Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur BTU Gel. 1 Tahap 2 Tahun 2026

PENGUMUMAN

TENTANG
HASIL SELEKSI BERKAS PENERIMAAN MAHASISWA BARU
JALUR BEASISWA TALENTA UNGGUL GELOMBANG I TAHAP 2
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
TAHUN 2026

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Berdasarkan sidang yudisium pada hari Senin tanggal 11 Mei 2026 pukul 10:00 WIB dihadiri oleh Pimpinan dan Staf BIMAWA UAD tentang seleksi berkas penerimaan mahasiswa baru jalur Beasiswa Talenta Unggul Gelombang 1 Tahap 2 Tahun 2026, berikut kami sampaikan daftar nama pendaftar yang dinyatakan Lolos Seleksi Berkas sejumlah 38 (Tiga puluh Delapan) sebagai berikut (silahkan masukkan nomor formulir) :

 

Selanjutnya kami mengundang Saudara pada agenda Technical Meeting, Tes Kemampuan Akademik Dasar (TKAD) dan Tes Wawancara secara daring yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:

No Agenda Tanggal Waktu Keterangan
1 Technical Meeting Rabu, 13 Mei 2026 Pukul 15.00 WIB Daring, info lengkap akan disampaikan melalui grup WA.
2 Tes Kemampuan Akademik Dasar (TKAD) Jumat, 15 Mei 2026 Pukul 08.00 – 11.00 WIB
3 Tes Wawancara Senin – Kamis, 18 – 21 Mei 2026 Pukul 08.00 – 15.00 WIB

 

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi berkas harap konfirmasi wa ke 08561931960 dengan format whatsapp sebagai berikut : 2026 – Nama Lengkap – Jenis BTU Anda (Atlet/Talenta / Influencer), selambat-lambatnya hari Selasa, 12 Mei 2026 pukul 16.00 WIB untuk dimasukkan ke grup WhatsApp Calon Mahasiswa.

Peserta yang tidak mengikuti rangkaian tes maka dinyatakan mengundurkan diri dari seleksi Beasiswa Talenta Unggul Tahun 2026.

Demikian pengumuman ini, atas perhatian dan kehadiran Saudara kami sampaikan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

 

Yogyakarta, 11 Mei 2026

TTD

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

Bangun Koneksi dan Karier, UAD x SANGGABIZ Sukses Gelar Job Fair 2026

UAD x SANGGABIZ Job Fair 2026 diselenggarakan pada 5–6 Mei 2026 di Hall Kampus 4 UAD. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara CDC Bimawa Universitas Ahmad Dahlan dan Sanggabiz dengan menghadirkan 30 perusahaan terkemuka dari berbagai sektor industri. Kegiatan ini menjadi upaya strategis dalam menjembatani lulusan dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UAD, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, serta Direktur Sanggabiz. Dalam sambutannya, Rektor UAD menyampaikan komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang profesional dan mampu berkontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Beliau juga menyoroti perkembangan industri yang mengarah pada konsep human-centric manufacturing, yakni kolaborasi antara manusia dan teknologi. Oleh karena itu, lulusan dituntut memiliki kompetensi yang relevan sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Direktur Sanggabiz menegaskan pentingnya keselarasan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, talenta yang dibutuhkan saat ini tidak hanya menguasai hard skill, tetapi juga memiliki soft skill, kemampuan kepemimpinan, inisiatif, serta daya inovasi yang baik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan alumni tidak hanya memperoleh informasi mengenai peluang kerja, tetapi juga kesempatan untuk membangun jejaring profesional dengan berbagai perusahaan. Relasi tersebut menjadi faktor penting dalam membuka peluang karier yang lebih luas sekaligus memahami ekspektasi industri terhadap calon tenaga kerja.

Rangkaian kegiatan Job Fair meliputi kunjungan booth perusahaan, company profile, talkshow, hingga walk-in interview. Salah satu peserta, Aulia Farhat, menyampaikan bahwa kegiatan Job Fair sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan mengenai dunia kerja. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara rutin dengan jumlah perusahaan yang semakin bertambah.

