Talkshow Soft Skills Series 2 Part 1 “Prestasi Adalah Tradisi Kami: Bertumbuh Bersama Ormawa”

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Talkshow Soft Skills Series 2 Part 1 bagi mahasiswa pada Jumat, 14 November 2024 yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bimawa UAD Jogja. Acara tersebut dipandu oleh Nisrina Nurfi Aziza selaku Moderator. “Prestasi Adalah Tradisi Kami: Bertumbuh Bersama Ormawa” merupakan tema yang diusung dalam acara tersebut dengan menghadirkan beberapa narasumber yaitu Sher Naufal (Gubernur BEM Psikologi), Arif Setyawan (Gubernur BEM FKIP), Nuril Hilmi (Gubernur BEM Farmasi).

Pada sesi pemaparan pertama, Sher Naufal membahas pentingnya keberadaan organisasi mahasiswa sebagai wadah eksekusi gagasan dan ruang pertumbuhan diri. Ia menjelaskan bahwa Ormawa memiliki peran strategis sebagai kendaraan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, manajemen waktu, kerja sama, dan pengelolaan emosi. Menurutnya, Ormawa tetap relevan karena mampu menjembatani teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan. Sher juga menekankan bahwa kuliah bukan sekadar tujuan, melainkan sarana untuk menjadi manusia yang bermanfaat, sejalan dengan nilai bahwa “sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Sesi berikutnya diisi oleh Arif Setyawan, yang menceritakan perjalanan organisasinya mulai dari menjadi ketua umum, aktif di LSO prodi, hingga kini menjabat sebagai Gubernur BEM FKIP. Arif mengajak mahasiswa untuk berani mengambil peluang dan tidak hanya menunggu kesempatan datang. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk “menjemput bola” guna memperkaya pengalaman dan meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi tidak hanya membentuk karakter dan kedisiplinan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kualitas akademik dan kemampuan sosial mahasiswa.

Materi ketiga disampaikan oleh Nuril Hilmi yang menegaskan bahwa organisasi merupakan sarana pembelajaran yang melampaui kelas. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa baru perlu mengenali potensi diri dan memilih organisasi sesuai minat agar proses pengembangan diri berjalan optimal. Nuril menyoroti bagaimana organisasi memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berdinamika, melatih kepemimpinan, serta melibatkan diri dalam berbagai kegiatan seperti kepanitiaan, program pendanaan kementerian, hingga kegiatan kemahasiswaan lainnya. Menurutnya, kuliah, organisasi, dan ibadah adalah tiga hal yang saling menopang dalam membentuk pribadi yang unggul dan berintegritas.

Dalam rangka mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa, Talkshow Soft Skills Series 2 Part 1 ini menjadi ruang dialog yang menghadirkan pengalaman langsung dari para pengurus organisasi tingkat fakultas. Melalui pemaparan para narasumber, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya eksplorasi diri sejak awal perkuliahan, menentukan arah pengembangan minat organisasi, serta membangun keseimbangan antara akademik dan kegiatan kemahasiswaan. Kegiatan ini juga menegaskan kembali komitmen UAD dalam menyediakan fasilitas pembinaan karakter, kepemimpinan, dan soft skills yang relevan bagi kebutuhan mahasiswa di masa kini.