Bimawa UAD Selenggarakan Pelatihan Penulisan Esai Ahmad Dahlan International Youth Camp Tahun 2025
Yogyakarta, 06/10/2025 Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) melalui Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK) Universitas Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Esai Ahmad Dahlan International Youth Camp 2025. Kegiatan yang diselenggarakan secara luring di Amphitarium Lantai 9, Kampus 4 UAD tersebut dibagi ke dalam dua sesi pelaksanaan, yaitu sesi pagi dan siang, tepatnya pukul 08.00 WIB s.d Selesai dan pukul 13.00 WIB s.d Selesai.
Pelatihan Penulisan Esai Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC) 2025 diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi akademik dan keterampilan menulis mahasiswa. Hal tersebut selaras dengan laporan yang disampaikan oleh oleh Dr. Chiarul Fajri, S.Ikom., M.A. selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni. Beliau menekankan pentingnya kemampuan menulis bagi mahasiswa karena menulis bukan hanya soal menuangkan ide, tetapi juga tentang ketepatan dan kejelasan dalam menyampaikan gagasan. “Menulis itu tidak sekadar merangkai kata, tetapi juga menyampaikan gagasan dengan tepat dan jelas agar pesan yang dimaksud benar-benar tersampaikan,” ujar Dr. Chiarul.
Pada laporan sesi kedua yang disampaikan oleh Dr. Caraka Putra Bhakti selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Bimawa UAD membahas pentingnya mengasah kemampuan menulis mahasiswa di era digital. Beliau menekankan bahwa teknologi kini memiliki peran besar dalam mendukung kegiatan kepenulisan, asalkan digunakan secara bijak dan proporsional. Dalam laporannya, Dr. Caraka menegaskan bahwa kemampuan menulis dan penguasaan teknologi harus berjalan beriringan. Ia menyampaikan, “Teknologi bukan pengganti penulis, tetapi alat bantu yang jika dimanfaatkan dengan tepat dapat memperkuat daya kritis dan kreativitas dalam menulis,” ungkapnya.
Para pemateri yang mengisi kegiatan ini antara lain Sudaryanto, M.Pd. selaku Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Intan Awalia Putri selaku mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Iftitah Ulfiana Maghribi yang juga merupakan mahasiswa dari program studi yang sama. Sudaryanto, M.Pd. dikenal aktif menulis di berbagai media massa dan pada kesempatan ini beliau menjelaskan mengenai struktur esai dan langkah-langkah penulisan esai yang baik. “Dalam menulis esai, struktur menjadi kunci agar ide dapat tersampaikan secara runtut dan logis,” jelas Sudaryanto.
Pemateri kedua, yaitu Intan Awalia Putri memaparkan materi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses kreatif penulisan. Ia menjelaskan bagaimana Gemini AI dapat digunakan untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan ide atau gagasan tulisan. “Kita bisa memanfaatkan Gemini AI untuk memunculkan ide-ide baru dan menyusun kerangka tulisan, tapi hasil akhirnya tetap harus berasal dari pemikiran kita sendiri,” ujarnya. Berbeda dari Intan, narasumber ketiga yaitu Iftitah Ulfiana Maghribi lebih menekankan pada sisi praktis dalam penggunaan teknologi untuk mendukung efisiensi menulis. Ia menuturkan, “AI bisa membantu kita mengembangkan ide dan menyusun tulisan dengan lebih cepat, tapi tetap perlu kemampuan berpikir kritis agar hasilnya sesuai dengan karakter dan tujuan tulisan,” jelasnya. Melalui pelatihan ini, penyelenggara berharap mahasiswa tidak hanya memahami teknik menulis esai secara akademik, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dalam menghasilkan karya tulis yang inovatif. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata UAD dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital yang menuntut keterampilan literasi dan kreativitas yang tinggi. Hal tersebut selaras dengan kesan dan pesan yang disampaikan oleh salah peserta, yaitu Nabila Syafa Laksita, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Penulis: Intan Awalia Putri