Pendapat serupa disampaikan oleh Nisrina, mahasiswa Kesehatan Masyarakat, yang menilai bahwa Job Fair membantu mahasiswa memperoleh informasi peluang kerja sekaligus mengenal perusahaan secara langsung. Ia juga mengungkapkan telah mencoba melamar ke perusahaan farmasi seperti Pharos melalui kegiatan ini dan berharap frekuensi penyelenggaraan Job Fair dapat ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah lulusan.

Dari sisi perusahaan, perwakilan PT Transcosmos Indonesia, Yuli, menyatakan bahwa kegiatan ini efektif dalam membantu perusahaan mendapatkan kandidat potensial sekaligus memperkuat company branding. Menurutnya, Job Fair menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan perusahaan dan menjaring talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dengan menghadirkan berbagai perusahaan serta membuka ruang interaksi langsung antara pencari kerja dan dunia industri, UAD x SANGGABIZ Job Fair 2026 diharapkan mampu menciptakan career matching yang optimal antara potensi kandidat dan kebutuhan perusahaan.

Bimawa UAD Gelar Pelatihan Publikasi Ilmiah #2 Series 2: Optimalkan Literasi Informasi dan Referensi Digital

 

         Gambar 1. Dokumentasi bersama       

  Gambar 2. Dokumentasi kegiatan pelatihan

Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK), Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Perpustakaan UAD kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kompetensi akademik mahasiswa. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Publikasi Ilmiah Series 2: Pelatihan Literasi Informasi yang berlangsung pada 28 April, 30 April, serta 4 dan 5 Mei 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Eksplorasi Literasi, Akurasi Referensi” ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk meningkatkan standar kualitas karya ilmiah mahasiswa melalui ketepatan penggunaan alat bantu sitasi dan pencarian sumber informasi. Pelatihan dilaksanakan secara intensif di Lab PPG Kampus IV UAD dengan total 8 sesi. Setiap harinya, pelatihan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama dimulai pukul 12.30 WIB dan sesi kedua pada pukul 14.30 WIB. Jadwal yang terbagi ini bertujuan agar proses pendampingan kepada peserta dapat berjalan lebih maksimal dan fokus.

Sejumlah pustakawan Universitas Ahmad Dahlan hadir sebagai narasumber yang memberikan materi teknis secara mendalam. Para pemateri tersebut adalah Anjani Alifah Bakry, S.Hum., M.A., Nurshifa Fauziyah, M.A., Naning Wardani, S.I.Pust., Zulfa Erlin Muflihah, S.IP., Salwa Merta Althifannida, S.IP., dan Dian Yunihasti, S.IP. Mereka memaparkan materi mengenai pengoptimalan penggunaan Microsoft Word untuk penulisan ilmiah serta pengoperasian perangkat lunak manajemen referensi Mendeley.

Sama seperti seri sebelumnya, pelatihan ini bersifat inklusif dengan merangkul mahasiswa dari berbagai institusi. Fikri Danang Himawan, mahasiswa Magister Ilmu Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini secara luring. “Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi mengetahui bagaimana cara untuk mencari artikel yang relevan dengan topik-topik tulisan yang akan saya buat menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ari Maskuri, mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan UAD. Ia menilai materi yang disampaikan sangat aplikatif untuk kebutuhan tugas akhir dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang sebagai sarana peningkatan kapasitas mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, Bimawa UAD berharap para peserta tidak hanya mahir secara teknis dalam mengoperasikan aplikasi pendukung, tetapi juga memiliki ketajaman dalam menelusur informasi yang akurat dan kredibel, sehingga mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

 

Penulis: Intan Awalia Putri

Bootcamp Konselor Sebaya Tingkat Program Studi “Peran UAD dalam Mendampingi Dahlan Muda Menjadi Mahasiswa Tangguh dan Berprestasi”

Gambar 1. Dokumentasi kegiatan Bootcamp Konselor Sebaya Tingkat Program Studi dengan tema “Peran UAD dalam Mendampingi Dahlan Muda Menjadi Mahasiswa Tangguh dan Berprestasi” 

Yogyakarta, 1 Mei 2026 – Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Konselor Sebaya Tingkat Program Studi pada Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Peran UAD dalam Mendampingi Dahlan Muda Menjadi Mahasiswa Tangguh dan Berprestasi” sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memberikan layanan konseling sebaya di lingkungan program studi.

