Bimawa Universitas Ahmad Dahlan Sukses Gelar Ahmad Dahlan International Seminar #3

Yogyakarta, 28 Oktober 2025 – Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Ahmad Dahlan International Seminar #3 Tahun 2025. Kegiatan bertajuk “Empowering Global Youth Leadership for Sustainable Futures” ini dilaksanakan secara daring melalui kanal YouTube resmi klik_uad sebagai wadah inspiratif bagi mahasiswa dunia dalam menyuarakan ide kritis terkait pembangunan berkelanjutan.

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas jangkauan luas kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya kesiapan global bagi mahasiswa. Selain itu, beliau juga berharap agar kegiatan ini terus bisa terlaksana. “Ahmad Dahlan International Seminar ini sudah tiga kali terselenggara, insyallah secara konsisten Universitas Ahmad Dahlan akan menyelenggarakan kegiatan ini dan menjangkau peserta lebih luas lagi, ujarnya, “Saya berharap ajang ini menjadi platform kolaborasi dan pertukaran pengalaman sehingga muncul banyak pembelajaran berharga,” lanjutnya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Irwan Susila, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Forum Bidang Kemahasiswaan PTMA. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan. “Kalian para pemimpin muda bukan hanya masa depan, tetapi kalian adalah masa kini. Kalianlah yang akan mendorong perubahan, berinovasi, dan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama di tengah kompleksitas dunia saat ini,” tegasnya.

Penyelenggaraan tahun ini mencatatkan sejarah baru dengan total 770 pendaftar. Bersamaan dengan agenda seminar, pada hari Ahad, tanggal 26 Oktober 2025, secara resmi ditutup pula pengumpulan karya esai peserta Kompetisi Penulisan Esai Ahmad Dahlan International Seminar #3. Peserta berasal dari 22 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) seluruh Indonesia serta peserta internasional dari 15 negara, meliputi China, Ghana, Guinea GN, Kenya, Korea, Madagaskar, Malaysia, Mesir, Myanmar, Pakistan, Sudan, Suriname, Thailand, Timor Leste, dan Yaman.

Rangkaian seminar ini menghadirkan narasumber lintas negara. Dr. Fatimah Sari Siregar, M.Hum., memaparkan materi mengenai urgensi karakter positif di era digital. “Generasi muda adalah tonggak pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Kita harus melawan kemalasan dan berani berkata tidak pada bullying serta hate speech di media sosial,” jelasnya.

Narasumber internasional, Seongbin Park dari Korea Selatan, berbagi pengalaman mengenai komunikasi global. “Kunci komunikasi global bukanlah kesempurnaan tata bahasa, melainkan keberanian untuk mencoba. Just do it, jangan takut pada hambatan bahasa saat ingin membangun koneksi antarnegara,” ungkapnya. Sementara itu, Dr. Ghouwa Ismail dari University of South Africa menyentuh sisi kemanusiaan dengan menekankan bahwa kepemimpinan adalah tindakan pelayanan. “Kepemimpinan bukan tentang jabatan, tapi tentang kepedulian terhadap sesama, bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun,” tambahnya.

Usainya Seminar Internasional dilanjutkan dengan kegiatan presentasi para peserta Kompetisi Esai Internasional secara daring. Seluruh peserta bertindak sebagai presenter yang memaparkan gagasan mereka.

Dengan berakhirnya acara ini, Bimawa UAD semakin meneguhkan perannya dalam membina mahasiswa menjadi pribadi yang unggul, berwawasan global, serta siap berkontribusi dalam pembangunan dunia melalui karya ilmiah dan literasi yang mencerahkan.

 

Penulis: Intan Awalia Putri