatannya lebih tepat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan agar mahasiswa berhati-hati dalam penulisan, tidak menyalin secara langsung, serta menggunakan AI hanya sebagai referensi dengan memperhatikan struktur dan sitasi yang benar. “Silakan gunakan teknologi untuk membantu kita mempermudah kuliah, karena semua teknologi ini adalah buatan manusia, namun jangan sampai kita bergantung penuh padanya” ujarnya.

Pelatihan Digital kali ini diisi oleh narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Aprillia Nughraheni Ayuningtyas yang merupakan perwakilan mahasiswa Google Student Ambassador UAD tahun 2025, serta Nazwa Meilany Fauziah yang juga merupakan perwakilan mahasiswa Google Student Ambassador UAD tahun 2025

Materi pertama dengan judul “Pemanfaatan Gemini sebagai Asisten Belajar Modern” yang disampaikan oleh Nazwa Meilany Fauziah ia menjelaskan bagaimana kehadiran Gemini dapat menjadi solusi dalam menghadapi kesulitan tugas kuliah. Google sendiri telah memberikan akses Gemini Pro kepada mahasiswa sehingga pengalaman belajar menjadi lebih terbantu. menegaskan bahwa Gemini bukanlah tujuan utama, melainkan alat bantu yang dapat digunakan sebagai referensi dalam proses pembelajaran. Dalam penyampaiannya, ia juga menekankan bahwa Gemini mampu mendukung riset, membantu berpikir kritis, menghidupkan ide-ide kasar, meningkatkan kemampuan penulisan, serta memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih personal. Narasumber menjelaskan bahwa Gemini 2.5 Pro merupakan AI tercerdas yang pernah dikembangkan oleh Google, dan perkembangan ini bukanlah akhir karena ke depan akan lahir teknologi yang lebih canggih lagi. Selain itu, Gemini juga telah terintegrasi dengan berbagai layanan seperti Google Workspace, Jam Manager, dan NotebookLM yang semakin memudahkan penggunanya. “Jadikan Gemini sebagai asisten belajarmu,” ujarnya.

Materi kedua dengan judul “Mengapa Riset Itu Penting?” disampaikan oleh Aprillia Nughraheni Ayuningtyas ia menjelaskan bahwa riset dapat diibaratkan sebagai pondasi dari sebuah bangunan. Melalui riset, mahasiswa akan memperoleh pengalaman baru sekaligus pemahaman yang lebih luas. Ia menekankan bahwa banyak mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam penelitian, khususnya dalam menemukan data yang relevan dan terkini. Untuk menjawab tantangan tersebut, Gemini AI hadir dengan fitur deep research yang mampu secara otomatis menjelajahi ratusan hingga ribuan situs untuk menghadirkan data terbaru sesuai kebutuhan. Ia juga menambahkan bahwa Gemini tidak hanya membantu dalam pencarian data, tetapi juga dapat menyusun peta analisis, termasuk peta pemasaran baru sesuai permintaan pengguna, serta membandingkannya dengan menggunakan fitur analisis yang tersedia. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh gambaran awal yang kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut. “Melalui fitur deep research, proses penelitian menjadi lebih terarah karena Gemini mampu menampilkan alur berpikir dalam hitungan menit, dan kita bisa melihat prosesnya secara langsung,” ujarnya.

Penulis: Ridwan Fuazi