Gambar 2. Penyampaian Laporan oleh Bapak Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd, Sambutan Oleh Bapak Dr. Gatot Suguharto, S.H., M.H. dan Penyampaian tausyiyah  oleh Dr. Choirul Fajri, S.I.KOM., M.A.

Pada awal kegiatan, sambutan disampaikan oleh Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK), Bimawa UAD. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pengembangan bagi konselor sebaya. “Melalui kegiatan ini, diharapkan konselor sebaya dapat memahami teknik dan tahapan konseling dengan lebih baik sehingga mampu membimbing sesama mahasiswa secara optimal,” ujarnya. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya penyamaan pemahaman di tengah latar belakang peserta yang berasal dari berbagai program studi.

Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh Dr. Gatot Suguharto, S.H., M.H. yang diawali dengan refleksi dari Q.S. Al-Isra ayat 7. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak peserta untuk menyadari bahwa setiap tindakan merupakan cerminan dari diri sendiri. “Apa yang kita lakukan adalah cerminan diri kita, dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain merupakan suatu kemuliaan,” ungkapnya. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa mahasiswa UAD memiliki tanggung jawab untuk aktif mengembangkan diri melalui berbagai pengalaman belajar. “Ikuti kegiatan ini dengan serius agar pengalaman belajar yang diperoleh dapat memberikan manfaat,” tambahnya.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausyiyah yang disampaikan oleh Dr. Choirul Fajri, S.I.KOM., M.A. Dalam tausyiyah tersebut, beliau menekankan bahwa manusia sejatinya dituntut untuk saling memberikan manfaat. Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa tidak terlepas dari berbagai permasalahan, baik dalam aspek akademik maupun hubungan sosial. “Sebagai konselor sebaya, jadilah pendengar yang baik, memiliki empati, dan mampu memahami kondisi konseli,” tuturnya.

Gambar 3. Penyampaian Materi oleh ibu Dr. Rohmatus Naini, M.Pd. dan Ibu Septiana Rima Dewanti, M.Pd., Ph.D.

Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa penting bagi setiap individu untuk menyelesaikan permasalahan pribadinya terlebih dahulu sebelum membantu orang lain. “Selesaikan masalah diri sendiri terlebih dahulu, kemudian bantu orang lain dengan penuh kebermanfaatan,” pesannya. Memasuki sesi inti, pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Rohmatus Naini, M.Pd. dan Septiana Rima Dewanti, M.Pd., Ph.D.

Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Dr. Rohmatus Naini, M.Pd. yang membahas mengenai tahapan dan teknik dalam proses konseling. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa proses konseling diawali dengan membangun hubungan awal (rapport) yang baik antara konselor dan konseli. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai keterampilan dasar konseling, seperti keterampilan mendengarkan, penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal, serta pentingnya gestur dan postur tubuh dalam menciptakan kenyamanan bagi konseli.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa peran konselor bukanlah sebagai pemberi solusi. “Konselor bukanlah pemberi solusi, tetapi fasilitator yang membantu konseli menemukan solusi atas permasalahannya sendiri,” jelasnya. Oleh karena itu, konselor perlu memahami kebutuhan konseli secara tepat. “Tanyakan pada konseli, apakah mereka ingin didengarkan atau ingin mencari solusi bersama,” tambahnya.

Selanjutnya, pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Septiana Rima Dewanti, M.Pd., Ph.D. yang mengangkat topik mengenai neurosains dan keterampilan coping (coping skills). Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan pentingnya kemampuan regulasi diri dalam menghadapi berbagai tekanan. “Setiap individu perlu memiliki coping skill agar mampu meregulasi diri dalam menghadapi berbagai tekanan,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga menjelaskan bagaimana tubuh merespons stres melalui peran hormon. “Adrenalin dapat memicu peningkatan detak jantung dan pernapasan, sedangkan kortisol membantu menyediakan energi saat kita menghadapi situasi yang menegangkan,” jelasnya. Dengan memahami hal tersebut, peserta diharapkan mampu mengenali respon tubuh terhadap stres serta mengembangkan strategi coping yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para konselor sebaya tingkat program studi dalam menjalankan perannya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang tangguh, berempati, dan berprestasi sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung oleh Universitas Ahmad Dahlan.

Penulis: Fitri Ahmad