PENGUMUMAN SELEKSI TALENT SHOW DAN LIAISON OFFICER (LO) UAD FAIR #5 2026

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sehubungan dengan telah selesainya seluruh rangkaian proses seleksi bagi calon Talent Show dan Liaison Officer (LO) Pameran Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa “Saudagar Dahlan Muda” #5 Tahun 2026, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan dengan ini mengumumkan nama-nama mahasiswa yang dinyatakan LOLOS.

Adapun daftar nama mahasiswa yang terpilih sebagai Talent Show dan Liaison Officer (LO) adalah sebagai berikut (Silahkan masukkan NIM), Bagi mahasiswa yang namanya belum tercantum silahkan bisa mengikuti kepanitiaan dievent berikutnya:

Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih. 

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

 

Yogyakarta, 14 Muharram 1448 H

 29 Juni 2026 M

Kepala Bidang 

Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan

Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd.

NIPM.198712132012081111092374

 

Mini Course Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat

Gambar 1. Dokumentasi sesi pemberian materi oleh narasumber

Yogyakarta, 26 Juni 2026 – Universitas Ahmad Dahlan melalui Unit Konseling Sebaya di bawah Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK) Biro Kemahasiswaan dan Alumni menyelenggarakan kegiatan Mini Course bertajuk “Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat”. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring pada hari Jum’at, 26 Juni 2026, pukul 14.00–16.30 WIB, bertempat di Gedung Utama Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 146 peserta yang terdiri atas mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dan berbagai perguruan tinggi lainnya. Untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, peserta dibagi ke dalam lima kelas kecil yang masing-masing didampingi oleh narasumber yang merupakan Konselor Sebaya Universitas yaitu Faza Warda Nadilla, Fitri Ahmad, Zahrah Faizah, Zahida Zukhruf, Tresna Widianti Nurrahmah, Neng Nabilatul Arsyiyah, Fachni Motthya, dan Nisrina Nurfi Aziza.

Gambar 2. Dokumentasi Permainan Interaktif sebagai Pemantik Materi Self-Harm

Mini Course Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa, khususnya terkait perilaku self-harm yang masih sering disalahpahami. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami makna self-harm, mengenali faktor-faktor yang dapat memengaruhinya, memahami dampak yang ditimbulkan, serta mengetahui berbagai alternatif coping yang lebih sehat dalam menghadapi tekanan emosional. Dengan demikian, peserta diharapkan memiliki perspektif yang lebih tepat mengenai self-harm, mampu mengurangi stigma terhadap individu yang mengalaminya, serta lebih berani mencari maupun memberikan dukungan ketika dibutuhkan.

Proses penyampaian materi dikemas secara partisipatif dengan menggabungkan penjelasan materi dan permainan interaktif Benang Koneksi. Pada aktivitas ini, peserta saling menghubungkan benang sebagai simbol bahwa setiap orang memiliki keterkaitan, sumber kekuatan, dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Melalui refleksi yang dilakukan setelah permainan, peserta diajak menyadari bahwa menghadapi kesulitan tidak harus dilakukan seorang diri, melainkan dapat dibantu melalui hubungan yang sehat dan lingkungan yang suportif. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih hidup karena peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat secara aktif dalam memahami pentingnya dukungan sosial dan cara bertahan yang lebih sehat ketika menghadapi berbagai tantangan hidup.

Gambar 3. Dokumentasi Foto Bersama Narasumber dan Peserta Setelah Kegiatan Mini Course Memahami Self-Harm

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber dan seluruh peserta sebagai penanda berakhirnya rangkaian Mini Course Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat. Dokumentasi tersebut menjadi wujud kebersamaan sekaligus komitmen bersama untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap isu kesehatan mental di lingkungan kampus.

Melalui kegiatan ini, diharapkan wawasan yang telah diperoleh tidak hanya berhenti pada sesi mini course, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjaga kesehatan mental diri sendiri maupun dalam memberikan dukungan kepada orang-orang di sekitar.

Mini Course Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat

Gambar 1. Dokumentasi sesi pemberian materi oleh narasumber

Yogyakarta, 26 Juni 2026 – Universitas Ahmad Dahlan melalui Unit Konseling Sebaya di bawah Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan (PKK) Biro Kemahasiswaan dan Alumni menyelenggarakan kegiatan Mini Course bertajuk “Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat”. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring pada hari Jum’at, 26 Juni 2026, pukul 14.00–16.30 WIB, bertempat di Gedung Utama Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 146 peserta yang terdiri atas mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dan berbagai perguruan tinggi lainnya. Untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, peserta dibagi ke dalam lima kelas kecil yang masing-masing didampingi oleh narasumber yang merupakan Konselor Sebaya Universitas yaitu Faza Warda Nadilla, Fitri Ahmad, Zahrah Faizah, Zahida Zukhruf, Tresna Widianti Nurrahmah, Neng Nabilatul Arsyiyah, Fachni Motthya, dan Nisrina Nurfi Aziza.

Gambar 2. Dokumentasi Permainan Interaktif  sebagai Pemantik Materi Konflik

Mini Course Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa, khususnya terkait perilaku self-harm yang masih sering disalahpahami. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami makna self-harm, mengenali faktor-faktor yang dapat memengaruhinya, memahami dampak yang ditimbulkan, serta mengetahui berbagai alternatif coping yang lebih sehat dalam menghadapi tekanan emosional. Dengan demikian, peserta diharapkan memiliki perspektif yang lebih tepat mengenai self-harm, mampu mengurangi stigma terhadap individu yang mengalaminya, serta lebih berani mencari maupun memberikan dukungan ketika dibutuhkan.

Proses penyampaian materi dikemas secara partisipatif dengan menggabungkan penjelasan materi dan permainan interaktif Benang Koneksi. Pada aktivitas ini, peserta saling menghubungkan benang sebagai simbol bahwa setiap orang memiliki keterkaitan, sumber kekuatan, dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Melalui refleksi yang dilakukan setelah permainan, peserta diajak menyadari bahwa menghadapi kesulitan tidak harus dilakukan seorang diri, melainkan dapat dibantu melalui hubungan yang sehat dan lingkungan yang suportif. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih hidup karena peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat secara aktif dalam memahami pentingnya dukungan sosial dan cara bertahan yang lebih sehat ketika menghadapi berbagai tantangan hidup.

Gambar 3. Dokumentasi Foto Bersama Narasumber dan Peserta Setelah Kegiatan Mini Course Manajemen Konflik

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber dan seluruh peserta sebagai penanda berakhirnya rangkaian Mini Course Memahami Self-Harm dan Menemukan Cara Bertahan yang Lebih Sehat. Dokumentasi tersebut menjadi wujud kebersamaan sekaligus komitmen bersama untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap isu kesehatan mental di lingkungan kampus.

Melalui kegiatan ini, diharapkan wawasan yang telah diperoleh tidak hanya berhenti pada sesi mini course, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjaga kesehatan mental diri sendiri maupun dalam memberikan dukungan kepada orang-orang di sekitar.

Saudagar Dahlan Muda #5 Tahun 2026

Program Pembinaan Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan resmi menyelenggarakan rangkaian pelatihan bertajuk “Saudagar Dahlan Muda #5 Tahun 2026” yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting pada 18 hingga 20 Juni 2026. Kegiatan yang digelar setiap pukul 19.00 WIB ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa dengan berbagai keahlian praktis dan strategi esensial dalam membangun serta mengembangkan usaha yang berdampak di era digital.

Gambar 1. Dokumentasi Pelatihan Business Model Canvas

Rangkaian pelatihan diawali pada Kamis, 18 Juni 2026, dengan sesi “Business Model Canvas for Beginner: Strategi Cerdas, Usaha Berdampak” yang menghadirkan Susilo Indah Rahayu, Juara 1 KMI EXPO 2025, sebagai pemateri dan dipandu oleh Isna Rodiana selaku moderator. Pelatihan berlanjut pada Jumat, 19 Juni 2026, mengusung materi “Branding Product by Canva: Membangun Citra Produk” yang disampaikan oleh Dhita Pratama Putra, seorang Professional Creative Marketer, dengan panduan moderator Mafiqoh. Puncak rangkaian kegiatan ditutup pada Sabtu, 20 Juni 2026, melalui pelatihan “Video Kreatif Wirausaha Mahasiswa: Konten Kreatif, Usaha Produktif” bersama Adelia Rahma Putri, Juara Video Kreatif UAD FAIR 2025 dan Expo 2024, yang dipandu oleh Salwa Ovi Safitri sebagai moderator.

Gambar 2. Dokumentasi Pelatihan Branding Product by Canva

Berdasarkan ulasan dari tim moderator, seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dengan mengikuti rangkaian pelatihan secara interaktif selama tiga hari berturut-turut. Daya tarik utama dari kegiatan ini terletak pada jangkauan pesertanya yang luas; tidak hanya diikuti oleh mahasiswa internal UAD, tetapi juga dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mitra, seperti Universitas Siliwangi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan kampus mitra lainnya.

Gambar 3. Dokumentasi Pelatihan Video Kreatif Wirausaha Mahasiswa

Melihat tingginya partisipasi serta dampak positif yang dihasilkan, Universitas Ahmad Dahlan diharapkan dapat kembali menyelenggarakan program pembinaan kewirausahaan serupa pada tahun 2027 mendatang. Keberlanjutan program ini dinilai sangat penting untuk terus mewadahi, membina, serta melahirkan generasi wirausahawan muda yang inovatif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

 

Panduan Penyusunan Portofolio Kegiatan Kemahasiswaan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dalam rangka meningkatkan tertib administrasi serta memberikan apresiasi terhadap rekam jejak aktivitas mahasiswa, bersama ini kami sampaikan Informasi Panduan Penyusunan Portofolio Kegiatan Kemahasiswaan.

Panduan ini disusun sebagai acuan resmi bagi seluruh mahasiswa dalam mendokumentasikan, menyusun, dan melaporkan berbagai kegiatan serta prestasi yang telah dicapai selama masa perkuliahan. Dokumen portofolio yang terstruktur dengan baik akan menjadi bukti valid yang mendukung kompetensi lulusan dan integrasi data kemahasiswaan.

Mengenai detail alur, format penulisan, serta ketentuan pengunggahan dokumen, silakan unduh panduan lengkapnya melalui tautan di bawah ini:

PDF Panduan : >>download disini<<

PDF PPT : >>download disini<<

Diharapkan seluruh mahasiswa dapat mencermati dan mengikuti petunjuk yang ada di dalam panduan tersebut agar proses verifikasi berjalan dengan lancar.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.